Rencana Khusus: NATO Siapkan Misi Baru di Arktik Buntut Ambisi Trump Rebut Greenland

Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO) Mulai Perencanaan Misi Baru di Kawasan Arktik

Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO) mengumumkan bahwa perencanaan militer untuk misi baru telah dimulai, bertujuan memperkuat keamanan di kawasan Arktik. Misi ini diluncurkan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menempatkan perlindungan kawasan tersebut sebagai inti dari tuntutannya terhadap Greenland.

“Perencanaan sedang berlangsung untuk kegiatan peningkatan kewaspadaan NATO, yang dinamakan Arctic Sentry,” kata juru bicara Markas Besar Tertinggi NATO untuk Pasukan Sekutu di Eropa, Martin O’Donnell, dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Rabu (4/2/2026). “Kegiatan ini akan semakin memperkuat posisi NATO di Arktik dan Kutub Utara,” ujarnya, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Raja Denmark Prihatin terhadap Rencana Trump

Raja Denmark bakal melakukan kunjungan ke Greenland, sebagai respons terhadap ancaman yang diberikan Trump. Ancaman Trump terhadap Greenland, bulan lalu, menjerumuskan aliansi NATO ke dalam krisis terdalam dalam beberapa tahun terakhir.

Trump, yang susah ditebak, telah menarik diri dari keinginannya untuk mengambil alih Greenland, wilayah otonomi Denmark di kawasan Arktik, setelah mengklaim dirinya telah mencapai kesepakatan “kerangka kerja” dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Mark Rutte untuk memastikan pengaruh Amerika yang lebih besar.

NATO Berencana Meningkatkan Kehadiran di Arktik

NATO menyatakan akan mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kehadiran aliansi pertahanan itu di kawasan Arktik, setelah Trump menggunakan dugaan ancaman Rusia dan China untuk membenarkan ambisinya menguasai Greenland.

Denmark dan Greenland Mulai Negosiasi dengan AS

Sementara itu, Denmark dan Greenland telah memulai pembicaraan dengan AS mengenai pulau strategis tersebut. Diharapkan pembicaraan itu akan melibatkan negosiasi ulang tentang perjanjian tahun 1951 silam, yang mengatur penempatan pasukan AS di Greenland.

“Kehadiran permanen di kawasan Arktik, termasuk di sekitar Greenland, merupakan bagian dari upaya meningkatkan keamanan,” kata Perdana Menteri (PM) Denmark, Mette Frederiksen.

Apa yang Diketahui Soal ‘Kesepakatan Masa Depan’ Trump Atas Greenland?

Halaman 2 dari 2

natoarktikamerika serikatdonald trumpgreenland