Menghadapi Tantangan: Polres Siak selidiki siswa tewas akibat ledakan saat praktek sains
Polres Siak Selidiki Siswa Tewas Akibat Ledakan Saat Praktik Sains
Di Siak, Provinsi Riau, kepolisian resor setempat sedang menyelidiki kejadian kematian seorang siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama Islamic Center Siak, berinisial MA (15), yang diduga terjadi akibat ledakan senapan rakitan selama ujian praktek sains. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak, Ajun Komisaris Polisi Raja Kosmos Parmulais, menjelaskan bahwa ledakan terjadi saat korban sedang menembak senapan yang ia buat sendiri. Kegunaan senapan tersebut adalah untuk memperagakan hasil karya sains dalam pelajaran IPA.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (8/4) di tengah jam ujian praktek sains, di mana lima kelompok siswa dengan masing-masing delapan anggota mengikuti sesi presentasi. Sebelum memulai, MA meminta teman-temannya menjauh dari area kejadian. Hal ini dilakukan karena ia akan menembak senapan rakitan yang dibuatnya. Namun, pada saat tembakan, senapan tiba-tiba meledak, menyebabkan korban mengalami luka di kepala.
“Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan benda-benda yang relevan. Benda tersebut akan dikirim ke laboratorium forensik untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Raja Kosmos Parmulais, Kamis.
Korban dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami cedera, tetapi nyawanya tidak bisa diselamatkan. “Kita masih menunggu hasil uji laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti ledakan,” tambah Raja. Menurut informasi, senapan rakitan terdiri dari bagian plastik, potongan besi, dan bubuk hitam. Jenis bubuk hitam tersebut belum diketahui secara pasti karena masih dalam proses pemeriksaan.
Kepolisian meminta masyarakat tidak membuat spekulasi yang tidak didasarkan pada fakta. “Kita akan mengungkap penyebab ledakan setelah semua barang bukti dianalisis,” ujarnya. Kematian MA menjadi perhatian utama dalam rangkaian kegiatan pembelajaran sains di sekolah tersebut.
