Ibas: Kreativitas anak muda harus jadi kekuatan ekonomi
Daftar Isi
Kreativitas Generasi Muda Didorong Menjadi Penggerak Ekonomi
Atapkitadonasi.com – Ibas – Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menilai generasi muda Indonesia memiliki peran penting dalam membentuk ekonomi yang lebih produktif, inklusif, dan dekat dengan perkembangan zaman. Bekal berupa ide segar, kemampuan beradaptasi, serta kedekatan dengan teknologi perlu diterjemahkan menjadi karya dan usaha yang memberi manfaat nyata.
Pesan tersebut menempatkan kreativitas bukan hanya sebagai kegiatan ekspresi atau produksi konten di ruang digital. Kreativitas dapat berkembang menjadi sumber nilai ekonomi, membuka profesi baru, menciptakan kesempatan kerja, dan pada akhirnya membantu memperkuat kesejahteraan masyarakat.
“Kreativitas bukanlah sekadar konten, kreativitas adalah kekuatan ekonomi,” katanya sebagaimana keterangan diterima di Jakarta, Kamis.
Ide Perlu Berani Diwujudkan
Indonesia mempunyai modal besar melalui jumlah anak muda yang kreatif, inovatif, serta cepat menyesuaikan diri terhadap perubahan teknologi. Modal ini akan lebih berarti apabila tidak berhenti pada gagasan, melainkan diarahkan menjadi produk, layanan, keterampilan, maupun inisiatif usaha yang memiliki nilai tambah.
Ibas menyoroti bahwa hambatan yang kerap dihadapi kaum muda bukan semata-mata ketiadaan ide. Keraguan untuk memulai justru dapat menjadi penghalang terbesar. Karena itu, keberanian mengambil langkah awal menjadi bagian penting dari proses mengubah gagasan menjadi karya yang bernilai secara ekonomi.
Bagi banyak anak muda, memulai tidak selalu harus berarti membangun perusahaan besar sejak awal. Pengembangan kemampuan, pengujian ide, membangun portofolio, dan membaca kebutuhan pasar dapat menjadi tahapan awal yang lebih terukur. Dalam ekosistem digital, karya kreatif juga dapat menemukan audiens dan peluang pemanfaatan melalui berbagai bentuk profesi serta usaha baru.
Ia mendorong generasi muda agar memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk membangun peluang tersebut. Akses terhadap teknologi memungkinkan seseorang mengembangkan usaha atau jalur karier tanpa harus menunggu memiliki modal besar maupun jabatan tertentu. Namun, peluang itu tetap memerlukan ketekunan, pengetahuan, dan kemampuan melihat persoalan yang dapat dijawab melalui karya atau layanan.
AI Dipandang sebagai Peluang
Perkembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) juga menjadi perhatian dalam dorongan penguatan peran anak muda. Ibas memandang teknologi ini sebagai kesempatan yang perlu digunakan secara bijak, bukan sesuatu yang semata-mata harus ditakuti.
“Kalau kita menganggap AI dan teknologi digitalisasi adalah musuh, tentunya kita tidak akan bisa bergerak lebih cepat dan lebih maju,” ujarnya.
Pemanfaatan AI dapat membantu mempercepat sejumlah proses kerja, memperluas eksplorasi ide, dan mendukung pengembangan keterampilan digital. Meski begitu, teknologi tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab penggunanya. Kemudahan yang ditawarkan AI tidak seharusnya membuat kemampuan manusia untuk memahami, menilai, dan belajar menjadi berkurang.
Ibas mengingatkan perlunya kemampuan berpikir kritis dalam menggunakan kecerdasan artifisial. Sikap ini penting agar teknologi berfungsi sebagai alat yang memperkuat kapasitas manusia, bukan mengambil alih kemauan untuk belajar dan kemampuan beradaptasi. Anak muda perlu tetap mampu memeriksa informasi, menyusun pertimbangan, serta memahami dampak dari keputusan yang dibuat dengan bantuan teknologi.
Dalam konteks ekonomi kreatif dan digital, penguasaan teknologi yang disertai penilaian kritis dapat membantu melahirkan lebih banyak solusi yang relevan. Kreativitas tidak hanya terkait cara menyampaikan gagasan, tetapi juga kemampuan mengidentifikasi kebutuhan, memperbaiki proses, dan menciptakan nilai bagi orang lain.
Partisipasi Politik Tidak Bisa Diabaikan
Selain kesiapan menghadapi perubahan ekonomi dan teknologi, Ibas mengajak kaum muda untuk tidak mengambil sikap apatis terhadap politik. Kehidupan politik memiliki kaitan langsung dengan banyak hal yang memengaruhi masa depan generasi muda, termasuk pendidikan, ketersediaan pekerjaan, perkembangan ekonomi digital, dan penggunaan anggaran negara.
Keterlibatan anak muda diperlukan agar arah kebijakan publik dapat lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat. Partisipasi itu tidak harus dimaknai secara sempit, tetapi dapat diwujudkan melalui perhatian terhadap isu publik, penyampaian aspirasi secara bertanggung jawab, serta keterlibatan dalam ruang-ruang pengambilan keputusan sesuai peran masing-masing.
Ketika generasi muda memahami hubungan antara kebijakan dan kehidupan sehari-hari, mereka dapat ikut mendorong keputusan yang lebih relevan dengan tantangan yang dihadapi. Pendidikan yang terjangkau dan berkualitas, lingkungan usaha yang mendukung, serta ruang inovasi yang terbuka merupakan beberapa isu yang berkaitan dengan arah kebijakan publik.
Pertumbuhan Harus Dirasakan Masyarakat
Ibas menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup dinilai dari tingginya angka pertumbuhan ekonomi. Yang lebih penting adalah sejauh mana hasil pembangunan tersebut benar-benar membawa dampak bagi masyarakat luas.
“Ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya berapa besar pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan, tetapi apakah rakyat benar-benar merasakan manfaatnya,” ucap Ibas.
Pandangan ini menegaskan pentingnya pertumbuhan yang menghasilkan kesempatan kerja, memperluas akses terhadap peluang ekonomi, dan mendukung peningkatan kesejahteraan. Dalam kerangka tersebut, kreativitas anak muda menjadi aset yang dapat memberi dampak luas apabila memperoleh ruang untuk berkembang dan terhubung dengan kebutuhan masyarakat.
Generasi muda bukan sekadar penerima perubahan, melainkan dapat menjadi pelaku utama di dalamnya. Dengan keberanian memulai, pemanfaatan teknologi yang kritis, serta kepedulian terhadap kebijakan publik, kreativitas mereka berpotensi menjadi kekuatan ekonomi yang semakin nyata bagi Indonesia.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Ibas?
Ibas is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Ibas matter?
Ibas matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.