Taklukkan Hawks, Dewa United Hadapi Pelita Jaya dalam Semifinal
Taklukkan Hawks – Jakarta – Dewa United Banten berhasil menembus babak semifinal IBL 2026 setelah mengalahkan Tangerang Hawks dengan skor telak 102-70 pada pertandingan kedua di Dewa United Arena, Banten, Sabtu (1 Juni). Kemenangan ini memperkuat dominasi tim asal Banten yang kini berada di posisi teratas setelah dua laga, termasuk kemenangan 85-66 di hari Kamis (28 Mei) lalu. Dalam pertandingan keduanya, Dewa United tampil konsisten dan menunjukkan keunggulan strategi yang mengantarkan mereka ke babak berikutnya.
Domestikasi Dominasi dari Awal
Dalam kuarter pertama, Dewa United langsung menunjukkan kemampuan mereka dengan menguasai tempo permainan. Dio Tirta Saputra, salah satu pemain inti, menjadi penentu kemenangan sejak awal dengan tembakan tiga poin yang memimpin tim 3-0. Dominasi ini terus berlanjut hingga akhir kuarter, dengan skor 33-23 yang menggarisbawahi ketangguhan Dewa United sepanjang laga. Tim mampu membangun keunggulan yang terus bertambah seiring berjalannya pertandingan.
Kuarter kedua menjadi poin krusial dalam perjalanan kemenangan Dewa United. Mereka mencetak 20 poin di kuarter ini, memperlebar jarak kemenangan menjadi 17 poin, hingga skor 53-36. Performa kolektif tim menunjukkan soliditas di setiap aspek permainan, dari penembakan hingga pertahanan yang berjalan mulus. Dengan catatan penampilan yang stabil, Dewa United terus menjaga momentum menuju kuarter berikutnya.
Pertahanan dan Penyerangan yang Membara
Dalam kuarter ketiga, Dewa United makin menguasai pertandingan. Mereka melesat dengan skor 74-52, menegaskan dominasi mereka di babak tersebut. Dominasi ini terus berlanjut hingga babak keempat, di mana skor akhir 102-70 membuktikan keunggulan mereka dalam menghadapi Tangerang Hawks. Kemenangan ini juga menjadi tanda bahwa Dewa United siap menghadapi tantangan lebih besar dalam semifinal, khususnya saat mempertemukan mereka dengan Pelita Jaya Basketball Jakarta.
Pelita Jaya Basketball Jakarta, sebagai tim lawan, memperlihatkan upaya maksimal dalam pertandingan tersebut. Namun, keunggulan Dewa United di segala aspek permainan membuat mereka tak bisa dihentikan. Pemain-pemain Dewa United memberikan kontribusi yang signifikan, dengan lima pemain mencetak angka di atas 10. Erick Ibrahim Junior menjadi bintang pertama dengan 18 poin, selain empat rebound dan satu assist. David Cooper Ii juga tampil tajam dengan 16 poin, lima rebound, dan delapan assist, sementara Joshua Bryan Ibarra menambah performa dengan 15 poin, lima rebound, serta empat assist.
Salah satu pemain terbaik Dewa United, Troy Akeem Gillenwater, mencetak double-double dengan 11 poin dan 12 rebound. Kontribusi ini menjadi fondasi keberhasilan tim, memastikan permainan berjalan sesuai rencana. Sementara itu, Tangerang Hawks meski tak mampu mencuri kemenangan, tetap menunjukkan kemampuan individu yang baik. William Javonta Brown dan Jeantal Cylla menjadi pilar utama dengan total 47 poin. Meski begitu, kecepatan dan efisiensi Dewa United membuat mereka selalu berada di depan.
Kesiapan Menghadapi Pelita Jaya
Setelah dua kemenangan beruntun, Dewa United Banten kini berada di tengah jalan menuju final IBL 2026. Mereka akan menghadapi Pelita Jaya Basketball Jakarta di semifinal yang diadakan dalam format best of five. Dalam format ini, tim yang pertama menang tiga kali akan langsung melaju ke babak final. Pelita Jaya, yang akan menjadi tuan rumah pertama dalam semifinal, akan menjamu Dewa United di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, pada 6 Juni.
Kemenangan telak atas Tangerang Hawks memberikan kepercayaan diri tambahan bagi Dewa United. Kemenangan ini juga menjadi dasar untuk mempersiapkan pertandingan melawan Pelita Jaya. Tim asal Jakarta memiliki reputasi kuat di kompetisi ini, sehingga Dewa United harus siap menatap laga berikutnya dengan semangat penuh. Kekuatan mereka di semua kuarter menunjukkan bahwa mereka mampu menghadapi tantangan apa pun, termasuk lawan yang lebih kuat.
Perkembangan Pemain dan Strategi Tim
Dio Tirta Saputra, dengan tembakan tiga poin yang akurat, memastikan Dewa United tidak kederasan di kuarter pertama. Performa ini menjadi penanda bahwa kemampuan individu pemain tetap menjadi faktor penentu. Sementara Erick Ibrahim Junior menunjukkan kinerja yang terus meningkat, David Cooper Ii terus menjadi pilar assist, membantu rekan-rekannya dalam mengalirkan bola secara efisien. Joshua Bryan Ibarra, di sisi