Bulutangkis

Rehan/Gloria bersyukur bertahan hingga perempat final Australian Open

Rehan/Gloria Bersyukur Mencapai Babak Perempat Final Australian Open

Rehan Gloria bersyukur bertahan hingga perempat – Jakarta – Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, berhasil memperoleh hasil positif setelah mengalahkan Liu Kuang Heng/Hsu Yin-Hui dari Taiwan di babak perempat final Australian Open 2026. Kemenangan ini diraih dengan skor 21-16 dan 21-17 di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, pada Kamis. Dengan hasil tersebut, mereka melangkah ke babak delapan besar. “

Rehan/Gloria merasa senang bisa mencapai babak perempat final dalam pertandingan ketiga comeback mereka. Meski prosesnya perlahan, Gloria mengatakan bahwa bisa bertahan hingga tahap ini adalah pencapaian yang luar biasa. “Saya sangat berterima kasih bisa sampai di sini. Sebagai pertandingan ketiga setelah Rehan pulih dari cedera, semangat dan ketekunan kami terbukti berhasil menghasilkan hasil yang baik,” tutur Gloria dalam keterangan resmi PBSI usai pertandingan.

Pemulihan Cedera Jadi Fokus Utama

Kemenangan ini menjadi buah dari usaha membangun kembali ritme permainan pasangan yang baru saja pulih dari cedera. Untuk Rehan, Australian Open adalah turnamen ketiga yang ia ikuti bersama Gloria. Ia menjelaskan bahwa saat ini, fokus utamanya bukan hanya pada kemenangan, tetapi juga menjaga kondisi fisik agar comeback bisa berjalan stabil. “Meski sudah tampil ketiga kali setelah cedera, saya ingin tetap perlahan. Yang utama adalah memastikan lutut dan tubuh tetap dalam kondisi prima setiap hari. Fokus, pikiran, dan hati juga harus dijaga agar tidak kehilangan konsentrasi,” ujarnya.

Dalam pertandingan melawan Liu/Hsu, Rehan/Gloria menunjukkan kemajuan signifikan dalam mengelola poin penting. Hal ini menjadi bukti bahwa latihan dan pengalaman dari turnamen sebelumnya, seperti Singapura Open dan Indonesia Open, berdampak positif pada performa mereka. Rehan menjelaskan bahwa keberhasilan mengatasi fase akhir gim membuktikan kemajuan dalam mental dan strategi permainan. “Pengalaman di Singapura dan Indonesia membantu kami lebih tenang saat menghadapi situasi kritis,” tambahnya.

Langkah Perbaikan dan Harapan Masa Depan

Gloria menambahkan bahwa salah satu tantangan utama yang mereka hadapi sejak tahun lalu adalah mengatur pertandingan saat sudah unggul. “Kami ingin memperbaiki kelemahan ini dan semoga ke depan bisa lebih enjoy serta menikmati permainan,” katanya. Target ini menjadi bagian dari perbaikan terus-menerus yang mereka lakukan setelah mengalami kekalahan di beberapa laga awal. Kedua pemain juga menyadari bahwa ketahanan mental dan fisik adalah kunci untuk bertahan di level kompetitif tinggi.

Kemenangan atas Liu/Hsu tidak hanya memberikan dorongan moral, tetapi juga memperkuat persiapan mereka untuk babak berikutnya. Pasangan ini menantikan pertandingan melawan unggulan kedua dari China, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui, yang dianggap sebagai lawan berat. Meski begitu, mereka yakin bisa memperlihatkan performa terbaik dengan persiapan yang matang. “Kami sudah bekerja keras selama beberapa bulan untuk memperbaiki teknik dan strategi. Kini, hanya tinggal menunggu momentum yang tepat,” ujar Rehan.

Kemajuan di Tingkat Internasional

Di Australia, Rehan/Gloria kembali menunjukkan kemampuan sebagai salah satu pasangan unggulan. Kemenangan hari ini adalah hasil dari kombinasi latihan intensif dan mental yang semakin kuat. Gloria mengakui bahwa setiap pertandingan menjadi pembelajaran berharga, terutama dalam mengelola tekanan saat berada di babak penting. “Kami terus belajar dari setiap laga, baik sukses maupun gagal, untuk tampil lebih baik di babak berikutnya,” tuturnya.

Sebagai pasangan yang telah lama aktif di level profesional, Rehan/Gloria memahami bahwa perjalanan menuju gelar juara tidak selalu mudah. Namun, mereka tetap optimistis dengan potensi yang dimiliki. “Setiap keberhasilan adalah langkah kecil menuju tujuan besar. Saya percaya bahwa dengan konsistensi, kami bisa mencapai level terbaik di setiap kompetisi,” ujar Rehan. Komentarnya menunjukkan ketekunan dan ambisi untuk terus berkembang.

Masa Depan yang Cerah

Kontribusi dari Australian Open juga menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih dan para pemain. Sebagai salah satu turnamen bergengsi di Asia, keberhasilan mereka di sini menjadi bukti bahwa latihan dan persiapan telah berjalan tepat. “Kami merasa lebih percaya diri karena bisa menunjukkan kemampuan di luar negeri,” kata Gloria. Ini adalah buah dari usaha mereka dalam mengatasi kelelahan fisik dan mental selama beberapa bulan terakhir.

Pasangan ini juga berharap bisa meraih prestasi yang lebih baik di babak-babak berikutnya. “Kami ingin terus memperkuat kepercayaan diri dan konsistensi. Keberhasilan hari ini menjadi dasar untuk memperbaiki diri di pertandingan selanjutnya,” ujarnya. Rehan menambahkan bahwa keberhasilan di Australian Open bukan hanya tentang menang, tetapi juga tentang membangun fondasi yang kuat untuk turnamen lain. “Saya ingin terus belajar dan berkembang, agar bisa menjuarai pertandingan besar di masa depan,” katanya.

Di babak perempat final, Rehan/Gloria akan menghadapi lawan kuat dari China, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui. Meski tantangan berat, mereka yakin bisa menjalani pertandingan dengan baik. “Kami sudah bersiap matang, jadi siap menantang siapa pun di babak berikutnya,” ujar Rehan. Kemenangan hari ini menjadi awal yang baik untuk perjalanan mereka di Australian Open 2026, dan mereka berharap bisa melangkah lebih jauh lagi dalam usaha meraih gelar juara.

Rina Ramadhan

Rina Ramadhan adalah penulis yang mengangkat tema zakat, sedekah, dan kepedulian sosial dengan pendekatan sederhana dan informatif. Di atapkitadonasi.com, ia berupaya menjembatani pemahaman antara kewajiban sosial dan praktik donasi yang benar. Rina berkomitmen menghadirkan konten yang ramah pembaca dan mudah dipraktikkan.