Korban luka serangan di Uni Emirat Arab bertambah jadi 217 orang
Korban luka serangan di Uni Emirat Arab bertambah jadi 217 orang
Serangan di Uni Emirat Arab (UEA) telah meningkatkan jumlah korban luka hingga 217 orang, termasuk warga negara Rusia untuk pertama kalinya, menurut Kementerian Pertahanan UEA pada Sabtu. Pada pernyataan di platform media sosial X, Kemhan UEA menyebut bahwa pertahanan udara telah menghalau 498 rudal balistik, 23 rudal jelajah, serta 2.141 drone sejak awal konflik Timur Tengah.
Dalam laporan terbaru, sebanyak 217 orang juga mengalami luka, mulai dari ringan hingga berat. Mereka termasuk warga negara dari berbagai negara seperti UEA, Mesir, Sudan, Ethiopia, Filipina, Pakistan, Iran, India, Bangladesh, Sri Lanka, Azerbaijan, Yaman, Uganda, Eritrea, Lebanon, Afghanistan, Bahrain, Komoro, Turki, Irak, Nepal, Nigeria, Oman, Yordania, Palestina, Ghana, Indonesia, Swedia, Tunisia, Maroko, serta Rusia.
Sebagai dampak dari operasi militer, dua tentara Emirat, seorang pegawai sipil dari Maroko, dan 10 warga sipil dari Pakistan, Nepal, Bangladesh, Palestina, India, serta Mesir gugur. Sebelumnya, pada akhir Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian melakukan aksi balasan dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik Amerika yang berada di Timur Tengah.