Internasional

Harry Kane pimpin Inggris hancurkan Kroasia 4-2

Inggris Permalukan Kroasia dengan Skor 4-2 dalam Piala Dunia 2026

Harry Kane pimpin Inggris hancurkan Kroasia 4 – Kamis, di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Timnas Inggris mempersembahkan kemenangan berdarah dalam babak pertama Piala Dunia 2026 Grup L. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, The Three Lions berhasil menghancurkan Kroasia dengan skor 4-2, menunjukkan dominasi yang mengesankan. Harry Kane, kapten tim, menjadi bintang utama dalam kemenangan ini, mencetak dua gol yang menentukan. Dua gol tambahan berhasil dicetak oleh Jude Bellingham dan Marcus Rashford, yang memberikan keunggulan signifikan bagi Inggris.

Kemenangan ini juga menjadi momen bersejarah bagi Kane, yang dengan dua golnya mencapai rekor yang luar biasa. Pemain berusia 30 tahun ini menyamai pencapaian legendaris Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia Inggris, dengan total 10 gol. Ini memperkuat posisinya sebagai salah satu striker terhebat sepanjang masa, sekaligus menegaskan kemampuannya dalam mengubah permainan sejak menit awal.

“Gol itu membuat Kane menjadi pemain kedua yang mencetak gol untuk Inggris dalam tiga edisi Piala Dunia (2018, 2022, dan 2026) setelah David Beckham (1998, 2002, dan 2006).”

Sejak menit pertama, Inggris langsung menekan Kroasia, memanfaatkan keunggulan lini depan mereka. Tendangan penalti yang diberikan oleh Kane di menit ke-12 menjadi titik balik awal, setelah sebelumnya berhasil mencetak gol pertama dari titik sepak pojok yang dihasilkan Declan Rice. Namun, proses penalti sempat dihentikan karena Dominik Livakovic, kiper Kroasia, bergerak lebih dulu sebelum bola diarahkan ke gawang. Situasi ini menciptakan momen ketegangan yang membuat Kane kembali mencetak gol untuk memastikan keunggulan Inggris.

Kroasia, yang menunjukkan ketangguhan sepanjang pertandingan, berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-36. Gelandang Como 1907, Martin Baturina, memperlihatkan kehebatan individu dengan tendangan keras dari luar kotak penalti yang meluncur ke sudut kiri atas gawang Jordan Pickford. Kemenangan sementara Inggris segera tergoyahkan pada menit ke-42, ketika mereka kembali ke posisi imbang setelah Kane mencetak gol kedua dari sundulan tajam. Skor 2-1 mengubah momentum pertandingan, mengingatkan bahwa Inggris belum sepenuhnya menguasai jalannya.

Di paruh pertama, Kroasia terus memperlihatkan ketajaman mereka. Pada menit ke-36, Petar Musa memperbaiki kedudukan menjadi 2-2 setelah menerima umpan dari Ivan Perisic. Gol ini menunjukkan ketahanan mental Kroasia, yang tetap berusaha mengejar keunggulan Inggris meski tertinggal dua gol. Namun, Inggris segera memperkuat dominasi mereka pada menit ke-47, ketika Jude Bellingham mencetak gol ketiga setelah menerima umpan dari Elliot Anderson. Tendangan mendatar yang ia lepaskan langsung memperkecil jarak sebelum permainan memasuki babak kedua.

Dalam babak kedua, permainan berlangsung lebih cepat, dan Inggris memperlihatkan kemampuan mereka untuk memperbesar keunggulan. Dua menit setelah babak kedua dimulai, Marcus Rashford menyelesaikan dominasi tim dengan gol keempat, yang menutup pertandingan dengan skor 4-2. Rashford, yang terkenal sebagai striker tangguh, mencetak gol ini setelah mengambil bola dari bek Kroasia dan melepaskan tendangan keras yang bersarang di pojok kiri bawah gawang. Gol ini memberi kepuasan penuh kepada para penggemar Inggris, yang telah menantikan performa apik dari Kane dan rekan-rekannya.

Perkembangan Kedudukan di Grup L

Setelah kemenangan ini, Inggris berada di puncak klasemen sementara Grup L, mengoleksi tiga poin dari pertandingan pertama. Sedangkan Kroasia, meski gagal meraih poin, tetap menunjukkan kemampuan mereka untuk bersaing di level internasional. Pertandingan antara Uzbekistan dan Kolombia yang akan berlangsung pada Kamis pagi, pukul 09.00 WIB, menjadi tontonan menarik yang bisa mengubah struktur permainan grup. Dalam pertandingan yang dimainkan di Stadion Dallas, keunggulan Inggris terlihat jelas, dengan skor akhir yang jauh lebih tinggi.

Kemenangan 4-2 juga menegaskan bahwa Inggris siap bersaing di babak grup. Dengan penampilan apik dari Kane, Bellingham, dan Rashford, serta strategi yang terbukti efektif, The Three Lions menunjukkan potensi besar untuk memenangkan pertandingan-pertandingan berikutnya. Kroasia, di sisi lain, wajib berusaha lebih keras dalam pertandingan berikutnya untuk mempertahankan posisi mereka di grup. Kemenangan Inggris menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang tidak bisa dianggap enteng, terlepas dari tantangan yang mereka hadapi dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2026.

Daftar Pemain yang Bermain

Daftar pemain Inggris untuk pertandingan ini adalah sebagai berikut: Kiper Jordan Pickford, bek Nico O’Reilly, John Stones, Ezri Konsa, dan Reece James. Di tengah lapangan, Declan Rice dan Elliot Anderson menjadi lini gelandang yang berperan penting, sementara Anthony Gordon, Jude Bellingham, dan Noni Madueke (yang menggantikan Bukayo Saka) membantu membangun serangan. Harry Kane, yang menjadi starter, memastikan bahwa gol-gol krusial dicetak oleh tim.

Kroasia mengirimkan susunan pemain dengan formasi 3-4-2-1: Dominik Livakovic sebagai kiper, Josko Gvardiol, Luka Vuskovic, dan Josip Sutalo sebagai bek. Di tengah lapangan, Ivan Perisic dan Mario Pasalic menjadi andalan, sementara Luka Modric dan Mateo Kovacic mendukung permainan tim. Petar Sucic dan Martin Baturina juga memainkan peran kritis dalam membangun serangan Kroasia. Dengan penampilan yang sangat solid, Kroasia memperlihatkan bahwa mereka tetap memiliki daya saing meski kalah dari Inggris.

Kemenangan 4-2 Inggris di Stadion Dallas menegaskan bahwa mereka adalah tim yang memiliki kekuatan serangan dan ketahanan di babak pertama. Dengan empat gol yang dicetak, Inggris mengakhiri pertandingan sebagai pemenang, sementara Kroasia berusaha membangun kembali semangat mereka. Hasil ini akan menjadi bahan pertimbangan untuk pertandingan berikutnya di Grup L, di mana semua tim masih memiliki peluang besar untuk meraih poin.

Indah Kurniawan

Indah Kurniawan berfokus pada penulisan konten edukatif tentang donasi online, filantropi, dan tren kebaikan digital. Di atapkitadonasi.com, Indah menyusun artikel berbasis riset ringan dan referensi tepercaya agar pembaca mendapatkan pemahaman yang utuh sebelum berdonasi. Ia percaya bahwa informasi yang benar dapat mencegah kesalahan dan meningkatkan dampak sosial.