Solusi untuk: Pemkot Jakut kerahkan delapan truk angkut sampah di TPS Waduk Cincin
Pemkot Jakut Kerahkan Delapan Truk untuk Atasi Penumpukan Sampah di TPS Waduk Cincin
Sejumlah delapan armada truk dikerahkan Pemerintah Kota Jakarta Utara guna menangani masalah penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Waduk Cincin, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses pengangkutan dan menjaga kondisi lingkungan tetap terkendali, kata Amir, Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu.
“Kami langsung mempercepat pengangkutan agar masalah tidak berlangsung lama,” tambah Amir. Penumpukan sampah yang terjadi beberapa hari terakhir telah segera ditangani, sehingga tidak berkembang menjadi isu yang lebih besar.
Bau tidak sedap akibat penumpukan sampah sempat mengganggu warga hingga radius 20 meter, terutama di saat cuaca terik. Namun, bau tersebut kini telah hilang setelah pengangkutan dilakukan secara optimal setiap hari.
“Sekarang sudah tidak ada bau yang mengganggu. Kami pastikan pengangkutan berjalan lebih cepat agar tidak terjadi penumpukan berkepanjangan,” jelas Amir.
Dalam upaya ini, delapan unit truk terdiri dari truk tipper besar, tronton, serta armada pendukung lainnya. Volume rata-rata sampah yang diangkut mencapai sekitar 60 ton per hari, sesuai dengan penyesuaian kuota pembuangan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
Pengoptimalan pengangkutan juga menjadi respons terhadap penyesuaian kuota. Untuk jangka panjang, pembangunan fasilitas TPS Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang segera selesai di kawasan tersebut akan memberikan dampak positif.
“Ke depan, TPS3R ini akan membantu mengurangi beban sampah, sehingga penanganan bisa lebih cepat dan efisien,” kata Amir.
Terlebih lagi, penataan dilakukan dengan menutup TPS liar di sekitar lokasi, termasuk TPS Kencana yang kini dialihfungsikan menjadi pool gerobak. Tujuannya adalah agar pengelolaan sampah lebih terpusat dan tertib.
