Atap Kita Donasi
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

MK ajak generasi muda Ngopi Bareng di hari Sumpah Pemuda

Published 25/10/2026 · Updated 25/10/2026 · By Rina Wibowo - atapkitadonasi.com

MK Buka Ruang Dialog Konstitusi untuk Anak Muda pada Hari Sumpah Pemuda

Atapkitadonasi.com – Mahkamah Konstitusi kembali menghadirkan ruang belajar dan dialog bagi generasi muda melalui program Open House dan Ngopi Bareng #Courtizen. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober, sebagai upaya memperluas pemahaman anak muda mengenai konstitusi, hak warga negara, serta bentuk partisipasi yang bertanggung jawab dalam kehidupan demokratis.

Pada penyelenggaraan kelimanya, acara tersebut mengusung tema “Pemuda Berdampak, Hadir Bermakna”. Agenda berlangsung pada Rabu, 28 Oktober, mulai pukul 12.00 hingga 18.00 WIB. Peserta yang ingin mengikuti rangkaian kegiatan perlu melakukan pendaftaran melalui tautan yang dibagikan di media sosial resmi Mahkamah Konstitusi.

Program ini menjadi salah satu cara MK mendekatkan lembaga peradilan konstitusional kepada publik muda. Melalui format yang lebih terbuka dan interaktif, peserta tidak hanya memperoleh penjelasan mengenai peran Mahkamah Konstitusi, tetapi juga dapat melihat kaitan langsung antara aturan dasar negara dengan aktivitas warga sehari-hari.

Agenda Tahunan yang Memasuki Tahun Kelima

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol MK, Pan Mohammad Faiz Kusuma Wijaya, menyampaikan bahwa Open House dan Ngopi Bareng #Courtizen telah menjadi agenda rutin lembaga tersebut. Tahun ini merupakan pelaksanaan yang kelima.

“Kegiatan ini kegiatan rutin MK setiap tahunnya,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol MK Pan Mohammad Faiz Kusuma Wijaya.

Momentum Hari Sumpah Pemuda memberi makna tersendiri bagi penyelenggaraan acara ini. Peringatan tersebut selama ini identik dengan semangat persatuan, kepedulian terhadap masa depan bangsa, dan peran pemuda dalam ruang publik. Dalam konteks itu, pemahaman terhadap konstitusi dapat membantu generasi muda mengenali haknya sekaligus memahami batas dan tanggung jawab ketika menyampaikan aspirasi.

Konstitusi tidak hanya berkaitan dengan sidang-sidang di ruang pengadilan atau istilah hukum yang rumit. Nilai-nilai di dalamnya berhubungan dengan perlindungan hak warga negara, kebebasan menyampaikan pendapat, kesetaraan di hadapan hukum, serta jalur partisipasi masyarakat dalam kehidupan bernegara. Karena itu, kegiatan literasi konstitusi dapat menjadi pintu masuk agar isu hukum lebih mudah dipahami oleh kalangan muda.

Peserta Diajak Menyaksikan Sidang hingga Berbincang dengan Narasumber

Rangkaian Open House dan Ngopi Bareng #Courtizen jilid V mencakup beberapa kegiatan. Peserta dapat menyaksikan secara langsung pelaksanaan sidang Mahkamah Konstitusi, mengikuti tur di pusat sejarah konstitusi, serta menghadiri sesi talkshow.

Kesempatan melihat sidang secara langsung memberi gambaran mengenai proses kerja lembaga yang berwenang mengadili perkara konstitusi. Sementara itu, tur sejarah konstitusi dapat membantu peserta memahami perjalanan gagasan kenegaraan dan pentingnya aturan dasar sebagai fondasi penyelenggaraan negara.

Pada sesi diskusi, MK menghadirkan Rian Fahardhi, pendiri Sekolah Tanah Air dan Distrik Berisik, bersama Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi Saldi Isra. Kehadiran narasumber dengan latar berbeda diharapkan membuka pembicaraan yang dekat dengan pengalaman anak muda, mulai dari gagasan sosial, kerja komunitas, hingga keterlibatan warga dalam isu publik.

Format ngopi bareng dipilih untuk menciptakan komunikasi yang lebih cair. Pendekatan seperti ini memungkinkan pembahasan mengenai konstitusi dan demokrasi disampaikan dalam suasana dialogis, tanpa mengurangi substansi isu yang dibicarakan. Bagi peserta, ruang diskusi tersebut juga dapat menjadi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan memahami peran MK secara lebih langsung.

Mendorong Partisipasi yang Bertanggung Jawab

Faiz menjelaskan bahwa salah satu sasaran utama kegiatan adalah memperkuat literasi generasi muda terkait hak konstitusional serta ruang partisipasi sebagai warga negara. Pemahaman ini penting agar keterlibatan publik tidak berhenti pada ekspresi pendapat, melainkan berkembang menjadi partisipasi yang sadar tujuan, menghormati aturan, dan mempertimbangkan dampaknya.

Acara tersebut juga menaruh perhatian pada pentingnya menyampaikan pandangan secara bertanggung jawab, terutama melalui media sosial. Platform digital memberi kesempatan luas bagi masyarakat untuk bersuara, menyebarkan informasi, dan menggerakkan percakapan. Namun, ruang yang terbuka itu juga menuntut kecermatan dalam menyampaikan pesan, menghargai perbedaan, serta menjaga komunikasi agar tetap konstruktif.

Bagi anak muda, pemahaman mengenai hak dan kewajiban konstitusional dapat menjadi bekal untuk berpartisipasi secara lebih matang. Keterlibatan itu dapat hadir dalam banyak bentuk, seperti berdiskusi tentang persoalan publik, bergabung dengan kegiatan komunitas, membuat karya yang membawa manfaat, atau mengembangkan gagasan yang menjawab kebutuhan di lingkungan sekitar.

“Tujuan lainnya memperkuat kedekatan dan interaksi Mahkamah Konstitusi dengan generasi muda melalui kanal komunikasi yang dialogis, edukatif, inklusif dan relevan,” ujar Faiz.

Selain memperkenalkan kerja Mahkamah Konstitusi, kegiatan ini diarahkan untuk menginspirasi pemuda agar mengubah kepedulian menjadi tindakan yang nyata. Kepedulian tersebut dapat diwujudkan melalui gagasan, karya komunitas, maupun aksi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Dengan menggabungkan observasi sidang, tur edukatif, dan percakapan bersama narasumber, Open House dan Ngopi Bareng #Courtizen menawarkan pengalaman belajar yang berbeda dari penyampaian materi satu arah. Program ini sekaligus mengingatkan bahwa konstitusi merupakan bagian dari kehidupan warga negara, termasuk generasi muda yang akan terus mengambil peran dalam menentukan arah masa depan Indonesia.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is MK ajak generasi muda Ngopi Bareng?

MK ajak generasi muda Ngopi Bareng is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does MK ajak generasi muda Ngopi Bareng matter?

MK ajak generasi muda Ngopi Bareng matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.