Agenda Utama: Seskab Teddy dan Mensos bahas Sekolah Rakyat hingga akurasi bansos

Seskab Teddy dan Mensos Bahas Sekolah Rakyat serta Akurasi Bansos

Di Jakarta, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, Senin (6/4). Pertemuan ini fokus pada penguatan kualitas pendidikan melalui Sekolah Rakyat dan koordinasi penyaluran bantuan sosial (bansos) berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Capaian Siswa Sekolah Rakyat Disebutkan dalam Diskusi

Mensos, yang dikenal sebagai Gus Ipul, menyampaikan perkembangan Sekolah Rakyat yang menunjukkan peningkatan. Penekanan diberikan pada prestasi siswa di tingkat nasional dan internasional, yang menjadi indikator keberhasilan program tersebut.

Menteri Sosial melaporkan bahwa Sekolah Rakyat terus menunjukkan tren positif, khususnya dalam hal capaian siswa.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul menyoroti beberapa pencapaian. Salah satunya adalah kemenangan Rina Ayu Mei Sarah, yang mewakili Sekolah Rakyat Menengah Atas 18 Blora, sebagai Peserta Terbaik I di Young Scientist Training Camp ke-6 FGP Indonesia.

Capaian lainnya mencakup Muliyadi dari Sekolah Rakyat Menengah Pertama 18 Lombok Barat yang meraih medali perunggu di Olimpiade Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris tingkat nasional 2025. Sementara itu, Juli, siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas 12 Bogor, berhasil melangkah ke final Olimpiade Geografi ASEAN (GEOSAC) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Ads
RumahBerkat - Post

Optimalisasi Bansos Berdasarkan DTSEN

Terkait kebijakan sosial, kedua pihak juga membahas upaya meningkatkan akurasi bansos. Koordinasi lintas kementerian diharapkan memastikan distribusi bantuan sosial tepat sasaran, dengan DTSEN sebagai acuan utama.

Mensos menjelaskan bahwa penguatan basis data terpadu nasional menjadi kunci untuk mencapai kesetaraan dalam pelayanan sosial.

Pemerintah berkomitmen menjalankan program perlindungan sosial secara efektif, melalui sinergi antarlembaga. Upaya ini bertujuan untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara lebih tepat dan terukur.