Program Terbaru: Rusia pertanyakan keseriusan AS berunding dengan Iran soal nuklir

Ads
RumahBerkat - Post

Rusia pertanyakan keseriusan AS berunding dengan Iran soal nuklir

Moskow, ANTARA – Perwakilan Tetap Rusia di Wina, Austria, Mikhail Ulyanov, menyatakan bahwa Amerika Serikat dan Israel tidak memiliki alasan yang jelas untuk melakukan serangan terhadap Iran. Hal ini menimbulkan keraguan mengenai komitmen AS dalam proses negosiasi nuklir dengan Iran. Ulyanov mengungkapkan kecurigaannya tersebut setelah sidang khusus Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang membahas aksi militer AS-Israel.

“Kami ingin perundingan mengenai program nuklir Iran terus berjalan,” kata Ulyanov. Namun, ia menambahkan, “sulit membayangkan” bagaimana perundingan bisa dilanjutkan seperti biasa setelah serangan dilakukan. “Hal yang mengejutkan adalah tidak ada alasan yang masuk akal untuk tindakan militer tersebut,” ujarnya.

Menurut Ulyanov, perundingan antara AS dan Iran tetap berlangsung pekan lalu, sebelum aksi serangan terjadi. Ia menekankan bahwa hasil negosiasi mulai menunjukkan kemajuan nyata. Pernyataan serupa juga disampaikan oleh otoritas Oman dan Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi.

“Saya berbicara dengannya beberapa kali pekan lalu. Tiba-tiba, pengeboman dimulai. Bagaimana bisa? Ini memunculkan pertanyaan tentang keseriusan AS dalam menegosiasikan masalah nuklir Iran,” ungkap Ulyanov.

Sabtu lalu, AS dan Israel meluncurkan serangan ke sejumlah target di Iran, yang menewaskan korban, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Sebagai balasan, Iran melakukan serangan ke Israel serta pangkalan militer AS di beberapa negara di kawasan Timur Tengah.