Adnan/Indah akui start dan pertahanan belum maksimal di BAC 2026
Adnan/Indah akui start dan pertahanan belum maksimal di BAC 2026
Jakarta – Pasangan ganda campuran Indonesia Adnan Maulana/Indah Cahaya Sari Jamil mengakui kinerja awal pertandingan tidak optimal saat tereliminasi di babak 32 besar Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2026 di Ningbo Olympic Sports Center, China, Selasa. Mereka mengakui kurang mampu merespons tekanan lawan secara efektif sejak awal pertandingan, yang berujung pada kekalahan dua gim langsung dengan skor 16-21, 18-21.
“Mereka merasa tertekan sejak awal pertandingan dan kesulitan memecahkan tekanan tersebut,” kata Adnan dalam keterangan tertulis PP PBSI setelah laga. Ia menambahkan, kesiapan pada awal pertandingan serta ketahanan dalam bertahan menjadi catatan penting untuk diperbaiki agar mampu menghadapi pola permainan cepat dari lawan.
Adnan menjelaskan bahwa evaluasi terutama fokus pada peningkatan persiapan awal dan penguatan pertahanan, karena dalam pertandingan tadi mereka kurang mampu bertahan. “Start-nya harus lebih siap lagi, dan ditingkatkan untuk defense serta balik serangannya,” ujarnya.
“Lawan dari segi serangannya bagus, hampir semua bola dapat di-cover oleh pemain laki-lakinya,” kata Indah. Ia menyoroti kekuatan pasangan Taiwan Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan yang berada di level atas, terutama dari segi serangan yang solid dan kemampuan menjangkau banyak bola.
Kekalahan ini memaksa Adnan/Indah mengakhiri perjuangan lebih awal di Kejuaraan Asia 2026. Meski demikian, mereka bersikukuh untuk menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi, terutama dalam meningkatkan kesiapan awal dan memperkuat pertahanan saat menghadapi lawan-lawan berkaliber tinggi.
