Jay Idzes masih absen, Sassuolo tahan imbang AC Milan 1-1
Daftar Isi
Sassuolo Raih Satu Poin dari AC Milan, Jay Idzes Masih Menepi
Atapkitadonasi.com – Sassuolo berhasil mengamankan hasil imbang 1-1 ketika menjamu AC Milan pada pekan keenam Liga Italia 2026/27 di Stadion Mapei, Minggu (11/10). Pertandingan berlangsung ketat dan kedua tim sama-sama tidak mampu mencetak gol tambahan hingga peluit akhir berbunyi.
Kapten tim nasional Indonesia, Jay Idzes, belum dapat kembali memperkuat Sassuolo. Bek tersebut masih menjalani pemulihan dari cedera paha, sehingga tim tuan rumah kembali harus menyusun lini belakang tanpa kehadirannya.
AC Milan sempat berada di atas angin setelah Adrien Rabiot membuka keunggulan. Namun Sassuolo merespons dengan gol Cas Odenthal untuk membuat kedudukan kembali seimbang. Hasil itu membuat Sassuolo tetap berada di posisi ke-10 dengan koleksi delapan poin, sementara Milan menempati urutan kelima dengan 12 poin.
Perubahan Cepat di Lini Pertahanan
Tanpa Jay Idzes, Sassuolo memulai laga dengan duet Duje Caleta-Car dan Fedde Leysen di jantung pertahanan. Rencana tersebut harus berubah lebih cepat dari yang diharapkan karena Leysen mengalami cedera setelah berduel dengan Christian Pulisic.
Leysen meninggalkan lapangan pada menit ke-26 dan posisinya diisi oleh Odenthal. Pergantian itu kemudian menjadi penting, karena Odenthal turut mencatatkan namanya sebagai pencetak gol penyama kedudukan Sassuolo.
AC Milan juga menghadapi masalah serupa pada sektor belakang. Matteo Gabbia tidak dapat melanjutkan permainan setelah mengalami kendala dalam duel dengan Armand Lauriente. Bek tengah itu ditarik keluar pada menit ke-20, lalu Koni De Winter masuk untuk menggantikannya.
Dua pergantian di barisan pertahanan pada babak pertama menunjukkan betapa intensnya duel di Stadion Mapei. Sassuolo maupun Milan harus beradaptasi dengan komposisi baru saat pertandingan masih berlangsung, terutama untuk menjaga organisasi permainan dan mengantisipasi serangan balik.
Muric Menahan Tekanan Milan
Babak pertama berjalan dengan peluang bersih yang relatif terbatas. Milan baru benar-benar mengancam menjelang jeda melalui Goncalo Ramos. Dalam rentang waktu sekitar 20 detik, penyerang asal Portugal itu mencoba membobol gawang lewat tembakan kaki kiri dan sundulan.
Arijanet Muric menjadi salah satu pemain kunci bagi Sassuolo. Kiper tersebut mampu menggagalkan dua peluang Ramos, menjaga tuan rumah tetap berada dalam pertandingan saat Milan mulai meningkatkan tekanan.
Ketangguhan Muric berlanjut saat ia menepis sundulan Strahinja Pavlovic serta usaha Diego Moreira. Rangkaian penyelamatan itu membuat babak pertama ditutup tanpa gol, meski Milan tampak lebih sering menguji pertahanan Sassuolo pada fase akhir paruh pertandingan.
Bagi Sassuolo, penampilan Muric memberi fondasi penting setelah tim kehilangan salah satu bek tengahnya. Saat susunan pertahanan berubah dan Jay Idzes belum tersedia, peran penjaga gawang menjadi semakin menentukan untuk menjaga stabilitas tim.
Satu Poin yang Menjaga Posisi Kedua Tim
Gol Rabiot sempat memberi Milan peluang untuk membawa pulang kemenangan. Akan tetapi, Sassuolo tidak membiarkan pertandingan berakhir dengan keunggulan tim tamu. Odenthal memaksimalkan kesempatan yang didapat untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Setelah kedudukan kembali imbang, kedua tim berupaya mencari gol penentu. Namun tidak ada penyelesaian akhir yang mampu mengubah papan skor. Sassuolo pun mendapatkan satu poin di kandang, sedangkan Milan harus puas dengan hasil seri setelah gagal mempertahankan keunggulannya.
Hasil tersebut tidak menggeser posisi kedua klub pada klasemen sementara. Sassuolo tetap berada di peringkat ke-10 dengan delapan poin, sedangkan Rossoneri masih bertahan di posisi kelima dengan 12 poin.
Bagi Sassuolo, laga ini juga memperlihatkan kebutuhan menjaga kedalaman skuad di lini belakang selama proses pemulihan Jay Idzes berlanjut. Cedera Leysen memaksa tim melakukan penyesuaian sejak awal pertandingan, tetapi masuknya Odenthal justru memberi kontribusi langsung melalui gol penyama kedudukan.
Di sisi lain, Milan memperlihatkan kemampuan menciptakan tekanan melalui Ramos, Pulisic, Rabiot, dan pemain lain di lini serang. Namun peluang-peluang tersebut tidak cukup untuk menghasilkan kemenangan karena Sassuolo mampu bertahan dengan disiplin, terutama berkat aksi Muric di bawah mistar.
Susunan Pemain
Sassuolo bermain dengan formasi 4-3-3: Muric; Van der Brempt (Cinquegrano 79′), Caleta-Car, Leysen (Odenthal 26′), Doig; Adzic (Thorstvedt 60′), Matic (Lipani 79′), Bakola; Berardi, Esposito (Bowie 60′), Lauriente.
AC Milan menggunakan formasi 4-4-1-1: Maignan; Gila, Gabbia (De Winter 20′), Pavlovic, Estupinan (Modric 46′); Chukwueze (Hutchinson 85′), Musah (Jashari 78′), Rabiot, Moreira; Pulisic (Cisse 78′); Goncalo Ramos.
Dengan pertandingan berakhir 1-1, Sassuolo memperoleh dorongan moral dari kemampuan mereka bangkit meski tampil tanpa Jay Idzes. Milan, sementara itu, membawa pulang satu poin dari Mapei dan masih harus menunggu kesempatan berikutnya untuk memperbaiki posisi di papan atas.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Jay Idzes masih absen Sassuolo tahan?
Jay Idzes masih absen Sassuolo tahan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Jay Idzes masih absen Sassuolo tahan matter?
Jay Idzes masih absen Sassuolo tahan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.