Kebijakan Baru: Mendes Yandri ajak Baznas kolaborasi wujudkan desa zakat
Mendes Yandri ajak Baznas kolaborasi wujudkan desa zakat
Jakarta – Dalam pertemuan dengan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sodik Mudjahid, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengusulkan kerja sama antara lembaga zakat dan pemerintahan desa. Tujuannya adalah untuk mengaktifkan program desa zakat yang dapat mendorong kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal.
“Kita perlu menumbuhkan kesadaran bahwa dana yang diterima dari Allah SWT harus dimanfaatkan dengan optimal. Zakat mal bisa menjadi sarana untuk membangun desa, meningkatkan sumber daya manusia, dan memberikan beasiswa bagi pendidikan,” terang Yandri.
Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) pada Senin. Yandri menekankan pentingnya mendorong pelaku usaha di desa—baik perseorangan maupun kelompok—untuk melaksanakan zakat mal dari hasil usaha mereka.
Komitmen Baznas untuk Kolaborasi
Ketua Baznas Sodik Mudjahid menyambut ajakan tersebut dan menegaskan komitmen lembaganya untuk memperkuat sinergi dengan Kemendes PDT. Ia menambahkan bahwa ada empat langkah strategis yang akan diambil guna memaksimalkan potensi zakat di tingkat desa.
“Empat hal utama yang akan kami lakukan adalah meningkatkan pengumpulan zakat, memperkuat kerja sama, memperluas pembentukan Unit Pengelola Zakat (UPZ) hingga ke tingkat desa, serta memastikan pengelolaan zakat tetap amanah,” ujarnya.
