Atap Kita Donasi
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Wakil Walikota Kupang ditunjuk jadi manager Garudayaksa FC Women

Published 15/10/2026 · Updated 15/10/2026 · By Tegar Ananda - atapkitadonasi.com

Wakil Walikota Kupang ditunjuk jadi manajer Garudayaksa FC Women

Atapkitadonasi.com – Wakil Walikota Kupang ditunjuk jadi manajer Garudayaksa FC Women untuk menghadapi Indonesia Women’s League (IWL) musim 2026/2027. Serena Francis dipercaya mengemban peran tersebut sebagai bagian dari upaya klub membangun tim perempuan yang solid, kompetitif, dan memiliki pembinaan berkelanjutan.

Penunjukan Serena disampaikan oleh CEO Garudayaksa FC, Dusan Bogdanovic, dalam keterangan yang diterima di Kupang. Ia menilai kehadiran Serena di jajaran manajemen dapat membantu menyatukan potensi para pemain, memperkuat koordinasi bersama tim pelatih, serta memastikan kebutuhan tim mendapat dukungan yang memadai selama kompetisi berlangsung.

Garudayaksa FC Women akan memasuki IWL 2026/2027 dengan semangat membangun kekuatan tim dari berbagai aspek. Bukan hanya kemampuan pemain di lapangan, manajemen juga menaruh perhatian pada kekompakan, kepercayaan diri, disiplin, dan kesempatan bagi setiap pemain untuk berkembang.

“Kami ingin talenta yang ada tumbuh menjadi tim yang solid dan berani melampaui ekspektasi. Serena diharapkan memastikan dukungan manajemen berjalan baik agar pelatih dan pemain dapat fokus mengembangkan permainan serta memperjuangkan prestasi,” ujar Dusan Bogdanovic.

Pengalaman Serena Francis dalam pengelolaan sepak bola

Wakil Walikota Kupang ditunjuk jadi manajer Garudayaksa FC Women bukan tanpa latar belakang pengalaman di dunia sepak bola. Serena telah terlibat dalam pengelolaan sepak bola melalui perannya sebagai CEO sekaligus manajer tim Bintang Timur Academy di Atambua sejak 2021.

Selain itu, Serena pernah menjadi asisten manajer tim nasional Indonesia U-16 dalam Barcelona Football Festival di Spanyol pada 2023. Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk menjalankan tugas manajerial, terutama dalam menjaga komunikasi antara pemain, pelatih, dan unsur pendukung tim.

Peran manajer dalam sebuah tim tidak terbatas pada urusan administratif. Manajer juga diperlukan untuk menjaga suasana kerja yang baik, membantu kelancaran program tim, dan memastikan para pemain dapat berkonsentrasi pada latihan maupun pertandingan. Dalam konteks Garudayaksa FC Women, dukungan manajemen diharapkan memberi ruang bagi pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Fokus pada program pelatih dan kekompakan tim

Serena menyatakan kesiapannya mendukung program Pelatih Kepala Garudayaksa Women, Yopie Riwoe. Tim tersebut akan menghadapi kompetisi dengan status underdog, atau tim yang tidak diunggulkan. Namun, menurut Serena, posisi itu tidak boleh membatasi ambisi Garudayaksa FC Women untuk berkembang dan meraih hasil terbaik.

“Status underdog bukan batas ambisi. Coach Yopie meramu kekuatan di lapangan, kami memastikan dukungan di belakangnya. Merajut talenta berarti membangun kepercayaan, kekompakan, dan kesempatan agar setiap pemain berani menunjukkan kemampuan terbaiknya,” kata Serena.

Ia menekankan bahwa peluang untuk menciptakan kejutan di kompetisi harus dibangun melalui persiapan yang disiplin, kerja sama seluruh elemen, dan kekompakan tim. Pemain, pelatih, serta manajemen memiliki peran masing-masing untuk membentuk perjalanan Garudayaksa FC Women sepanjang musim.

Wakil Walikota Kupang ditunjuk jadi manajer di tengah harapan agar sepak bola perempuan memperoleh ruang prestasi yang lebih luas. Bagi Serena, tim yang solid dan semangat pantang menyerah dapat menjadi kekuatan penting dalam setiap pertandingan, sekaligus membuka peluang bagi perempuan untuk berprestasi melalui sepak bola.

Garudayaksa FC Women bersiap menghadapi Persita Women

Garudayaksa FC Women dijadwalkan menjalani pertandingan perdana melawan Persita Women pada Minggu, 19 Oktober. Laga tersebut menjadi awal perjalanan tim dalam IWL musim 2026/2027 dan kesempatan pertama untuk menerapkan persiapan yang telah dilakukan bersama tim pelatih.

Pertandingan pembuka selalu memiliki arti penting karena dapat menjadi tolok ukur awal bagi kekompakan tim. Garudayaksa FC Women akan berusaha bertumbuh dari setiap laga, dengan tetap mengandalkan persiapan, kerja keras, serta dukungan manajemen yang dipimpin Serena Francis.

FAQ Garudayaksa FC Women

Siapa yang ditunjuk menjadi manajer Garudayaksa FC Women?

Serena Francis, Wakil Wali Kota Kupang, ditunjuk sebagai manajer Garudayaksa FC Women untuk IWL musim 2026/2027.

Apa pengalaman Serena Francis di sepak bola?

Serena merupakan CEO sekaligus manajer Bintang Timur Academy di Atambua sejak 2021 dan pernah menjadi asisten manajer tim nasional Indonesia U-16 pada Barcelona Football Festival di Spanyol pada 2023.

Kapan Garudayaksa FC Women menjalani laga perdana?

Garudayaksa FC Women dijadwalkan menghadapi Persita Women pada Minggu, 19 Oktober, sebagai pertandingan perdana mereka di IWL musim 2026/2027.

Related Reading