Rencana Khusus: Ada 329 WNI di Iran, 32 Orang Mulai Dievakuasi Hari Ini
329 WNI Berada di Iran, 32 Orang Dimulai Dievakuasi Hari Ini
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengungkapkan bahwa jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran mencapai 329 orang. Plt Direktur Perlindungan WNI, Heni Hamidah, menjelaskan dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (6/3/2026), bahwa sebagian besar dari mereka berada di Kota Qom. “Situasi di Iran memang cukup dinamis, namun keberadaan WNI di sana tergolong aman meski ada risiko dari konflik antara AS, Israel, dan Iran,” ujar Heni.
Secara keseluruhan, jumlah WNI di wilayah Timur Tengah mencapai 519.042 orang. Evakuasi WNI di Iran dilakukan secara bertahap, dengan 32 orang menjadi target pertama pada hari ini. “Kemlu telah menentukan langkah evakuasi tahap awal, yang akan berlangsung hari ini, berdasarkan evaluasi situasi dan kondisi keamanan terkini,” tambah Heni.
“Evakuasi WNI di Iran akan dimulai secara bertahap hari ini, mencermati perkembangan situasi dan kondisi keamanan di sana,” kata Heni Hamidah.
Untuk evakuasi pertama, jalur yang dipilih adalah melalui Azerbaijan. Heni menegaskan bahwa rute selanjutnya akan disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan, serta diputuskan oleh perwakilan RI di KBRI Teheran dan KBRI Baku. “Pemerintah RI akan meninjau rencana evakuasi berikutnya setelah mempertimbangkan berbagai aspek keamanan dan kondisi terkini,” jelasnya.
KBRI Teheran akan terus berkoordinasi dengan WNI yang masih berada di wilayah tersebut, baik yang tinggal maupun sementara berada di Iran. Instansi ini juga berkomitmen untuk memberikan dukungan dan memenuhi kebutuhan para WNI yang belum dievakuasi. “KBRI Teheran memiliki kemampuan untuk memberikan asesmen terkompleks mengenai kondisi di lapangan,” tambah Heni.
Pembaruan Informasi dan Peran MUI
Pemerintah mengakui keinginan publik untuk mengetahui detail evakuasi bertahap. “Situasi di lapangan terus berubah, sehingga ada beberapa hal yang masih perlu disesuaikan,” kata Heni. Ia juga meminta masyarakat tetap memantau pembaruan dari Kemlu.
Selain itu, Wakil Ketua MUI mengusulkan peran PBB dan OKI dalam mencari penyelesaian antara AS, Israel, dan Iran. “Ini menjadi langkah penting untuk mendinginkan situasi dan melindungi WNI,” ujarnya. Heni menekankan bahwa seluruh tim terlibat akan bekerja maksimal dalam menjalankan tugas evakuasi ini.
