Rice: Ini skuad Inggris terbaik dalam beberapa dekade terakhir

Declan Rice dan Harry Kane Puj Skuad Inggris sebagai Generasi Emas

atapkitadonasi.com – Rice – Jakarta – Dalam suasana penuh optimisme, gelandang tim nasional Inggris, Declan Rice, menyatakan keyakinannya bahwa generasi saat ini merupakan yang terkuat dalam kurun waktu beberapa dekade. Pernyataan tersebut disampaikan setelah skuad The Three Lions berhasil meraih posisi ketiga di Piala Dunia 2026, sebuah pencapaian yang diyakini akan mengakhiri masa penantian panjang bagi para penggemar sepak bola Inggris. Kemenangan atas Prancis dengan skor 6-4 dalam laga perebutan tempat ketiga di Stadion Miami pada Minggu, 19 Juli, menjadi momentum penting bagi timnas Inggris.

Keyakinan Rice tentang Kekuatan Generasi Saat Ini

Rice, yang saat ini membela Arsenal, tidak ragu untuk memuji kualitas rekan-rekannya di dalam skuad. Ia merasa bahwa pencapaian finis ketiga di turnamen besar ini layak mendapat apresiasi tinggi, meskipun tim gagal melaju ke babak final setelah kalah tipis 1-2 dari Argentina di semifinal. Bagi Rice, hasil tersebut bukan sekadar pencapaian biasa, melainkan bukti nyata bahwa tim ini telah berkembang pesat.

“Kami adalah grup timnas Inggris terbaik dalam beberapa dekade terakhir. Itu fakta dan tidak ada yang bisa mengambilnya dari kami,” ujar Rice seperti yang dilaporkan ESPN pada hari Minggu.

Menurutnya, para pemain tidak ingin terus-menerus puas dengan pencapaian mencapai babak semifinal atau perempat final saja. Mereka memiliki ambisi yang lebih besar, yaitu menjadi juara bersama bendera Inggris. Namun, Rice juga mengakui bahwa finis di posisi ketiga merupakan lompatan signifikan dalam perjalanan tim.

“Kami sudah lelah hanya mengatakan bangga karena mencapai semifinal atau perempat final. Pada akhirnya kami ingin menjadi juara bersama Inggris. Tetapi finis di posisi ketiga turnamen ini tetap merupakan pencapaian besar,” tambahnya.

Detail Kecil yang Menjadi Penentu

Rice menilai bahwa Inggris hanya membutuhkan sedikit perbaikan pada detail-detail kecil untuk meraih trofi tertinggi. Dalam sepak bola modern, perbedaan antara kemenangan dan kekalahan seringkali terletak pada momen-momen kecil yang terjadi di lapangan. Kegagalan di semifinal bukan berarti tim ini tidak kompeten, melainkan hanya urusan margin yang sangat tipis.

Perjalanan Inggris di ajang turnamen besar memang menunjukkan tren positif dalam satu dekade terakhir. Di bawah asuhan Gareth Southgate, timnas Inggris berhasil mencapai semifinal Piala Dunia 2018, perempat final Piala Dunia 2022, serta dua kali tampil di final Euro pada tahun 2021 dan 2024. Kini, di bawah kepemimpinan Thomas Tuchel untuk turnamen besar pertama mereka, Inggris kembali menembus empat besar dan mengakhiri kompetisi di tempat ketiga.

Kane Mengapresiasi Ikatan Tim yang Kuat

Kapten timnas Inggris, Harry Kane, juga memberikan pujian setinggi-tingginya terhadap skuad saat ini. Penyerang Bayern Muenchen tersebut menyebut bahwa generasi ini merupakan salah satu yang terbaik sepanjang kariernya bersama The Three Lions. Kane menekankan bahwa ikatan antar pemain sangat kuat, baik saat berada di hotel, selama sesi latihan, maupun di ruang ganti.

“Ini adalah salah satu grup timnas Inggris terbaik yang pernah saya ikuti. Saat melihat para pemain di hotel, saat latihan, maupun di ruang ganti, kami memiliki ikatan yang sangat istimewa dan kepercayaan yang besar satu sama lain,” kata Kane.

Sebelumnya, Tuchel sempat menerima kritik dari sebagian pendukung Inggris menjelang laga melawan Prancis karena kegagalan membawa tim ke final. Namun, Kane meyakini bahwa pelatih asal Jerman tersebut akan belajar banyak dari pengalaman di Piala Dunia pertamanya. Pengalaman menghadapi tekanan dan perjalanan selama turnamen akan menjadi modal berharga untuk masa depan.

“Ini adalah turnamen besar pertamanya. Saya rasa dia belajar banyak tentang skuad ini, perjalanan selama turnamen, pertandingan, dan tekanan yang harus dihadapi. Pengalaman itu akan membuat kami menjadi lebih baik ke depannya,” tutur Kane.

Dengan fondasi yang kuat dan generasi pemain yang solid, Inggris tampaknya sedang menuju era baru dalam sejarah sepak bola mereka.