Bisnis

Key Strategy: Kemenhub perkuat keselamatan angkutan darat di libur sekolah

Kemenhub Perkuat Keselamatan Angkutan Darat di Libur Sekolah

Key Strategy – Padang, Sumatera Barat (ANTARA) – Pada masa libur sekolah 2026, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan langkah strategis untuk memastikan kualitas dan keamanan transportasi darat. Langkah ini dilakukan melalui intensifikasi pemeriksaan kendaraan umum, khususnya bus, di berbagai titik kritis seperti terminal, pool, jalan tol, serta jalur strategis lainnya. Upaya ini bertujuan untuk mencegah kecelakaan serta meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa libur.

Inspeksi Keselamatan Dilaksanakan Selama 22 Juni hingga 12 Juli 2026

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, mengungkapkan bahwa pemeriksaan keselamatan (rampcheck) akan dilakukan secara rutin mulai 22 Juni hingga 12 Juli 2026. “Kami memperkuat kegiatan rampcheck untuk memastikan bus yang beroperasi memenuhi standar keamanan,” jelas Aan saat diwawancara di Padang, Sumatera Barat, Jumat. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan ini mencakup berbagai aspek teknis kendaraan, termasuk kondisi mesin, sistem rem, dan keadaan kabin.

“Saya menegaskan bahwa rampcheck dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan saat berkendara serta memastikan keselamatan perjalanan masyarakat,” kata Aan.

Menurut Aan, pemerintah telah menerbitkan Surat Edaran Nomor SE DRJD 11 Tahun 2026 yang menjadi pedoman bagi pelaksanaan inspeksi keselamatan selama libur sekolah. Dokumen ini berlaku untuk seluruh operator angkutan umum dan diharapkan dapat mendukung pengurangan risiko kecelakaan. “Dengan adanya surat edaran ini, kami ingin menjamin semua bus yang beroperasi dalam kondisi optimal,” tambahnya.

Kendaraan Diperiksa Berdasarkan Peraturan Teknis

Pemeriksaan ini berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.5637 /AJ.403/DRJD/2017. Petugas akan memverifikasi kelengkapan dokumen administratif, seperti surat tanda kepemilikan, sertifikat keamanan, serta kepatuhan terhadap standar teknis. “Setiap bus yang diperiksa harus memenuhi persyaratan teknis utama, seperti kelayakan operasional dan keamanan keseluruhan,” tutur Aan.

Inspeksi di luar terminal dan pool bus juga dilakukan di jalan tol, jalan nasional non-tol, rest area, dan titik-titik alternatif. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas kendaraan tidak hanya di area tempat penjemputan, tetapi juga selama perjalanan. “Kami memperhatikan kelancaran lalu lintas sekaligus mengoptimalkan upaya keselamatan,” tambah Aan.

Kemitrahan dengan Instansi Lain untuk Menjaga Keberlanjutan

Untuk meningkatkan efektivitas inspeksi, Kemenhub bekerja sama dengan beberapa instansi seperti kepolisian, Jasa Raharja, dan lembaga terkait lainnya. “Kemitrahan ini memastikan semua aspek keselamatan terpenuhi, termasuk pencegahan pelanggaran dari operator,” ujar Aan. Pelaku kegiatan inspeksi akan memeriksa kondisi teknis kendaraan secara berkala dan memberikan hasil pemeriksaan ke Ditjen Perhubungan Darat paling lambat 13 Juli 2026.

“Hasil pemeriksaan wajib dilaporkan secara lengkap ke Ditjen Perhubungan Darat, agar semua data dapat diolah dan dianalisis untuk pengambilan kebijakan lebih lanjut,” imbuh Aan.

Operasi rampcheck juga mencakup pengendalian pelanggaran administratif dan teknis. Jika ditemukan kendaraan yang tidak memenuhi standar, operator akan dikenakan sanksi berupa tilang atau dilarang beroperasi hingga memenuhi syarat. “Kami menegaskan bahwa bus yang tidak laik jalan tidak boleh digunakan selama libur sekolah,” tambahnya.

Prioritas Keselamatan dalam Masa Mobilitas Tinggi

Aan menekankan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama saat mobilitas masyarakat meningkat. “Libur sekolah biasanya mengalami lonjakan jumlah penumpang, sehingga keselamatan menjadi hal yang paling penting,” ujarnya. Ia juga mengimbau seluruh operator untuk melakukan pemeriksaan berkala sebelum setiap perjalanan, agar armada tetap dalam kondisi prima.

Untuk masyarakat, Aan memberikan nasihat agar lebih selektif dalam memilih angkutan umum. “Pastikan bus yang digunakan memiliki sertifikat keamanan dan dalam kondisi baik sebelum berangkat,” sarannya. Selain itu, dia mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi keberangkatan kendaraan dan melaporkan pelanggaran jika ditemukan.

Peran Balai Pengelola Transportasi Darat

Dalam pelaksanaan rampcheck, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Dinas Perhubungan provinsi atau kabupaten/kota bertugas mengecek kendaraan berdasarkan wewenangnya. “Kami mendorong kerja sama yang baik antara semua pihak untuk menjaga kualitas transportasi selama libur,” ujar Aan.

Menurut Aan, peningkatan keamanan ini tidak hanya berdampak pada pengemudi dan penumpang, tetapi juga pada keberlanjutan layanan transportasi. “Jika bus tidak memenuhi persyaratan teknis, perusahaan wajib menyediakan kendaraan pengganti yang telah diperiksa dan dinyatakan layak,” jelasnya. Hal ini bertujuan agar masyarakat tidak mengalami gangguan selama perjalanan.

Tantangan dan Solusi dalam Pemantauan Keselamatan

Aan menyebutkan bahwa ada tantangan dalam mengawasi seluruh armada selama libur sekolah. “Jumlah bus yang beroperasi meningkat, sehingga perlu intensifikasi pemeriksaan di berbagai titik,” katanya. Untuk mengatasi ini, rampcheck dilakukan di jalan strategis seperti jalan nasional non-tol dan jalan tol, termasuk titik keluar maupun masuk tol.

“Kami memastikan bahwa pemeriksaan tidak hanya berfokus pada teknis kendaraan, tetapi juga pada keselamatan penumpang dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas,” kata Aan.

Inspeksi dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan. Selain memeriksa kondisi teknis, petugas juga mengevaluasi kelayakan operasional bus, termasuk ketepatan waktu keberangkatan dan ketersediaan kursi. “Dengan langkah ini, kami ingin menekankan bahwa transportasi darat tidak hanya tentang kecepatan, tetapi juga keamanan dan kenyamanan,” ujarnya.

Aan menambahkan bahwa Kemenhub terus berupaya meningkatkan kualitas layanan transportasi, terutama di masa libur sekolah. “Ini adalah momentum penting untuk menunjukkan komitmen kami terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tuturnya. Selain itu, pemerintah juga berharap inspeksi ini dapat mencegah kecelakaan dan mendorong

Rachmat Razi

Rachmat Razi adalah seorang SEO content writer yang suka menulis dan membahas berbagai hal, serta berdedikasi dalam mengoptimalkan situs web untuk mesin pencari.