Atap Kita Donasi
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Anggota DPR: Tarik Tombur Toba tahun depan digelar lebih besar

Published 26/10/2026 · Updated 26/10/2026 · By Nadia Hakim - atapkitadonasi.com

Tarik Tombur Toba Siap Diperluas sebagai Ruang Wisata dan Ekonomi Warga

Atapkitadonasi.com – Gelaran perdana Tarik Tombur Toba di Pantai Atsari, Parapat, Sumatera Utara, menarik hampir 2.000 pengunjung dalam kegiatan sehari penuh pada Sabtu, 24 Oktober. Antusiasme tersebut mendorong rencana penyelenggaraan acara yang lebih besar dan lebih meriah pada tahun depan.

Anggota Komisi VII DPR RI Bane Raja Manalu menilai pelaksanaan pertama kegiatan ini menjadi awal yang positif bagi upaya menghidupkan kembali pariwisata Parapat dan kawasan Danau Toba. Acara tersebut dirancang bukan hanya sebagai hiburan, melainkan juga sebagai wadah pertemuan budaya, kuliner, aktivitas warga, dan daya tarik bagi pengunjung dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

“Terima kasih kepada semua yang sudah hadir. Acara perdana ini bisa kita lakukan, dan akan kita buat yang lebih besar pada tahun depan,” ujar Bane.

Pengunjung Diharapkan Menggerakkan Ekonomi Lokal

Kehadiran hampir 2.000 orang menjadi catatan penting bagi panitia dan masyarakat setempat. Ramainya pengunjung diharapkan ikut meningkatkan perputaran ekonomi di Parapat, sekaligus memberi dampak bagi pelaku usaha di wilayah Danau Toba lainnya.

Dalam kegiatan pariwisata, kunjungan yang meningkat dapat membuka peluang lebih luas bagi usaha kecil, penjual makanan, penyedia jasa, pelaku seni, hingga warga yang terlibat dalam berbagai kegiatan pendukung. Karena itu, acara seperti Tarik Tombur Toba dipandang dapat menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Bane, yang berada di Komisi VII DPR RI dengan lingkup perhatian pada sektor perindustrian, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, serta sarana publikasi, menyampaikan bahwa kegiatan ini muncul dari aspirasi masyarakat. Harapannya, sektor wisata Sumatera Utara dapat kembali berkembang melalui kegiatan yang dekat dengan karakter dan tradisi daerah.

Kolaborasi untuk Parapat dan Danau Toba

Tarik Tombur Toba membawa semangat kolaborasi dalam pengembangan destinasi. Bane mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama memperkuat daya tarik Parapat dan kawasan Danau Toba pada tahun-tahun mendatang. Upaya tersebut mencakup keterlibatan masyarakat, pelaku usaha, komunitas budaya, serta pihak-pihak yang mendukung pengembangan wisata.

Danau Toba memiliki posisi penting sebagai kawasan wisata di Sumatera Utara. Kehadiran agenda berbasis tradisi dan kreativitas lokal dapat memberi alasan tambahan bagi wisatawan untuk datang, tinggal lebih lama, serta mengenal pengalaman khas yang ditawarkan daerah tersebut. Selain panorama danau, acara budaya dan kuliner menjadi bagian yang dapat memperkaya pengalaman pengunjung.

Bane meyakini bahwa kebangkitan sektor wisata dapat memberi dorongan bagi ekonomi masyarakat. Ia menekankan perlunya menjadikan Danau Toba sebagai destinasi yang menarik dan menyenangkan untuk dikunjungi.

“Mari kolaborasi jadikan Danau Toba destinasi pilihan yang asyik. Sampai ketemu di Tarik Tombur Toba 2027,” ucapnya.

Rangkaian Acara Mengangkat Tradisi dan Kreativitas

Pelaksanaan Tarik Tombur Toba edisi pertama berlangsung sepanjang hari dengan sejumlah agenda yang melibatkan unsur rekreasi, seni, dan kuliner. Kegiatan dimulai melalui lomba memancing di Danau Toba, sebuah aktivitas yang selaras dengan suasana kawasan perairan dan minat masyarakat terhadap kegiatan luar ruang.

Setelah itu, pengunjung disuguhkan pentas seni serta perlombaan tor-tor. Kehadiran tari tradisional dalam rangkaian acara memperlihatkan bahwa pengembangan wisata tidak harus terpisah dari identitas budaya setempat. Seni pertunjukan dapat menjadi cara untuk menghadirkan pengalaman yang lebih hidup bagi pengunjung, sekaligus memberi ruang bagi pelaku budaya untuk tampil.

Unsur kuliner juga menjadi bagian penting melalui lomba memasak dan kompetisi membuat sambal tombur. Sajian tersebut mengangkat salah satu cita rasa yang dikenal dalam tradisi makanan Batak. Kegiatan memasak seperti ini tidak hanya menghadirkan suasana kompetitif, tetapi juga memperkenalkan kekayaan rasa lokal kepada pengunjung yang mungkin belum akrab dengan sambal tombur.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan hiburan musik yang menampilkan musisi dari Sumatera Utara. Penampilan musisi daerah memberi warna tersendiri bagi acara dan memperluas keterlibatan pelaku kreatif dalam kegiatan wisata. Dengan perpaduan memancing, seni, kuliner, tari, dan musik, Tarik Tombur Toba mencoba menghadirkan pengalaman yang beragam dalam satu hari penyelenggaraan.

Dukungan Berbagai Pihak

Penyelenggaraan Tarik Tombur Toba didukung oleh Kementerian Pariwisata, Injourney, Kementerian Ekonomi Kreatif, Marcopolo, Anker Pilsener, PTPN IV, Cari Kawan, BK Polos, dan Marabit. Dukungan lintas pihak ini menunjukkan pentingnya kerja bersama dalam menghadirkan agenda wisata yang melibatkan masyarakat dan menampilkan potensi daerah.

Ke depan, rencana perluasan Tarik Tombur Toba dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat manfaat acara bagi warga sekitar. Pengunjung yang datang bukan hanya menikmati hiburan, tetapi juga dapat mengenal kuliner, seni, dan aktivitas lokal yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di kawasan Danau Toba.

Dengan keberhasilan edisi pertama dan tingginya jumlah pengunjung, Tarik Tombur Toba diproyeksikan kembali hadir pada 2027 dalam skala yang lebih besar. Harapannya, acara ini terus menjadi ruang perayaan budaya sekaligus penggerak aktivitas ekonomi di Parapat dan wilayah Danau Toba.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Anggota DPR?

Anggota DPR is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Anggota DPR matter?

Anggota DPR matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.