Bisnis

Key Strategy: Jababeka Infrastruktur raih enam penghargaan di TJSLP/CSR Awards 2026

Jababeka Infrastruktur raih enam penghargaan di TJSLP/CSR Awards 2026

Key Strategy – Pengelola kawasan industri Jababeka, yaitu PT Jababeka Infrastruktur, anak perusahaan dari PT Jababeka Tbk (KIJA), berhasil meraih enam penghargaan pada acara TJSLP/CSR Awards 2026 yang diadakan di Jakarta. Penghargaan ini diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya perusahaan yang berdampak positif dan berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan, pemberdayaan sosial, serta kontribusi ekonomi kepada masyarakat sekitar. Jababeka Infrastruktur menjadi salah satu peserta yang menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sejak lama.

Komitmen pembangunan berkelanjutan diuji dalam penghargaan TJSLP

Komite penilai dari TJSLP/CSR Awards 2026 menilai berbagai program yang dijalankan PT Jababeka Infrastruktur, termasuk inisiatif dalam pengelolaan sampah dan pemberdayaan ekonomi lokal. Enam penghargaan tersebut terdiri dari kategori Terbaik 1 untuk Infrastruktur dan Pengelola Kawasan Industri, serta kategori Terbaik 2 untuk SDGs Pilar Sosial. Selain itu, perusahaan mendapatkan gelar Pemenang Top SDGs dan penghargaan khusus untuk bidang SDGs Pilar Ekonomi serta Lingkungan.

Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur, Didik Purbadi, menyatakan bahwa penghargaan ini mengukir prestasi yang signifikan dalam upaya perusahaan menciptakan dampak jangka panjang. “Kami menghargai kepercayaan yang diberikan oleh pihak penilai dan masyarakat. Tanggung jawab sosial dan lingkungan bukan hanya tugas perusahaan, tapi juga wujud komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat,” imbuhnya dalam keterangan resmi, Rabu.

“Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci untuk mencapai pembangunan inklusif. Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas program TJSLP,” ujar Didik.

Menurut Didik, enam penghargaan ini tidak terlepas dari kontribusi program-program yang telah dijalankan selama bertahun-tahun. Program tersebut mencakup pengelolaan sampah, pendidikan, kesehatan, serta pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada keberlanjutan. Ia menegaskan bahwa hasil yang diraih merupakan bukti nyata dari upaya konsisten perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan lingkungan.

Salah satu proyek unggulan yang mendapat perhatian adalah Pusat Daur Ulang (PDU) Mekarmukti. Proyek ini menjadi contoh inovatif dalam mengelola sampah berbasis komunitas. Didik menjelaskan bahwa PDU Mekarmukti menyediakan fasilitas Mini Plant of Low Carbon Feed, yang mampu mengolah limbah organik melalui teknologi budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF). “Metode ini bukan hanya mengurangi volume sampah, tapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar,” tambahnya.

Program TJSLP menjadi pilar dalam keberlanjutan kawasan industri

PT Jababeka Infrastruktur terus mengembangkan berbagai program TJSLP yang menyasar aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Program-program ini dirancang untuk memastikan kawasan industri menjadi ruang yang tidak hanya mendukung pertumbuhan bisnis, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat sekitar. Vega Violetta Puspa, Direktur PT Jababeka Infrastruktur, menegaskan bahwa kolaborasi dengan pihak terkait adalah faktor penting dalam mewujudkan manfaat yang lebih luas.

“Kami berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, akademisi, serta stakeholder lainnya. Tujuannya adalah menjaga konsistensi program TJSLP agar berdampak nyata bagi masyarakat luas,” ujar Vega.

Vega menyoroti bahwa program CSR Jababeka Infrastruktur sejalan dengan target pembangunan berkelanjutan nasional dan keberlanjutan SDGs. Ia menekankan bahwa keberhasilan kawasan industri dalam mengelola lingkungan dan sosial bukan hanya tanggung jawab internal, tetapi juga perlu didukung oleh berbagai pihak eksternal. “Dengan menggabungkan inovasi teknologi dan partisipasi masyarakat, kami berharap dapat menciptakan ekosistem yang lebih sehat dan berkelanjutan,” katanya.

Kawasan Industri Jababeka, yang menjadi basis utama kegiatan perusahaan, juga mendapat perhatian khusus dari pemerintah lokal. Sebagai pengelola kawasan yang berkembang, PT Jababeka Infrastruktur tidak hanya berfokus pada pengembangan fisik, tetapi juga pada penyediaan fasilitas yang menjaga kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga sekitar. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki visi yang holistik dalam pembangunan.

Dalam proses pengelolaan, perusahaan mengutamakan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat langsung. Contohnya, program pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi warga sekitar menjadi salah satu komponen utama. Didik menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. “Dengan memberikan akses ke pelatihan, kami ingin mendorong masyarakat untuk terlibat aktif dalam ekosistem kawasan industri,” katanya.

Di samping itu, pengelolaan lingkungan tetap menjadi prioritas. Teknologi daur ulang yang diterapkan di PDU Mekarmukti, seperti metode maggot BSF, menjadi bukti bahwa Jababeka Infrastruktur terus berinovasi dalam mengurangi limbah. Program ini tidak hanya efisien dalam pengolahan sampah, tetapi juga menciptakan nilai tambah melalui peningkatan ekonomi lokal. “Penghargaan yang diterima hari ini menjadi bukti bahwa pengelolaan lingkungan dan SDGs dapat dilakukan secara sinergis,” tambah Didik.

Seiring dengan inisiatif-inisiatif yang telah berjalan, pihak Jababeka Infrastruktur berkomitmen untuk terus mengembangkan program TJSLP. Didik menyatakan bahwa penghargaan ini adalah awal dari perjalanan lebih lanjut, termasuk peningkatan kapasitas dalam memenuhi standar global. “Kami ingin menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam mengintegrasikan CSR ke dalam operasional sehari-hari,” ujarnya.

Vega menambahkan bahwa keberhasilan program TJSLP akan terus ditingkatkan dengan menghadirkan partisipasi lebih besar dari berbagai pihak. “Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan institusi pendidikan akan menjadi penggerak utama dalam menciptakan dampak yang lebih luas,” katanya. Dengan pendekatan ini, ia yakin bahwa kawasan industri Jababeka akan terus menjadi bagian dari pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

TJSLP/CSR Awards 2026 juga menekankan pentingnya keberlanjutan dalam penguasaan sumber daya. Program-program yang dinilai tidak hanya fokus pada keberhasilan teknis, tetapi juga pada kemampuan menghasilkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bekasi memberikan apresiasi kepada perusahaan yang mampu menciptakan solusi inovatif dan berkelanjutan.

Aisyah Putri

Relawan aktif di berbagai program kemanusiaan, Aisyah sering membagikan kisah inspiratif dari para penerima manfaat donasi. Ia menyoroti pentingnya solidaritas dan aksi nyata dalam membantu sesama.