Solusi untuk: Menhub sebut 11 bandara sempat ditutup di Papua kembali beroperasi

Menteri Perhubungan Beri Update: 11 Bandara di Papua Sudah Buka Kembali

Jakarta – Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengungkapkan bahwa 11 bandara perintis di Papua, yang sebelumnya ditutup usai insiden penembakan yang mengakibatkan tewasnya pilot dan kopilot, kini sudah kembali beroperasi normal. “Sudah dibuka kok, sudah dibuka, sudah dibuka,” ujar Menhub saat diwawancara bersama jurnalis di Jakarta, Rabu malam.

Langkah penutupan sementara bandara-bandara tersebut diambil pemerintah sebagai upaya mengamankan penerbangan setelah terjadi serangan di wilayah terpencil Papua. Insiden penembakan terjadi pada 11 Februari 2026, di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, yang memicu kekhawatiran tentang keselamatan operasional penerbangan.

“Karena ada jaminan keamanan dari aparat,” tambah Menhub, menegaskan bahwa semua bandara yang terdampak kini telah dibuka setelah kondisi stabil.

Dudy juga menyatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk menjaga stabilitas keamanan sekitar bandara perintis. Dengan kembalinya operasional semua bandara, konektivitas udara di Papua diharapkan pulih, memungkinkan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik berjalan lancar.

Daftar Bandara yang Ditutup

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menutup 11 bandara perintis di Papua sebagai langkah preventif setelah kejadian penembakan pilot dan kopilot. Serangan tersebut terjadi pada 11 Februari 2026, saat pesawat Smart Cakrawala Aviation dioperasikan di wilayah Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Ads
RumahBerkat - Post

Dudy menuturkan, ke-11 bandara yang ditutup meliputi Satpel Koroway Batu, Bandara Bomakia, Satpel Yaniruma, Satpel Manggelum, Lapter Kapiraya, Lapter Iwur, Lapter Faowi, Lapter Dagai, Lapter Aboy, Lapter Teraplu, dan Lapter Beoga.

Selain itu, ada lima bandara lain yang situasinya dianggap terkendali, dengan pengamanan dari aparat TNI/Polri. Bandara tersebut antara lain Bandara Kiwirok, Bandara Moanamani, Satpel Sinak di Ilaga, Satpel Agandugume di Ilaga, serta Bandara Illu.