Hukum

What Happened During: Menko Yusril tekankan supremasi hukum dan integritas ASN di IPDN

What Happened During: Yusril Tekankan Supremasi Hukum di IPDN

What Happened During – Jakarta kembali menjadi pusat perhatian ketika Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan pidato inspiratif mengenai pentingnya supremasi hukum dan integritas aparatur sipil negara. Dalam kesempatan bersejarah tersebut, beliau menekankan bahwa kedua elemen ini merupakan fondasi utama yang tidak dapat dipisahkan dalam sistem pemerintahan Indonesia. What Happened During acara di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ini menjadi momen penting bagi para praja untuk memahami esensi kepemimpinan yang berlandaskan hukum dan moral.

Kuliah umum yang diselenggarakan di kampus IPDN Sumedang, Jawa Barat, pada hari Senin, berhasil menarik perhatian banyak kalangan. Yusril Ihza Mahendra menyampaikan pesan bahwa supremasi hukum bukan hanya konsep teoritis, melainkan praktik nyata yang harus dihayati oleh setiap aparatur negara. What Happened During sesi tersebut, beliau juga menjelaskan bahwa integritas ASN merupakan cerminan dari komitmen terhadap konstitusi dan nilai-nilai luhur bangsa.

“Supremasi hukum dan integritas adalah satu napas. Kesadaran hukum harus kembali pada hati nurani setiap aparatur negara,” tegas Yusril Ihza Mahendra dalam sambutannya yang penuh makna.

Menurut penjelasan Menko Yusril, kewenangan pemerintah tidak berasal dari kekuatan atau kemampuan individu pejabat, melainkan bersumber langsung dari konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. What Happened During pemaparannya, beliau menegaskan bahwa setiap keputusan yang diambil oleh aparatur negara harus berpijak kuat pada hukum. Negara hukum menempatkan supremasi hukum sebagai dasar setiap tindakan pemerintahan, namun hukum tersebut tidak boleh dimaknai secara sempit dan kaku.

Pembaruan Hukum dan Nilai-Nilai Masyarakat

Hukum harus mampu menghadirkan keadilan dengan memperhatikan nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat. What Happened During bagian ini, Yusril menjelaskan bahwa pembaruan hukum nasional, termasuk melalui Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru, telah mengakomodasi berbagai nilai-nilai yang hidup di masyarakat. Nilai-nilai tersebut mencakup hukum adat, hukum Islam, serta pendekatan keadilan restoratif yang semakin mendapat perhatian dalam sistem peradilan modern.

“Jangan sampai hukum itu menjadi kaku. Hukum harus mampu menghadirkan keadilan dengan memperhatikan nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat,” ujar Menko Yusril dengan penekanan yang kuat.

Supremasi hukum tidak akan berjalan efektif tanpa integritas aparatur negara. What Happened During sesi tanya jawab, beliau juga menyebutkan bahwa agama, etika, dan konstitusi merupakan tiga pilar yang harus dijaga secara bersamaan untuk memperkuat demokrasi dan penegakan hukum. Ketiga elemen ini saling melengkapi dan membentuk fondasi yang kokoh bagi aparatur negara dalam menjalankan tugas dan fungsinya sehari-hari.

Yusril juga mengingatkan para praja IPDN sebagai calon pemimpin pemerintahan agar menjunjung tinggi supremasi hukum, menjaga moral dan etika, serta mengedepankan kebijaksanaan dalam setiap pengambilan keputusan. What Happened During kuliah umum bertema “Penguatan Supremasi Hukum dan Integritas ASN dalam Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Berkeadilan”, beliau berharap para praja menjadi aparatur negara yang profesional, berintegritas, dan menjadikan hukum sebagai landasan utama dalam menjalankan pemerintahan.

Pada kesempatan yang sama, Yusril Ihza Mahendra menerima anugerah Kartika Astha Brata Utama dan ditetapkan sebagai Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari IPDN. What Happened During penyerahan penghargaan ini, beliau menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Penghargaan ini diberikan atas kontribusinya yang signifikan dalam pengembangan pemerintahan dan pendidikan kepamongprajaan di Indonesia. Kehadiran Menko Yusril di IPDN tidak hanya menjadi momen akademis, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda pemimpin bangsa untuk terus mengedepankan nilai-nilai hukum dan integritas dalam setiap langkah kepemimpinan mereka.

Rachmat Razi

Rachmat Razi adalah seorang SEO content writer yang suka menulis dan membahas berbagai hal, serta berdedikasi dalam mengoptimalkan situs web untuk mesin pencari.