Madura United tidak akan menyerah demi bertahan di kasta tertinggi
Madura United FC Tetap Optimis Bertahan di Kasta Tertinggi
Jakarta – Meski saat ini berada di zona degradasi, Madura United FC tetap yakin bisa mempertahankan posisinya di Super League. Presiden klub, Achsanul Qosasi, menegaskan tim tidak akan menyerah dalam perjuangan ini. Ia mengatakan, “Walaupun hasil pertandingan tidak sesuai ekspektasi, kami terus berusaha dengan semangat penuh. Saya merasa kasihan melihat performa pemain, tapi mereka tetap berjuang keras.”
Madura United saat ini berada di posisi ke-16 dengan 20 poin dari 26 pertandingan. Angka ini sama dengan Semen Padang yang berada di bawahnya. Kedua tim hanya terpisah dua poin dari PSBS Biak, yang menempati dasar klasemen. Peluang Madura United untuk lolos masih terbuka, terutama karena jarak ke Persis Solo yang ada di urutan 15 hanya dua poin.
“Kami pernah mengajukan surat ke Pemkab Bangkalan untuk menggelar pertandingan kandang di Stadion Gelora Bangkalan,” ujar Achsanul. “Semoga langit dan alam di sana membantu kami mencapai tujuan.”
Tren buruk terus menghantui Madura United. Sebelas pertandingan terakhir mereka belum menghasilkan kemenangan, sejak pergantian tahun 2025. Terakhir kali meraih kemenangan adalah akhir tahun lalu, saat mengalahkan Semen Padang 5-1. Di sisa musim ini, Madura United akan menjalani delapan laga, termasuk empat pertandingan kandang di Stadion Gelora Bangkalan.
Agar bisa bangkit, Laskar Sape Kerrab akan memulai laga kandang pertama di Bangkalan melawan Persik Kediri akhir pekan ini, Sabtu (11/4) pukul 15.30 WIB. Jadwal berikutnya meliputi Dewa United Banten FC (25 April), Bali United (5 Mei), dan PSM Makassar (23 Mei). Achsanul berharap perpindahan kandang akan menjadi titik balik bagi tim.
