Atap Kita Donasi
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Baznas RI kerahkan tim bantu tangani karhutla di Kalimantan & Sumatera

Published 20/10/2026 · Updated 20/10/2026 · By Rafi Firmansyah - atapkitadonasi.com

Baznas Perkuat Respons Karhutla di Sejumlah Wilayah

Atapkitadonasi.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengerahkan Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan di berbagai daerah. Langkah ini mencakup 12 titik penanganan yang tersebar di Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi, dengan dukungan pemadaman api, layanan kebutuhan dasar, hingga perlindungan warga dari paparan asap.

Respons lapangan tersebut telah berjalan sejak 28 Juli 2026 dan akan terus menyesuaikan perkembangan kondisi di setiap wilayah. Fokus penanganan tidak berhenti pada upaya memadamkan titik api, melainkan juga mencakup kebutuhan personel yang bekerja di area terdampak serta warga yang menghadapi risiko gangguan akibat asap.

Tim dan Kendaraan Dikerahkan ke Titik Rawan

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad menyampaikan bahwa 51 personel BTB diturunkan dalam kegiatan ini. Mereka didukung satu unit mobil rescue, tujuh kendaraan operasional, serta dua sepeda motor untuk membantu mobilitas dan pelaksanaan tugas di lapangan.

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran pemadaman antara lain Jalan Golf Ujung dan Jalan Lingkar Selatan di Banjarbaru. Tim juga bekerja di Desa Parit Baru dan Desa Wonodadi 2, Kabupaten Kubu Raya, serta Jalan Alson 3 di Palangka Raya.

Penanganan turut menjangkau wilayah Kutai Timur, Berau, Mamuju Tengah, dan Kotawaringin Timur. Penyebaran personel di beberapa provinsi menunjukkan bahwa dampak karhutla membutuhkan kesiapan yang luas, khususnya ketika kondisi lapangan berbeda-beda dan akses menuju titik kebakaran dapat menjadi tantangan tersendiri.

“Penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api. Kami juga berupaya memenuhi kebutuhan petugas dan relawan serta membantu masyarakat yang terdampak asap,” kata Idy.

Dapur Air untuk Petugas dan Relawan

Untuk menunjang kegiatan pemadaman, Baznas membuka 13 titik layanan dapur air. Layanan ini menyediakan air minum dan makanan ringan bagi petugas maupun relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran di sejumlah daerah.

Ketersediaan konsumsi dan air minum menjadi bagian penting dalam operasi tanggap darurat. Petugas serta relawan bekerja dalam kondisi yang menuntut ketahanan fisik, sehingga kebutuhan dasar mereka perlu tetap tersedia selama kegiatan penanganan berlangsung.

“Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar petugas dan relawan tetap terpenuhi selama proses pemadaman. Dukungan ini penting agar mereka dapat menjalankan tugas di lapangan,” ujar Idy.

Bantuan lain juga disalurkan kepada masyarakat di kawasan terdampak. Makanan siap saji dan multivitamin diberikan di Samuda, Kotawaringin Timur, serta Kelurahan Raja di Pangkalan Bun. Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu kebutuhan warga yang menghadapi dampak langsung dari kebakaran dan kabut asap.

Masker dan Air Bersih bagi Masyarakat

Perlindungan terhadap warga menjadi bagian dari respons Baznas. Masker didistribusikan di 27 lokasi, termasuk kawasan permukiman, sekolah, dan pondok pesantren. Penyediaan masker diarahkan untuk membantu mengurangi paparan asap dalam aktivitas sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang berada dekat dengan wilayah terdampak.

Selain bantuan perlindungan pernapasan, Baznas juga menyalurkan air bersih pada sembilan titik di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan. Wilayah yang menerima layanan tersebut mencakup Ogan Ilir dan Banyuasin. Kebutuhan air bersih menjadi perhatian dalam situasi darurat karena warga tetap memerlukan akses untuk kebutuhan rumah tangga dan kegiatan harian.

Di Palangka Raya, Baznas menyiapkan operasional Rumah Sehat Oksigen Baznas. Fasilitas ini dipersiapkan sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan kesehatan yang dapat muncul akibat paparan asap. Persiapan layanan kesehatan melengkapi dukungan pemadaman dan penyaluran bantuan logistik yang telah dilakukan di lapangan.

Koordinasi untuk Penanganan yang Tepat

Penanganan kebakaran hutan dan lahan memerlukan keterlibatan banyak unsur. Baznas menjalankan koordinasi dengan pemerintah daerah dan relawan agar pemadaman maupun distribusi bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing lokasi.

Kerja bersama diperlukan karena situasi kebakaran dapat berubah, baik dari sisi titik api, kondisi masyarakat, maupun kebutuhan petugas. Dukungan logistik, layanan air bersih, bantuan pangan, masker, serta kesiapan layanan kesehatan menjadi bagian yang saling melengkapi dalam respons kemanusiaan.

“Sinergi berbagai pihak sangat diperlukan dalam penanganan bencana. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung petugas dan relawan di lapangan,” ucap Idy.

Baznas menyatakan komitmennya untuk melanjutkan layanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak dan mendukung penanganan darurat bersama berbagai pihak. Penyesuaian di lapangan akan terus dilakukan agar bantuan dapat menjawab kebutuhan yang muncul selama kebakaran hutan dan lahan masih ditangani.

“Penanganan karhutla telah berlangsung sejak 28 Juli 2026 dan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Baznas berkomitmen melanjutkan layanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak serta mendukung upaya penanganan darurat bersama berbagai pihak,” tutur Idy Muzayyad.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Baznas RI kerahkan tim bantu tangani?

Baznas RI kerahkan tim bantu tangani is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Baznas RI kerahkan tim bantu tangani matter?

Baznas RI kerahkan tim bantu tangani matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.