Agenda Kunjungan: Don Lee apresiasi dukungan Jakarta selama syuting “Extraction: Tygo”
Don Lee Ucapkan Terima Kasih Kepada Jakarta Selama Pengambilan Gambar “Extraction: Tygo”
Jakarta menjadi tempat utama bagi proses syuting film internasional berjudul “Extraction: Tygo” yang melibatkan aktor Korea Selatan Ma Dong-seok, atau dikenal dengan nama Don Lee. Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram resmi Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno @h.ranokarno, Senin malam, Don Lee mengungkapkan rasa puas dan apresiasi terhadap dukungan Pemprov DKI Jakarta selama produksi berjalan. Ia mengatakan, “Halo Bapak Rano Karno, ini Don Lee. Aku ingin bilang terima kasih atas bimbingan dan kerja samanya yang kalian berikan selama sesi ‘shooting’ berlangsung. Kami sangat menghargai kepemimpinan dan dukungan dari kota kalian. Terima kasih telah menyambut kami.”
Penyutradaraan film ini menghadirkan Don Lee sebagai salah satu tokoh utama, sekaligus aktor aksi yang pernah membintangi “Train to Busan.” Keberadaannya di Jakarta memicu minat publik, terutama setelah ia mengekspresikan kepuasan atas lingkungan kerja yang nyaman selama proses produksi. Lokasi syuting juga meliputi kawasan bersejarah Kota Tua, yang menjadi pemandangan menarik bagi penonton setempat.
Di samping Don Lee, film ini juga menampilkan bintang internasional lainnya, Lisa dari grup BLACKPINK. Rano Karno menjelaskan bahwa pemilihan Jakarta sebagai lokasi syuting bukan sekadar tentang keberhasilan produksi, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan kota ini ke panggung dunia melalui budaya dan seni. “Optimistis, pelan tapi pasti kita wujudkan Jakarta Kota Sinema itu,” balas Rano dalam keterangan videonya.
Rano Karno berharap kolaborasi antara Indonesia dan industri film internasional bisa menjadi awal dari lebih banyak karya besar yang tercipta di Jakarta. Ia menilai ini akan membuka peluang bagi sektor kreatif kota tersebut berkembang secara global. Dukungan yang diberikan selama proses syuting, menurutnya, menjadi bukti kepercayaan yang mendorong Jakarta untuk terus menjadi pusat produksi film berkualitas.
