Rencana Khusus: Arkeolog temukan struktur bangunan dan peluru VOC di Benteng Speelwijk
Arkeolog temukan struktur bangunan dan peluru VOC di Benteng Speelwijk
Di Kota Serang, Kecamatan Kasemen, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VIII Provinsi Banten melakukan ekskavasi yang mengungkap peninggalan sejarah kolonial. Penelitian ini fokus pada area bagian dalam sisi timur Benteng Speelwijk, dengan tujuan utama mengungkap tata letak bangunan yang ditemukan tahun lalu.
Pamong Budaya dari BP Kebudayaan Banten, Adita Nofiandi, menjelaskan bahwa tim arkeolog menemukan struktur fondasi bangunan dan lantai yang masih utuh. “Sejauh ini, kita bisa melihat bentuk bangunan yang tersisa, termasuk lantai dari bata dan terakota,” tambahnya.
“Kemarin rekan-rekan menemukan peluru bundar yang kemungkinan besar berasal dari masa VOC, serta berbagai artefak penting seperti potongan keramik asing dan objek dari bahan logam,” ujar Adita.
Adita menegaskan bahwa bangunan yang ditemukan akan dipertahankan dalam kondisi asli, agar bisa menjadi bagian dari narasi sejarah tentang pola budaya dan periode kolonial. Ia juga mengingatkan soal kesulitan mengatur penggunaan ruang di area cagar budaya, yang sering dimanfaatkan warga untuk kegiatan olahraga.
“Masalah ini memang kompleks, karena di satu sisi kita menjaga situs budaya, di sisi lain masyarakat butuh ruang ekspresi. Harapan kami pemerintah daerah bisa menjamin penggunaan lahan untuk olahraga, sambil tetap sesuai UU Nomor 11 Tahun 2010,” kata Adita.
Ekskavasi yang melibatkan mahasiswa ini direncanakan berlangsung hingga akhir pekan depan. Hasil temuan akan didokumentasikan dan dianalisis sebagai referensi bagi studi sejarah masa depan di wilayah Banten.
