Hiburan

Vokalis Rian D’Masiv konsumsi kencur untuk jaga daya tahan pita suara

Foto : Fitri Putri - atapkitadonasi.com
Daftar Isi
  1. Rutin Kencur Sejak Kecil Jadi Senjata Rahasia Vokalis D’Masiv Hadapi Jadwal Panggung Padat
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Rutin Kencur Sejak Kecil Jadi Senjata Rahasia Vokalis D’Masiv Hadapi Jadwal Panggung Padat

Atapkitadonasi.com – Di balik sorot lampu panggung dan deretan jadwal konser yang tak pernah berhenti, para penyanyi profesional kerap menghadapi ancaman nyata terhadap kesehatan pita suara mereka. Dehidrasi, udara dingin dari pendingin ruangan, serta kebiasaan kecil seperti menenggak minuman beres dapat memicu radang tenggorokan yang berujung pada kehilangan suara di tengah pertunjukan. Menyadari risiko itu sejak usia belia, Rian Ekky Pradipta, vokalis utama grup D’MASIV, menjadikan satu rempah dapur Indonesia sebagai bagian tak terpisahkan dari rutinitas harian: kencur.

Kebiasaan yang Diwariskan Sang Ibu

Rian mengungkapkan bahwa konsumsi kencur baginya bukan sekadar tren kesehatan sesaat, melainkan kebiasaan yang ditanamkan langsung oleh ibunya sejak masa kanak-kanak. Sang ibu selalu mengingatkan agar ia membawa rimpang kencur yang telah dikupas ke mana pun ia pergi, lalu memakannya langsung tanpa diperas atau diolah lebih lanjut. Kebiasaan sederhana itu bertahan hingga dewasa dan kini menjadi protokol wajib setiap kali jadwal panggung menumpuk.

“Itu sebenarnya dari muda sih, maksudnya dulu malah aku makannya kencur. Kencur yang cuma dikupas terus dimakan langsung, jadi enggak diperas gitu. Biasanya mama yang selalu ingatkan untuk bawa kencur.”

Kencur sendiri telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional Nusantara sebagai bahan yang dipercaya membantu melancarkan pernapasan dan meredakan iritasi saluran napas. Bagi seorang vokalis yang harus mempertahankan kualitas nada dan daya tahan pita suara selama berjam-jam di atas panggung, rempah kecil ini menjadi garis pertahanan pertama yang murah, mudah didapat, dan tanpa efek samping signifikan.

Pelajaran dari Masa Lalu yang Mengubah Sikap

Kedisiplinan Rian dalam mengonsumsi kencur rupanya lahir dari pengalaman pahit. Ia mengakui bahwa di masa lalu dirinya kerap mengabaikan kesehatan tenggorokan dengan kebiasaan minum es secara berlebihan. Akibatnya, radang tenggorokan menjadi tamu yang sering berkunjung dan mengancam setiap jadwal tampil.

“Dulu tuh aku agak lumayan bandel. Bandelnya itu maksudnya minum es gitu, jadi tenggorokannya gampang sakit, gampang radang. Sejak itu aku mulai (konsumsi kencur rutin) dan sekarang udah hampir enggak pernah.”

Sejak insiden itu, Rian memutuskan untuk memutus siklus radang dengan disiplin konsumsi kencur secara konsisten. Hasilnya, menurut pengakuannya sendiri, frekuensi gangguan tenggorokan kini nyaris nol.

Riders Panggung yang Direvitalisasi

Menjelang rangkaian tur internasional bertajuk “Asia Home Run”, seluruh personel D’MASIV melakukan perombakan menyeluruh terhadap daftar permintaan khusus atau riders yang dikirimkan ke setiap venue. Menu konsumsi di belakang panggung kini difokuskan pada pilihan yang mendukung hidrasi dan kesehatan vokal: air putih hangat, susu, minuman susu probiotik, buah potong segar, kencur kupas, serta ramuan madu dicampur jeruk nipis. Konsumsi es secara total dihindari untuk menjaga kualitas vokal dan mencegah radang tenggorokan.

Rian juga menambahkan satu item penting ke dalam daftar riders: tabung oksigen portabel. Langkah ini bukan tanpa alasan. Ia mengisahkan pengalaman manggung empat hari berturut-turut dengan jarak tempuh yang sangat jauh antar kota, mulai dari Bekasi, Jakarta, Bali, hingga Gresik. Dalam kondisi fisik yang teruji demikian, ketersediaan oksigen di belakang panggung menjadi jaminan keselamatan.

“Ada, ada oksigen juga karena kan biasanya kalau kita kayak kemarin-kemarin tuh kan pernah, manggungnya 4 hari berturut-turut, terus jaraknya tuh kayak jauh-jauh dari Bekasi, Jakarta, Bali, lanjut ke Gresik gitu ya, jadi harus dijaga banget kan ada oksigen di belakang panggung, terus ada air putih, pasti.”

Di samping itu, Rian kini menghindari teh manis dan lebih memilih teh tawar atau sekadar air putih. Perubahan kecil dalam pilihan minuman ini, dikombinasikan dengan rutinitas kencur, membentuk lapisan perlindungan berlapis bagi pita suara selama tur berlangsung.

Jadwal Tur “Asia Home Run” 2026

Seluruh persiapan kesehatan dan logistik tersebut dibahas menjelang keberangkatan tur lintas wilayah Asia yang menjadi agenda terbesar D’MASIV pada akhir 2026. Grup yang tumbuh dari Ciledug, Tangerang itu akan memulai perjalanannya pada 4 Oktober 2026 di SUB Live, Taipei. Rangkaian kemudian berlanjut ke TIDES, Hong Kong, pada 1 November 2026, Capitol Theatre Singapura pada 9 November 2026, dan Megastar Arena Kuala Lumpur, Malaysia, pada 20 November 2026.

Puncak rangkaian dijadwalkan berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada 5 Desember 2026. Dengan lima kota dalam rentang waktu kurang dari dua bulan, intensitas tur ini menuntut kesiapan fisik dan vokal yang tidak bisa ditawar. Di sinilah peran kebiasaan kecil seperti menggigit sepotong kencur kupas di balik panggung menjadi bukan sekadar nostalgia masa kecil, melainkan strategi bertahan hidup seorang vokalis di tengah tuntutan industri musik modern.

Frequently Asked Questions

What is Vokalis Rian D Masiv konsumsi kencur?

Vokalis Rian D Masiv konsumsi kencur is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Vokalis Rian D Masiv konsumsi kencur matter?

Vokalis Rian D Masiv konsumsi kencur matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Fitri Putri - atapkitadonasi.com

Fitri Putri - atapkitadonasi.com

Fitri Putri adalah penulis yang mengangkat tema kepedulian sosial, zakat, dan inspirasi kebaikan sehari-hari. Melalui pendekatan yang humanis dan membumi, Fitri menyajikan konten yang mendorong pembaca untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Ia aktif menyuarakan pentingnya berbagi secara konsisten, tidak hanya saat momentum tertentu.