Kebaikan Harus Dipaksakan Demi Kebiasaan yang Baik

Kebaikan Harus Dipaksakan Demi Kebiasaan yang Baik – Kita kadang tidak melakukan kebaikan secara spontan. Itu sebab kita butuh memaksa diri agar berbuat baik terus-menerus. Abdullah bin Mubarak mengatakan orang shalih dulu berbuat baik tanpa disuruh. Kami hampir tidak terbiasa melakukan baik secara langsung1.

Menurut Ibnu Athaillah, tidak mungkin meraih kesuksesan istimewa tanpa mengubah kebiasaan jelek. Jadi, kita harus maju dan buat kebaikan jadi kebiasaan. Ini akan membentuk karakter positif dalam diri kita1.

Merintis kebaikan ga gampang, tapi kalo kita memaksa diri, hal itu pasti bisa. Proses ini bakal bawa kita sukses, di dunia dan di akhirat nanti1.

Pentingnya Membiasakan Diri dengan Kebaikan

Membiasakan diri dengan kebaikan itu kunci untuk sukses. Lagi kita lakukan kebaikan, lebih besar peluang sukses yang kita dapat2. Pelajaran ini datang dari proses pemaksaan. Awalnya, kita mungkin harus dipaksa untuk melakukan kebaikan. Tapi itu memunculkan budaya baik dalam diri2.

Melalui proses pemaksaan, kita bisa mendapat kebiasaan baik. Orang yang sudah terlatih oleh pemaksaan, mereka lebih siap menghadapi perubahan tiba-tiba2. Dan, perilaku baik hasil pemaksaan kita, itu jadi contoh bagus buat orang lain juga2.

Mengapa Kebiasaan Baik Sangat Penting?

Kebiasaan baik membawa kita sukses. Lebih kita lakukan kebaikan, kesempatan kita sukses semakin besar. Misalnya, Abu Bakar Al-Abhari Al-Muhaddits suka membaca kitab sampai ratusan kali3. Para sahabat Nabi juga berguru Al-Qur’an, sepuluh ayat demi sepuluh ayat3.

Bagaimana Cara Memulai Kebiasaan Baik?

Langkah pertama, kita harus paksakan diri biar rajin melakukan hal baik. Walaupun sulit di awal, membangun kebiasaan baik butuh ketekunan. Aturan masyarakat pun membantu buat bikin kebiasaan baik4. Misalnya, berzakat atau beramal perbuatan baik lainnya. Itu bisa jadi kebiasaan positif kalau dilakukan terus menerus4.

Memulai dengan hal-hal kecil dulu membantu. Contohnya melakukan ibadah sunnah, seperti yang disampaikan dalam Al-Hadits:4

“Beribadah sunnah membuat kita diberi pahala besar.” (Al-Hadid: 18)

Kebaikan yang dipaksa, akan jadi kebiasaan biasa kita tuh penting4. Dan, mengerti manfaat dari kebaikan bantu kita kuatkan niat untuk terus lakukan kebaikan4.

Contoh Kebiasaan Baik yang Perlu Dipaksakan

Membiasakan diri dengan kebaikan penting. Contoh kebiasaan baik termasuk mindset positif dan disiplin waktu. Ini tidak hanya bagus untuk diri sendiri tapi juga membantu orang lain.

Mindset yang Positif

Memiliki pikiran yang positif sangat menginspirasi. Itu membawa semangat dan optimisme dalam hidup5. Untuk menjaga pikiran positif, fokus pada hal baik, temani diri dengan orang positif, dan gunakan kata-kata positif. Sikap positif mempengaruhi kehidupan sekitar kita.

Disiplin Waktu

Mengelola waktu dengan baik sangat krusial. Menyelesaikan tugas tepat waktu sangatlah penting. Tidak ada yang suka menunggu lama5. Memajukan kedisiplinan waktu menjadikan hidup lebih produktif.

Membiasakan diri dengan kebaikan tidak mudah. Keeping up with good habits helps in the long run.

6 Berikan hadiah untuk nilai baik7. Jackie Chan, Lady Diana, dan Mahatma Gandhi menegaskan pentingnya kebaikan. Kebaikan mereka mengalihkan dunia.

kebaikan harus dipaksakan

Seringkali, kita merasa terpaksa untuk melakukan kebaikan. Namun, ini berasal dari dorongan dalam diri sendiri8. Begitulah, mengapa kita memaksa diri untuk berbuat baik. Ini karena tidak semua orang mau berbuat baik tanpa paksaan.

Berpaksaan untuk kebaikan itu susah, tapi bisa beri manfaat besar8. Kebaikan bisa membuat hati lebih tenang dan membantu orang lain merasa lebih baik8. Yang menarik, kebaikan hanya butuh niat baik, tidak harus selalu dengan materi8.

Di Islam, kebaikan kecil juga sangat penting9. Membantu hal sekecil memberi hewan air minum, ditekankan sebagai amal besar9. Niat baik tersebut juga menentukan nilai amal kita di sisi Tuhan9.

Di Lampung Timur, dokong kebaikan sudah jadi program pendidikan3. Sebanyak 87 anak belajar dan berhasil, termasuk dari program Madrasah Diniyah3. Ini menunjukkan kita bisa mulai kebiasaan baik sejak muda.

Membiasakan diri dengan kebaikan akhirnya banyak manfaatnya. Kebaikan jadi alami dan memberikan kebahagiaan serta kesuksesan. Ini bukan hanya untuk diri, tapi juga untuk orang lain.

Manfaat Membiasakan Diri dengan Kebaikan

Membiasakan diri melakukan kebaikan sangat baik untuk diri sendiri. Ini juga baik untuk orang-orang di sekitar kita. Dengan kebiasaan baik ini, kita bisa merasa lebih baik dan bahagia. Ini membantu kita lebih efisien dalam berkarya dan meraih sukses.

Meningkatkan Produktivitas

Melakukan kebaikan membuat hidup terasa lebih mudah dan hebat saat kita berbagi. Tidak perlu punya harta, yang terpenting adalah niat baik kita. Kita jadi lebih teliti, konsentrasi, dan termotivasi sehari-hari. Hasilnya, kita bisa menjadi lebih produktif dan mencapai tujuan dengan lebih baik.

Mencapai Kesuksesan dalam Hidup

Kebaikan juga mengajarkan kita bersikap positif, bersyukur, dan yakin diri. Ini membuka jalan untuk meraih kesuksesan lebih besar dalam hidup. Orang yang melewati masa sulit dengan kekuatan diri dianggap lebih kukuh. Mereka bisa menghadapi tantangan dengan baik.

Keteladanan dalam berbuat baik adalah berharga bagi mereka di sekitar kita. Menjadi pribadi yang positif bukan hanya untuk kebaikan pribadi. Ini juga menginspirasi orang lain untuk lebih baik.

Pandangan Islam tentang Membiasakan Kebaikan

Islam mengajarkan bahwa agama ini adalah pilihan bebas. Tidak ada paksaan untuk ikut ajaran Islam. Ini sesuai dengan firman Allah dalam QS. Al-Baqarah: 25610. Maka, dalam Islam, kita diperintahkan untuk berusaha dan terus berbuat baik. Tetapi, kita tidak boleh memaksa orang lain untuk ikut juga10.

Awalnya, mungkin sulit memaksa diri kita. Tapi, lama kelamaan, berbuat baik akan jadi kebiasaan kita. Itu mengikuti ajaran Nabi Muhammad Saw. seperti yang diceritakan oleh Sayyidina Abu Mas’ud (41 H). Dia bilang, orang baik akan diberi pahala yang sama dengan orang yang ikut kebaikan itu juga10.

Ada juga hadits dari Sayyidina Abu Hurairah (59 H) yang menekankan pentingnya mengajak orang lain berbuat baik. Ia mengatakan, kita bakal dapet pahala (atau dosa) sama dengan orang yang kita ajak, menurut Musnad Ahmad dan Shahih Muslim10.

Pandangan positif tentang berbuat baik dijelaskan dalam karya Sayyid Muhammad al-Maliki, Kasyful Ghummah (1401 H). Kasyful Ghummah mendoktrinkan bahwa semua kebaikan akan dibalas dengan setara. Jadi, berapapun kebaikan yang kita lakukan, tidak akan sia-sia menurut ajaran Imam al-Thibi (743 H)10.

Lebih lanjut, al-Maliki memandang bahwa seorang ahli hukum Islam lebih berharga dibanding 1.000 orang yang rajin beribadah. Ini karena ilmu dan nasihat yang dia berikan membimbing menuju kebaikan. Oleh karenanya, di dalam Islam, umatnya harus terus mendakwahkan kebaikan. Karena pahala dari itu akan terus mengalir10.

Dalam Islam, meskipun tanpa paksaan11, kita dianjurkan untuk melakoni kebaikan. Menyebarkan kebaikan sama pentingnya dengan prakteknya. Kita dipercaya akan mendapatkan balasan seiring dengan tindakan kita11. Itulah sebabnya, Islam menganjurkan kita untuk selalu berbuat baik agar keberuntungan datang baik di dunia maupun setelahnya11.

Islam juga mengajarkan adab, seperti sopan dan ramah, yang sangat mendasar12. Adab ajarkan kita jaga diri dari hal yang buruk. Jadi, mengikuti adab yang baik adalah salah satu bentuk kebaikan di mata Islam12.

Pelajaran dari Para Ulama dan Sahabat Nabi

Kisah-kisah teladan para ulama dan sahabat Nabi sangat berharga. Mereka mengajarkan tentang kebaikan13. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjamin surga bagi umatnya, kecuali yang enggan13. Abu Hurairah meriwayatkan hadis, “Allah kagum pada orang yang masuk surga tapi terikat rantai.”13

Kebiasaan Baik Para Ulama Terdahulu

Ada contoh inspiratif dari masa lalu. Abu Bakar Al-Abhari Al-Muhaddits rajin belajar, membaca kitab beratus kali. Para sahabat Nabi belajar Al-Qur’an, sepuluh ayat demi sepuluh ayat, lalu mengamalkannya13. Mereka jadi contoh bagaimana mengubah hal positif menjadi kebiasaan, walaupun awalnya susah.

Ilmu berharga yang bisa dipetik adalah diva terhadap kebaikan13. Rasulullah bandingkan ini dengan orang yang nyalakan api, lalu orang terjatuh. Orangtua, guru, ulama, dan pemimpin harus membimbing dengan baik. Mereka membantu menentukan masa depan dunia dan akhirat kita13.

Meskipun sahabat Nabi bukan tanpa dosa14, beliau selalu menekankan berbicara lembut14. Kita harus pisah dosa dan dosanya. Bimbing dengan kasih, menuju kebaikan14.

Penting juga mengetahui Qadha’ dan Qadar dari para ulama15. Iman pada Qadar adalah rukun iman penting. Belajar tentang Qadha’ dan Qadar ajarkan kita ikhlas dan ridha15.

Keteladanan para ulama dan sahabat Nabi inspiratif. Kita bisa belajar dari mereka. Menyemangati kebaikan, dan memahami Qadha’ dan Qadar dengan tulus.

Cara Membangun Kepercayaan Diri untuk Melakukan Kebaikan

Memiliki kepercayaan diri yang kuat penting untuk melakukan kebaikan. Seseorang yang percaya diri lebih berani aksi positif16. Berdasarkan cerita di Reddit, pergi ke gym dapat tingkatkan percaya diri dan atasi depresi16. Beberapa kata, mengangkat beban dengan pelatih pribadi, jadi kunci untuk mendapat kepercayaan diri.

Angkat beban dan lari baik untuk badan dan pikiranmu16. Kegiatan fisik melepaskan endorfin, si hormon kebahagiaan. Ini membantu kurangi depresi dan cemas. Luangkan waktu untuk hal yang kamu suka, seperti nonton film atau makan makanan favorit. Ini baik untuk perasaanmu.

Keluar dari zona nyaman itu penting. Coba lakukan hal baru dan menantang, kayak ngobrol sama orang baru. Ini bisa tingkatkan kepercayaan diri16. Memiliki hobi yang positif juga bagus. Kamu jadi bisa jadi ahli di sesuatu yang kamu suka. Orang-orang pasti kagum sama kamu.

Jangan terlalu peduli sama pandangan orang. Rasakan bahwa kamu berharga. Menyadari nilai diri sendiri, tanpa membandingkan dengan orang lain, naikkan kepercayaan dirimu16.

Presentasi di kelas butuh keberanian dan percaya diri17. Bagi yang gugup, bersihkan pikiran negatif sebelumnya. Ini penting agar kamu bisa tampil maksimal.

Doa bantu tingkatkan kepercayaan diri sebelum presentasi17. Sikap positif dan bernapas dengan benar penting. Ini bantu kamu nampak percaya diri di hadapan banyak orang17.

Latihan presentasi terus-menerus. Penguasaan bahan dan teknik berbicara akan meningkatkan kepercayaan diri17.

Kepercayaan diri kuat mengubah cara kita hidup. Dengan upaya membangun kepercayaan diri, melakoni kebiasaan baik jadi lebih mudah. Hal ini terjadi karena kita sudah yakin dan konsisten.

Menghargai Orang Lain sebagai Kebiasaan Baik

Kita sebagai makhluk sosial, seharusnya menghargai semua orang. Ini penting tanpa memandang latar belakang atau status. Menghargai orang lain membawa banyak kebaikan, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk mereka18.

Terbiasa menghormati sesama, berarti kita akan diperlakukan dengan baik juga. Maka, hubungan sosial kita akan terjalin erat dan menciptakan lingkungan yang harmonis18.

Pentingnya Menghargai Sesama Manusia

Menghargai orang lain adalah kebiasaan baik yang harus kita lakukan setiap hari18. Ini berarti kita berlaku baik dan sopan, dasar dari tata krama. Santun adalah sikap baik dalam berbahasa dan berperilaku18. Ini meliputi kesopanan, keberagaman, menghargai pribadi orang lain, dan bukan kekerasan18.

Kata professor Thomas Lickona, hormat memiliki tiga aspek. Yaitu hormat pada diri sendiri, orang lain, dan alam yang kita jaga bersama-sama18. Menurut Pupuh Faturrahman, tiga cara menunjukkan santun termasuk sopan pada keluarga dan guru. Juga, memiliki tata krama baik dalam tindakan dan berbicara saat bersosialisasi18.

Menghargai orang lain juga sesuai dengan ajaran Islam. Ajaran ini mengajak umatnya saling kenal, menghormati, saling cinta, dan berlomba dalam kebaikan19. Islam menekankan bahwa iman adalah pilihan pribadi. Tidak boleh dipaksa dan boleh memilih agama bebas dari keyakinan19.

Dengan menghargai orang lain, kita bisa menciptakan lingkungan yang harmonis dan penuh rasa hormat18. Ini menguntungkan bukan hanya bagi kita sendiri tapi juga bagi orang-orang di sekitar kita20.

Pola Hidup Sehat sebagai Kebaikan Bagi Diri Sendiri

Kebiasaan hidup sehat sangat baik untuk diri kita. Ini termasuk minum air putih, berolahraga, dan makan teratur. Buat diri kita sendiri, kita harus memaksa diri untuk melakukan ini21. Banyak manfaat datang dari hidup sehat, seperti tidak mudah sakit, energi lebih banyak, dan lebih produktif22.

Hidup sehat membuat kita merasa bahagia. Kita jadi lebih bertenaga dan dari risiko sakit. Tidur yang cukup juga sangat penting. Ini bisa membuat kita lebih kuat, fokus, dan jantung sehat22. Menjaga kebersihan diri dan tempat tinggal juga mengurangi sakit dari virus atau kuman22.

Mula-mula, hidup sehat mungkin terasa sulit23. Tapi, ini perlu kita tekuni. Coba makan yang sehat, latihan rutin, dan bersih-bersih. Ini akan sangat baik buat kesehatan dan merasa enak22.

pola hidup sehat

Menurut dr. Samuel Oetoro, ada 5 hal utama untuk hidup sehat. Itu termasuk makanan sehat, istirahat, gerak, pikiran yang baik, dan lingkungan bersih23. Kunci bagusnya hidup ada di sini. Jika kita lakukan, hidup kita menjadi lebih baik.

Tantangan dalam Membiasakan Diri dengan Kebaikan

Membiasakan diri dengan kebaikan tidak mudah. Salah satu tantangannya adalah rasa malas dan sulit memulai. Tapi kita bisa atasi ini dengan memaksa diri berbuat baik setiap hari. Meski sulit di awal, akan jadi lebih mudah lama kelamaan24.

Orang-orang dekat juga bisa bantu. Dukungan mereka dapat kuatkan tekad kita. Dengan sabar dan tekun, kebaikan yang dipaksakan akan jadi kebiasaan baik25.

Bagaimana Mengatasi Tantangan Tersebut?

Ada beberapa tips menghadapi tantangan membiasakan diri dengan kebaikan:

  1. Dimulailah dengan kecil. Jangan langsung coba kebaikan besar. Akrabkan diri dengan kebaikan-kebaikan kecil dulu.
  2. Carilah dukungan dari keluarga dan teman. Dukungan mereka akan dorong semangat kita.
  3. Bersabarlah dan konsisten. Kebiasaan baik butuh waktu untuk terbentuk.
  4. Seringlah evaluasi diri. Catat kemajuan dan perbaiki kesalahan.
  5. Jangan pernah menyerah. Terus berusaha dan percaya bahwa kebaikan akan jadi kebiasaan.

Dengan tips di atas, tantangan membiasakan kebaikan bisa kita atasi. Kebaikan yang dipupuk akan memperkaya hidup kita di masa depan26.

Kesimpulan: Menjadikan Kebaikan sebagai Kebiasaan Hidup

Membiasakan diri dengan kebaikan tidak gampang tapi penting. Awalnya mungkin terasa ‘dipaksakan’. Tapi, jika dilakukan terus-menerus, kebaikan jadi bagian dari kita27. Kita akan merasakan banyak manfaat, seperti jadi lebih produktif dan mencapai kesuksesan. Kita juga akan punya karakter yang lebih positif28. Sekarang waktunya kita mulai dari diri sendiri untuk membiasakan kebaikan, meskipun sulit.

Memiliki komitmen, konsistensi, dan dukungan orang-orang terdekat itu penting. Itu dapat membuat kebaikan jadi bagian yang membahagiakan dari hidup kita. Menjadikan kebaikan sebagai kebiasaan hidup sangatlah vital. Pasalnya, manfaatnya positif buat diri kita, lingkungan, dan masa depan kita29.

Mencoba untuk mengubah jadi lebih baik bukan hal yang mudah. Tapi, dengan kesungguhan dan keteladanan, kita bisa melakukannya. Ayo, mulai dengan langkah kecil membiasakan kebaikan. Seiring waktu, kebaikan itu bakal jadi bagian penting dari keseharian kita.

Link Sumber

  1. https://weplus.id/article/5-hal-yang-harus-dipaksakan-yang-baik-untuk-kita/562/
  2. https://khazanah.republika.co.id/berita/q2h9eu320/ibnu-alqayyim-ungkap-mengapa-kita-harus-dipaksa-beramal
  3. https://lampung.nu.or.id/warta/konsep-kebaikan-berawal-dari-dipaksa-yang-akan-jadi-terbiasa-Zz82p
  4. https://beritadisdik.com/news/kaji/paksakan–biasakan–dan-butuhkan
  5. https://biodef.co.id/perlindungan/143/8-perbuatan-baik-yang-berdampak-besar-dalam-kehidupan-sehari-hari
  6. https://www.dfunstation.com/blog/read/dunia-anak/81/haruskah-anak-dipaksa-belajar
  7. https://www.bola.com/ragam/read/4433486/37-kata-kata-bijak-tentang-kebaikan-inspirasi-untuk-membuat-perbedaan
  8. https://www.idntimes.com/life/inspiration/marliana-kuswanti/alasan-berbuat-baik-perlu-dipaksakan-c1c2
  9. https://sdmuhmutihan.sch.id/read/27/kurikulum
  10. https://banten.nu.or.id/keislaman/keutamaan-mengajak-kebaikan-ala-sayyid-muhammad-al-maliki-3How6
  11. https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-6594580/surat-al-isra-ayat-7-anjuran-berbuat-baik-kepada-sesama
  12. https://gramedia.com/literasi/adab/
  13. https://hidayatullah.or.id/mengapa-ada-yang-dipaksa-masuk-surga-sampai-diseret/
  14. https://www.rumahfiqih.com/fikrah/272
  15. https://luk.staff.ugm.ac.id/kmi/islam/gapai/takdir1.html
  16. https://lifestyle.kompas.com/read/2019/06/28/120000220/5-cara-mudah-tingkatkan-kepercayaan-diri?page=all
  17. https://sekolah.solopos.com/begini-cara-tampil-percaya-diri-saat-presentasi-di-kelas-1433196
  18. https://repository.uin-suska.ac.id/20983/7/7. BAB II.pdf
  19. https://uin-malang.ac.id/r/161201/toleransi-dalam-beragama.html
  20. https://www.liputan6.com/hot/read/5200332/contoh-sikap-baik-dan-buruk-dalam-kehidupan-bermasyarakat-pahami-perbedaannya
  21. https://blog.eigeradventure.com/manfaat-hidup-sederhana/
  22. https://www.cimbniaga.co.id/id/inspirasi/gayahidup/pola-hidup-sehat-manfaat-dan-tips-untuk-menjalaninya
  23. https://www.setneg.go.id/baca/index/hidup_sehat_dan_bugar_di_atas_40_tahun
  24. https://www.liputan6.com/islami/read/5241540/kandungan-qs-al-maidah-ayat-48-dan-contoh-perilaku-berlomba-lomba-dalam-kebaikan
  25. https://mm.umy.ac.id/perbaiki-diri-niat-dan-hati-mesti-sejalan-karena-perbuatan-baik-bisa-runtuh/
  26. https://futureskills.id/blog/memahami-kelebihan-dan-kekurangan-diri-sendiri
  27. https://www.liputan6.com/hot/read/5414361/7-contoh-kultum-singkat-tentang-kebaikan-dan-dalilnya-mudah-dipahami
  28. https://media.neliti.com/media/publications/318947-pelaksanaan-metode-pembiasaan-di-pendidi-eb00eae9.pdf
  29. https://gramedia.com/literasi/sikap-rela-berkorban/

Atap Kita Donasi

Writer & Blogger

atapkitadonasi.com adalah tempat di mana setiap donasi membangun lebih dari atap fisik. Kami menghubungkan hati yang peduli dengan kebutuhan mendesak untuk perlindungan.

You May Also Like

Selamat datang di atapkitadonasi.com, sebuah panggung kebaikan di mana setiap donasi membentuk lebih dari sekadar atap.

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.

Contact Us

Send us your thoughts, questions, or even a friendly hello!

© 2025 atapkitadonasi.com. All rights reserved.