Waspada – Gunung Dukono di Halmahera Utara meletus 76 kali dalam sehari
Waspada, Gunung Dukono di Halmahera Utara Meletus 76 Kali dalam Sehari
Di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono mencatat terjadi 76 letusan dalam satu hari pada periode 6 April 2026. Petugas PGA Dukono, Bambang Sugiono, menyampaikan informasi ini melalui pernyataan tertulis yang diterima ANTARA di Ternate, Selasa.
Kondisi Aktivitas Vulkanik
Menurut Bambang Sugiono, asap kawah teramati mengarah ke barat laut dengan ketinggian kolom abu berkisar antara 800 meter hingga 1.400 meter di atas puncak gunung. Asap tersebut berwarna putih dan kelabu, dengan intensitas sedang hingga tebal.
“Pembuatan asap kawah mengarah ke arah barat laut, dengan ketinggian kolom abu berkisar antara 800 meter hingga 1.400 meter di atas puncak gunung,” kata Bambang Sugiono, petugas PGA Dukono.
Dalam laporan, juga disebutkan bahwa kegempaan letusan tercatat dengan amplitudo 6-34 mm dan durasi 19,33-90,65 detik. Tremor mikro (microtremor) terukur dengan amplitudo 1-6 mm, dengan dominasi pada angka 4 mm.
Status Cuaca dan Lingkungan
Cuaca di sekitar Gunung Dukono saat ini tergolong stabil, dengan kondisi cerah, berawan, mendung, serta hujan ringan. Angin bertiup lemah hingga sedang, berarah ke barat dan barat laut. Suhu udara berkisar 27-31 derajat Celsius, sementara kelembaban mencapai 61-90 persen dengan curah hujan 2 mm per hari.
Pengingatan untuk Masyarakat
Status Gunung Dukono yang setinggi 1.087 meter di atas permukaan laut (mdpl) saat ini berada di Level II atau kategori Waspada. Masyarakat sekitar dan pengunjung dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas seperti mendaki atau mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius empat kilometer.
“Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah serta kecepatan angin, sehingga area jatuhnya abu tidak pasti,” ucap Bambang Sugiono.
Karena itu, Bambang Sugiono meminta masyarakat sekitar untuk selalu siap dengan masker guna menghindari risiko bahaya abu vulkanik terhadap pernapasan.
