Agenda Utama: Wacana potong gaji menteri, Seskab: Akan dirapatkan beberapa hari ini
Wacana potong gaji menteri, Seskab: Akan dirapatkan beberapa hari ini
Di Jakarta, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa diskusi mengenai pengurangan gaji menteri masih akan dilanjutkan dalam pertemuan mendatang. Selama wawancara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa, Teddy menjelaskan bahwa berbagai ide terkait rencana pemotongan gaji akan dibahas secara mendalam.
“Jadi, intinya konsep-konsep itu akan dirapatkan dalam beberapa hari ini,” ucap Seskab Teddy.
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai rencana tersebut.
“Nanti kita lihat. Belum ada keputusan apapun,” kata Teddy.
Teddy menyarankan agar media bertanya kepada pihak yang menginisiasi wacana tersebut.
“Tanya yang menyampaikan, kemarin siapa itu?”
Minister of Finance Mendukung Rencana Efisiensi Anggaran
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan tidak menghindari usulan pengurangan gaji menteri. Namun, dia masih menunggu keputusan resmi dari Presiden Prabowo Subianto.
“Jika soal pemotongan gaji di DPR, saya tidak tahu. Namun, bagi menteri tidak masalah, nanti kita lihat kebijakan Presiden,” ujar Purbaya.
Pada kesempatan itu, Purbaya memperkirakan bahwa jumlah pemotongan gaji untuk menteri sekitar 25 persen.
“Sebenarnya 25 persen,” kata dia.
Langkah Efisiensi dalam Penggunaan APBN
Pada kesempatan lain, Purbaya menyebutkan bahwa Kementerian Keuangan akan mengambil inisiatif menetapkan persentase pemotongan anggaran belanja kementerian dan lembaga secara langsung sebagai upaya efisiensi penggunaan APBN, terutama menghadapi kenaikan ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
“Saya mengusulkan agar kementerian melakukan pemotongan sendiri, tapi mereka enggan, malah meningkatkan anggaran. Jika bisa saya tentukan, saya atur persentasenya, lalu mereka sesuaikan,” ujar Purbaya.
Purbaya menjelaskan bahwa Kementerian Keuangan akan menyisir komponen belanja yang dianggap bisa ditunda untuk sementara waktu. Fokus efisiensi menyasar program-program yang tidak memberikan dampak signifikan atau memiliki akselerasi lambat terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Wacana pemotongan gaji menteri dan wakil menteri juga muncul sebagai bagian dari penghematan anggaran negara. Purbaya menyatakan dukungan terhadap usulan tersebut sebagai langkah nyata solidaritas pejabat negara dalam penghematan belanja.
“Setuju. Oh, itu bagus. Kalau itu bagus,” jawab Purbaya saat merespons pertanyaan mengenai usulan pengurangan gaji pejabat setingkat menteri.
