Key Strategy: Gepeng yang masih anak-anak di Bengkulu diusulkan masuk sekolah rakyat

Ads
RumahBerkat - Post

Gepeng yang masih anak-anak di Bengkulu diusulkan masuk sekolah rakyat

Kota Bengkulu – Pemkot Bengkulu tengah menawarkan inisiatif untuk menyekolahkan anak-anak jalanan, gelandangan, dan pengemis (gepeng) melalui Program Sekolah Rakyat. Usulan ini bertujuan memastikan anak-anak yang masih berusia sekolah mendapatkan pendidikan yang terus berlanjut. Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afriyenita, menjelaskan bahwa pemerintah siap memberikan bantuan dan pembinaan jika anak jalanan membutuhkan. “Tujuannya agar mereka bisa hidup lebih layak tanpa kembali ke jalan,” ujarnya, Sabtu.

Perda 2017 sebagai dasar penanganan

Dinas Sosial Kota Bengkulu sedang gencarkan sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2017 yang mengatur penanganan anak jalanan, gelandangan, dan pengemis. Langkah ini diambil untuk menekan jumlah gepeng, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak lagi memberikan bantuan secara langsung di ruang terbuka. “Kebiasaan ini bisa memicu ketergantungan,” tambah Afriyenita.

“Afriyenita, Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, mengatakan bahwa pemerintah bersedia menampung dan memberikan pembinaan kepada anak-anak jalanan yang membutuhkan bantuan. Ia menekankan bahwa tujuan utamanya adalah membantu mereka meraih kualitas hidup yang lebih baik tanpa kembali berada di jalanan.”

Langkah penyisiran langsung di lapangan juga dilakukan untuk mendata keberadaan gepeng di berbagai titik kota. Afriyenita menjelaskan bahwa memberi bantuan langsung berpotensi menghambat upaya pemerintah dalam membangun kemandirian anak-anak tersebut. Dinsos juga mengingatkan bahwa warga yang melanggar aturan dalam Perda akan dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan gencarkan sosialisasi, pihaknya berharap penanganan anak jalanan dapat lebih efektif. Langkah ini juga diharapkan menciptakan ketertiban serta kenyamanan di ruang publik. “Masyarakat diimbau menyalurkan bantuan sosial melalui lembaga resmi atau program pemerintah agar lebih tepat sasaran,” imbuh Afriyenita.

Ads
RumahBerkat - Post