Pemanah Kholidin termotivasi usai kalahkan juara Paralimpiade Paris
Pemanah Kholidin Raih Emas Usai Kalahkan Juara Paralimpiade Paris
Jakarta – Atlet para panahan Indonesia, Kholidin, berhasil mempersembahkan medali emas dalam nomor recurve putra di World Archery Para Series Bangkok 2026. Kemenangan ini ia raih setelah mengalahkan Harvinder Singh, atlet India yang meraih medali emas di Paralimpiade Paris 2024, dalam pertandingan final yang menjadi salah satu momen terbaiknya di kancah internasional.
Momen Spesial yang Membangun Kepercayaan Diri
Kholidin mengungkapkan bahwa mengalahkan atlet Paralimpiade tersebut memberikan dorongan besar baginya untuk terus berkembang. “Sangat menggembirakan bisa mengalahkan Singh yang pernah meraih medali emas di Paralimpiade Paris,” katanya dalam pernyataan resmi, Minggu. Kemenangan ini dianggap sebagai titik balik dalam persiapan menghadapi event besar seperti Asian Para Games 2026 dan Paralimpiade Los Angeles 2028.
Rasanya sangat luar biasa sekali bisa mengalahkan Singh yang notabene peraih medali emas Paralimpiade Paris,” kata Kholidin.
Tim Indonesia Tambah Emas dalam Kategori Beregu
Selain medali emas individu, Kholidin juga membawa pulang gelar juara dalam nomor recurve beregu campuran. Bersama Riyanti Ananda, pasangan Indonesia mengalahkan Thailand di partai final dengan skor 6-2. Kemenangan ini menjadi tambahan prestasi untuk tim para panahan nasional.
Kontribusi Riyanti Ananda dan Hasil Lainnya
Riyanti Ananda tampil memperkuat keberhasilan tim dengan mengantarkan dua medali emas dan satu perunggu. Ia meraih emas dalam recurve beregu putri bersama Noviera Ross, serta emas lagi dalam beregu campuran bersama Kholidin. Sementara itu, Setiawan menorehkan perunggu di sektor individu recurve putra. Di nomor compound beregu campuran, Arif Firmansyah dan Teodora Audi Ayudia Ferelly mengemas medali perak.
Klaim Kedua di Klasemen Akhir
Secara keseluruhan, Indonesia meraih tiga emas, satu perak, dan dua perunggu dalam event di Bangkok. Tim berada di posisi kedua, di bawah India yang mengoleksi tujuh emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Prestasi ini diharapkan menjadi fondasi untuk target berikutnya, termasuk kualifikasi Paralimpiade Los Angeles 2028 dan Asian Para Games 2026.
