Isu Penting: 7 Fakta Tabrakan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Makan Korban

Ads
RumahBerkat - Post

7 Fakta Tabrakan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Makan Korban

Kondisi Saat Kecelakaan Terjadi

Kecelakaan beruntun yang melibatkan sepuluh kendaraan terjadi di Tol Cipularang, arah Jakarta, pada Kamis (5/3/2026) pukul 20.18 WIB. Insiden ini berlangsung di KM 93, menyebabkan sebagian besar lajur jalan tertutup. Lalu lintas di sekitar lokasi sempat terhambat hingga sepanjang 3 km, meski tidak ada penutupan total.

Penjelasan dari Jasa Marga

Direktur Komunikasi Jasa Marga, Panji Satriya, mengatakan kecelakaan mengakibatkan kerusakan parah pada beberapa kendaraan. “Seluruh lajur jalan mengalami gangguan selama proses evakuasi, dan korban telah dibawa ke RS Radjak Purwakarta untuk penanganan lebih lanjut,” tambahnya.

“Kecelakaan melibatkan sepuluh kendaraan, termasuk mobil pikap, truk, dan kontainer. Masalah pengereman dianggap sebagai penyebab utama, sehingga laju truk tidak terkendali dan menabrak kendaraan di depannya,” ujar Panji dalam keterangan resmi.

Detil Korban dan Penyebab Kecelakaan

Dari informasi petugas, dua orang meninggal dan empat lainnya mengalami luka berat. Dugaan awal penyebab kecelakaan adalah kegagalan rem pada truk kontainer. Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Enggar Jati Nugroho, mengatakan truk tersebut mengalami gangguan sistem pengereman.

“Kecelakaan berawal dari truk kontainer nopol B-9367-UEL yang mengalami rem blong. Ini menyebabkan laju kendaraan tidak terkendali, sehingga terjadi benturan beruntun,” jelas Enggar.

Kronologi Insiden

Kepala PJR Cipularang, Kompol Joko Prihantono, merinci bahwa kecelakaan dimulai saat truk kontainer melaju dari Bandung ke Jakarta. “Kendaraan tersebut tiba di KM 93 dan mendapati jalan macet karena penghambatan di lajur satu. Pengemudi mencoba menghentikan mobil, tetapi rem tidak berfungsi dengan baik,” terang Joko.

Ads
RumahBerkat - Post

Perkembangan Setelah Insiden

Setelah evakuasi selesai, kondisi lalu lintas mulai normal. Pukul 20.59 WIB, satu lajur terbuka kembali, dan pada 21.43 WIB, kedua lajur dapat dilintasi oleh pengguna jalan. Kendaraan yang terlibat antara lain truk kontainer, pikap, truk, Toyota Rush, Daihatsu Sigra, tronton boks, Hiace, Toyota Raize, Mazda Biante, dan Toyota Agya.

Pengakuan Korban Selamat

Soleh Muslim, saksi mata yang mengalami tabrakan, menceritakan peristiwa tersebut. “Perjalanan awalnya lancar, tapi saat masuk tol tiba-tiba jalan macet dan semua kendaraan berhenti. Tiba-tiba ada mobil di belakang yang menabrak. Mobil saya terpental hingga tiga kali akibat benturan keras,” ujarnya.