Humaniora

Key Strategy: 1.640 peserta KKN UMK dilibatkan dalam verval rumah tak layak huni

Key Strategy: 1.640 Mahasiswa UMK Verifikasi RTLH

Key Strategy – Kabupaten Kudus dan Demak di Jawa Tengah menjadi lokasi strategis bagi 1.640 mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) yang mengikuti program kuliah kerja nyata (KKN). Melalui Key Strategy yang diterapkan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui verifikasi dan validasi rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah KKN mereka.

Program Tahun Kedua dengan Prestasi Gemilang

Rektor UMK, Darsono, menyampaikan bahwa tahun ini merupakan pelaksanaan kedua program KKN yang melibatkan kegiatan serupa. Sebelumnya, pada tahun lalu, UMK telah bekerja sama dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah dalam melakukan pendataan RTLH. Key Strategy ini mendapat apresiasi luar biasa dari pemerintah provinsi karena menunjukkan efektivitas kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Tahun ini merupakan yang kedua, setelah tahun lalu juga melakukan kegiatan yang serupa bekerja sama Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Provinsi Jateng.

Menurut Darsono, prestasi UMK tahun lalu sangat membanggakan. Program KKN UMK berhasil meraih nilai tertinggi dari Pemprov Jawa Tengah dengan indeks kinerja mencapai 140 persen. Angka ini menunjukkan bahwa mahasiswa UMK tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat setempat melalui Key Strategy yang telah dirancang dengan baik.

Penyebaran Mahasiswa ke 141 Desa dan Kelurahan

Dari total 1.640 peserta KKN, mahasiswa akan ditempatkan di berbagai wilayah. Di Kabupaten Kudus, mereka akan tersebar ke 132 desa dan kelurahan. Sementara itu, di Kabupaten Demak, sembilan desa di Kecamatan Karanganyar juga menjadi lokasi penempatan mahasiswa. Penyebaran yang merata ini memungkinkan mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat di berbagai kondisi geografis dan sosial sesuai Key Strategy yang telah ditetapkan.

Darsono menekankan pentingnya bimbingan dari kepala desa maupun lurah. Setelah sebelumnya para mahasiswa dibekali dengan hard skill sesuai bidang studi masing-masing, kini saatnya mereka melengkapi keterampilan hidup di masyarakat. Pengalaman lapangan ini akan menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka sebagai profesional. Key Strategy ini juga memastikan bahwa setiap mahasiswa mendapatkan pengalaman yang relevan dengan bidang studinya.

Mahasiswa juga dilibatkan untuk mendata rumah tidak layak huni (RTLH) secara independen, sehingga datanya nanti bisa disinkronkan dengan data yang selama ini diperoleh dari pihak desa maupun perangkat.

Identifikasi Permasalahan Desa dan Potensi Lokal

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, berharap mahasiswa UMK dapat melakukan identifikasi menyeluruh terhadap permasalahan di desa. Isu-isu yang menjadi fokus antara lain pengelolaan sampah, ketahanan pangan, tata kelola desa, hingga kemiskinan ekstrem. Melalui Key Strategy yang diterapkan, mahasiswa tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga aktif dalam mencari solusi bersama masyarakat.

Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk menggali potensi lokal, baik di bidang usaha maupun budaya. Jika ditemukan pelaku usaha yang mengalami kesulitan dalam pengurusan izin, mereka akan difasilitasi oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Semua OPD di Kabupaten Kudus telah mendapat instruksi untuk membantu mahasiswa KKN UMK dalam hal ini. Key Strategy ini memastikan bahwa setiap potensi lokal dapat teridentifikasi dan dikembangkan secara optimal.

Data RTLH untuk Program Bedah Rumah

Data hasil verifikasi dan validasi yang dikumpulkan mahasiswa akan diolah oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida). Hasil pengolahan ini akan menjadi dasar pengusulan program bedah rumah layak huni. Program ini dapat diajukan kepada pemerintah daerah, pemerintah provinsi, maupun melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari perusahaan swasta. Key Strategy ini memungkinkan pengumpulan data yang akurat dan komprehensif.

Darsono berharap penghargaan dari provinsi dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa tahun ini. Ia ingin mereka berkinerja lebih baik dibandingkan pendahulunya. Mahasiswa juga diminta menjaga nama baik almamater UMK, mengedepankan kerja tim, serta menghindari sikap egois dalam perspektif pribadi, tim, maupun program. Key Strategy yang konsisten akan memastikan keberhasilan program KKN UMK tahun ini.

Harapannya, mahasiswa yang hadir di tengah masyarakat dalam melaksanakan KKN, tidak hanya memenuhi tugas kampus, tetapi juga bisa turut membantu peningkatan kemandirian desa sesuai tema KKN UMK berdampak dalam membangun desa mandiri dan berkelanjutan.

Kegiatan KKN ini diharapkan tidak hanya menjadi tugas akademik, tetapi juga menjadi jembatan antara dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan masyarakat. Dengan melibatkan 1.640 mahasiswa, UMK menunjukkan komitmen besar dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa yang mandiri dan berkelanjutan di wilayah Kudus dan Demak. Key Strategy yang diterapkan menjadi fondasi penting untuk mencapai tujuan tersebut secara maksimal.

Aisyah Putri

Relawan aktif di berbagai program kemanusiaan, Aisyah sering membagikan kisah inspiratif dari para penerima manfaat donasi. Ia menyoroti pentingnya solidaritas dan aksi nyata dalam membantu sesama.