Strategi Penting: Wapres AS sebut perang melawan Iran akan segera berakhir

Wapres AS Sebut Perang Kontra Iran Akan Segera Berakhir

Istanbul, Hongaria – Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menyatakan bahwa konflik yang terjadi dengan Iran akan segera berakhir setelah AS meraih sebagian besar target militer. Dalam pidatonya di Budapest, Hongaria, Selasa (7/4), dia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi dasar untuk menilai masa depan perang tersebut.

“AS telah mencapai tujuan militer secara signifikan. Meski masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti kemampuan Iran dalam produksi senjata,” tutur Vance.

Vance menambahkan bahwa instruksi dari Presiden Donald Trump telah diikuti. Menurutnya, Trump jelas menyatakan bahwa serangan ke fasilitas energi dan infrastruktur Iran hanya akan dilakukan jika Teheran mengajukan proposal yang didukung AS atau tidak mengajukan usulan sama sekali.

“Trump memberikan batas waktu hingga pukul 20.00 malam Selasa. Jadi, insiden Pulau Kharg tidak menunjukkan perubahan strategi atau kebijakan dari presiden,” jelasnya.

Sebelumnya, Trump menegaskan ancaman untuk mengebom pembangkit listrik dan jembatan Iran jika Teheran gagal membuka Selat Hormuz dan menyelesaikan kesepakatan pada waktu yang ditentukan. Tanggal 28 Februari menjadi titik awal ketegangan di Timur Tengah, setelah AS dan Israel melakukan serangan yang menewaskan sekitar 1.340 orang, termasuk Ayatollah Ali Khamenei.

Konteks perang ini semakin memanas setelah Teheran membalas dengan serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk. Serangan tersebut menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, dan mengganggu operasional penerbangan serta pasar global.

Ads
RumahBerkat - Post