Humaniora

Key Strategy: KAI tingkatkan budaya keselamatan di lingkungan perkeretaapian

KAI tingkatkan budaya keselamatan di lingkungan perkeretaapian

Key Strategy – Kota Yogyakarta menjadi salah satu destinasi yang mendapat perhatian khusus dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan di sekitar jalur rel kereta api. Dalam rangkaian kegiatan yang diinisiasi bersama komunitas lari “Rail Runners” (RR), KAI memanfaatkan kesempatan ini untuk mengoptimalkan sosialisasi keselamatan, khususnya di Perlintasan Sebidang JPL 351. Pelaksanaan kampanye tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam menghormati aturan lalu lintas perkeretaapian.

Kolaborasi untuk membangun kesadaran bersama

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dalam pernyataannya mengingatkan bahwa bisnis kereta api secara dasar adalah bisnis keselamatan. “Rail Runners bukan hanya kelompok pecinta lari, tetapi juga wadah kolaborasi yang memperkuat sinergi antarpegawai di lingkungan perkeretaapian. Kegiatan hari ini bertujuan mengenalkan pola pikir keselamatan, khususnya di titik perlintasan,” ujar Bobby dalam keterangan di Yogyakarta, Minggu.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen KAI untuk mendorong keselamatan dalam perjalanan kereta api dan melindungi pengguna jalan raya.

Menurut Bobby, perlintasan sebidang sering menjadi titik rawan kecelakaan. Untuk itu, KAI menilai penting melakukan edukasi secara rutin agar kesadaran masyarakat terus meningkat. Dalam pelaksanaannya, komunitas Rail Runners berperan aktif dengan mengajak warga mengikuti program yang menggabungkan olahraga dan keselamatan. KAI juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Kinerja dan tanggung jawab dalam meningkatkan keselamatan

Sejak 2021, KAI mencatat terdapat lebih dari seribu gangguan perjalanan yang terjadi di perlintasan sebidang. Angka tersebut menunjukkan urgensi tindakan preventif untuk mengurangi risiko kecelakaan. “Kami fokus pada penguatan kepatuhan masyarakat dalam mendahulukan keberangkatan kereta api,” tambah Bobby. Ia menegaskan bahwa keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak KAI, tetapi juga harus dipandang sebagai prioritas bersama oleh semua pihak yang terlibat.

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah pendekatan melalui konsep “BERTEMAN” yang dianjurkan kepada masyarakat. Konsep ini berisi empat langkah utama: berhenti, tengok ke kanan dan kiri, aman, serta jalan. Anggota komunitas Rail Runners secara aktif memberikan penyuluhan tentang pentingnya tindakan ini, sambil mengajak warga berpartisipasi dalam kegiatan lari yang bertujuan mempererat hubungan sosial.

Peran strategis komunitas dalam pembangunan budaya positif

EVP Daop 6 Yogyakarta Bambang Respationo menyambut positif kerja sama ini. Ia menilai bahwa komunitas seperti Rail Runners memiliki peran strategis dalam membangun semangat kebersamaan dan menciptakan budaya positif di lingkungan perkeretaapian. “Kolaborasi antara KAI dan komunitas lokal mampu memperkuat kesadaran akan pentingnya keselamatan, tidak hanya bagi pengguna layanan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar,” kata Bambang.

Direktur Utama KAI Properti Ramdany juga mendukung inisiatif tersebut. Menurutnya, aktivitas fisik seperti lari yang diikuti oleh para pegawai KAI Group membantu meningkatkan produktivitas kerja sekaligus memperkuat kemitraan dengan komunitas. “Olahraga menjadi sarana efektif untuk mendorong kebugaran fisik dan mental, yang berdampak positif pada kinerja dan kesadaran keselamatan,” jelas Ramdany.

Keberhasilan kampanye ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara institusi dan masyarakat bisa menghasilkan dampak yang signifikan.

Penguatan komitmen edukasi keselamatan

Ketua Rail Runners Puji menyatakan kesiapan kelompoknya untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan yang lebih aman. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya. Puji menambahkan, ke depan Rail Runners akan menghadirkan berbagai inisiatif yang tidak hanya mengajak masyarakat berolahraga, tetapi juga menyampaikan pesan keselamatan secara konsisten.

Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menekankan bahwa pihaknya berkomitmen melakukan edukasi keselamatan secara berkelanjutan. “Kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan di perlintasan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan keselamatan diri sendiri serta kelancaran operasional kereta api,” kata Feni. Ia menambahkan, kegiatan serupa juga dilakukan di berbagai wilayah lain, dengan adaptasi sesuai kebutuhan lokal.

Kerja sama antara KAI dan komunitas seperti Rail Runners menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara institusi dan masyarakat bisa menghasilkan dampak positif. Selain mendorong gaya hidup sehat, kampanye ini juga bertujuan memperkuat budaya keselamatan di lingkungan perkeretaapian. Dengan konsep “BERTEMAN” yang disebarkan, KAI berharap masyarakat lebih peka terhadap ancaman di perlintasan, sehingga kecelakaan dapat diminimalkan.

KAI terus berupaya menghadirkan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Kemitraan dengan komunitas lokal dinilai sebagai langkah efektif untuk memperluas cakupan edukasi keselamatan. “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menyeluruh KAI dalam menjaga kualitas layanan, sekaligus membangun kepercayaan publik,” pungkas Feni. Dengan demikian, keberhasilan kampanye ini menjadi fondasi untuk mengembangkan kesadaran keselamatan di masa depan.

Program untuk masyarakat dan pegawai

Program yang digagas KAI juga memperhatikan kesejahteraan pegawai. Dengan memperkenalkan kegiatan olahraga, KAI berupaya meningkatkan kesehatan dan semangat kerja karyawan. “Selain itu, ini juga memberi ruang bagi pegawai untuk berinteraksi dengan masyarakat sekitar,” tambah Bambang. Dengan adanya interaksi yang lebih intens, KAI berharap muncul kebersamaan yang lebih kuat dalam menjaga keamanan di lingkungan perkeretaapian.

Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran keselamatan, tetapi juga menciptakan hubungan harmonis antara KAI dan masyarakat. Melalui kolaborasi yang terus berkembang, KAI berkomitmen untuk menyelenggarakan perjalanan kereta api yang lebih aman dan terjangkau. “Pola pikir keselamatan harus diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Bobby. Dengan penguatan kesadaran ini, diharapkan risiko kecelakaan di perlintasan dapat dikurangi secara signifikan.

Rizki Ananda

Rizki Ananda adalah kontributor yang menaruh perhatian pada literasi publik seputar amal dan donasi. Di atapkitadonasi.com, ia menyusun artikel yang bersifat informatif dan berbasis kehati-hatian, membantu pembaca mengenali praktik donasi yang aman. Rizki meyakini bahwa berbagi harus dilakukan dengan niat baik dan pemahaman yang benar.