Program Terbaru: Breaking: Israel Bunuh Kepala Intelijen Iran Esmail Khatib
Breaking: Israel Bunuh Kepala Intelijen Iran Esmail Khatib
Jakarta, CNBC Indonesia – Pemimpin intelijen Iran, Esmail Khatib, dilaporkan tewas akibat serangan oleh pasukan Israel yang ditujukan ke Teheran, Rabu lalu. Menurut laporan dari CNBC International, pada Kamis (19/3/2026), Khatib gugur dalam operasi “serangan terarah” yang dilakukan militer Israel.
Respons IDF dan Peran Khatib
IDF mengungkapkan bahwa Khatib berperan aktif dalam peristiwa pengunjuk rasa di berbagai wilayah Iran, termasuk menangkap demonstran serta melakukan serangan terhadap warga Israel dan Amerika di seluruh dunia. Selain itu, ia terlibat dalam aktivitas teroris selama aksi protes Mahsa Amini pada 2022-2023.
“Khatib memainkan peran penting selama protes baru-baru ini di seluruh Iran, termasuk penangkapan dan pembunuhan para demonstran serta memimpin kegiatan teroris terhadap warga Israel & Amerika di seluruh dunia,” tulis militer Israel dalam postingan media sosial.
Kematian Khatib dan Konteks Serangan
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengkonfirmasi kematian Khatib melalui unggahan di X. Ia menyebut tindakan itu sebagai pembunuhan pengecut. “Pembunuhan pengecut terhadap rekan-rekan saya yang terhormat Ismail Khatib, Ali Larijani, dan Aziz Nasirzadeh, beserta sejumlah anggota keluarga dan tim yang menyertainya, telah membuat kami berduka cita yang mendalam,” tulis Pezeshkian.
Khatib diangkat ke posisinya pada tahun 2021 oleh Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran yang tewas dalam serangan terhadap pejabat tinggi Iran pada 28 Februari. Sebelumnya, Iran membalas serangan Israel dengan menyerang negara-negara tetangganya di Teluk dan menargetkan kapal yang melewati Selat Hormuz.
Kemarin, Israel juga melaporkan tewasnya Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani, dua pejabat Iran lainnya. Kini, serangan terhadap Khatib menandai pembunuhan ketiga yang dilakukan Israel dalam dua hari terakhir.
