Pengumuman Resmi: Tak Ada yang Selamat, 6 Awak Pesawat Militer AS yang Jatuh di Irak Tewas

Ads
RumahBerkat - Post

Tak Ada Penumpang yang Selamat, 6 Awak Pesawat Militer AS Tewas di Irak

Pesawat militer Amerika Serikat (AS) jenis KC-135, yang berfungsi sebagai tanker bahan bakar, jatuh di wilayah Irak bagian barat pada Kamis (12/3) waktu setempat. Insiden ini menyebabkan kematian seluruh enam awak yang berada di dalamnya, menurut pernyataan terbaru Komando Pusat AS (CENTCOM). Menurut sumber, kejadian ini disebut sebagai serangan Iran, meski penyebab pasti masih dalam investigasi.

Centcom mengklaim pesawat tidak jatuh akibat tembakan musuh atau tembakan sekutu. Pernyataan mereka menyatakan bahwa insiden terjadi saat pesawat mengudara di wilayah udara Irak, yang mereka anggap sebagai area operasional bersama. Meski demikian, identitas keenam anggota tim yang gugur belum diungkapkan hingga 24 jam setelah keluarga diberitahu.

“Seluruh keenam awak pesawat KC-135 AS yang jatuh di Irak bagian barat kini telah dikonfirmasi meninggal dunia,” demikian pernyataan Centcom. Mereka menegaskan bahwa kecelakaan ini bukan akibat tembakan musuh atau tembakan dari pihak sekutu.

Operasi Bersama AS dan Israel

Kecelakaan terjadi saat pesawat turut serta dalam Operasi Epic Fury, operasi militer bersama AS dan Israel yang berlangsung sejak 28 Februari lalu. Dalam konferensi pers, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengungkapkan bahwa perang adalah “neraka” setelah kejadian ini terjadi.

“Perang adalah kekacauan, dan seperti yang kita lihat kemarin dengan kecelakaan tragis pesawat tanker KC-135 kita, hal-hal buruk dapat terjadi,” ujar Hegseth. Pernyataannya tersebut mengacu pada kejadian di Irak.

Dengan tambahan kematian ini, jumlah korban tewas dari pasukan AS sejak Operasi Epic Fury dimulai mencapai setidaknya 13 personel. Pesawat kedua yang terlibat dalam insiden berhasil mendarat tanpa kerusakan, menurut informasi dari Centcom.

Ads
RumahBerkat - Post