Indonesia buka Kejuaraan ASEAN 2026 dengan menang 7-0 atas Brunei

Ads
RumahBerkat - Post

Indonesia buka Kejuaraan ASEAN 2026 dengan kemenangan telak 7-0 atas Brunei

Jakarta – Tim nasional futsal Indonesia sukses meraih hasil positif dalam pertandingan pembuka Kejuaraan ASEAN Futsal 2026. Laga Grup B yang berlangsung di Stadion Nonthaburi, Thailand, Senin, berakhir dengan skor 7-0 untuk kemenangan tim merah-putih. Kini Indonesia menduduki puncak klasemen sementara dengan tiga poin, sementara Brunei berada di posisi terbawah dengan total nol poin.

Pertandingan Berjalan Dinamis

Indonesia langsung tampil dominan sejak awal pertandingan. Pada menit ketiga, Muhammad Sanjaya mencetak gol pertama dengan tendangan keras dari luar kotak penalti, mengoyak pertahanan Brunei yang dijaga Nazmi Nazreen. Tiga menit kemudian, Sanjaya kembali menggandakan keunggulan timnas melalui situasi tendangan sudut. Bola yang dioper oleh rekan satu tim berbuah gol kedua, memperkuat dominasi Indonesia.

Kemenangan Tanpa Pengeceylan

Dalam babak pertama, Indonesia terus memperlihatkan performa mengesankan. Di menit kesembilan, gol ketiga berhasil dicetak oleh Andarias Kareth setelah kerja sama antara Dewa Rizki dan Andres Dwi. Brunei sempat memberi respons, tetapi gawang mereka kembali kemasukan pada menit berikutnya melalui gol Imam Anshori, yang memanfaatkan umpan Yogi Saputra.

Babak pertama ditutup dengan dua gol tambahan. Dewa Rizki mencetak empat gol, sementara Muhammad Sanjaya menutup babak pertama dengan gol kelima. Di babak kedua, Indonesia tetap menguasai permainan. Andarias Kareth kembali mencetak gol keenam pada menit ke-24. Meski Brunei berusaha memperkecil ketertinggalan, tim Indonesia berhasil mempertahankan keunggulan mereka hingga pertandingan usai.

Ads
RumahBerkat - Post

Indonesia menutup laga dengan skor 7-0, menunjukkan dominasi yang mengesankan. Pemain inti yang turun meliputi Muhammad Albagir, Dewa Rizki Amanda, Guntur Sulistyo, Andarias Kareth, dan Andreas Dwi Persada. Pemain pengganti seperti Angga Ariansyah dan Imam Anshori juga berkontribusi signifikan dalam kemenangan ini.

Brunei, di sisi lain, mengandalkan Nazmi Nazreen, Nur Yamin, Nasy’rul Wafiy, Muhd Nazirul Mubin, dan Abdul Azim sebagai pemain utama. Pemain pengganti seperti Khalil dan Fithrahtul Rahman turut ambil bagian, namun belum mampu membalikkan keadaan.