Rencana Khusus: LPPI: Perbankan syariah tumbuh, literasi publik masih jadi tantangan

Ads
RumahBerkat - Post

LPPI: Perbankan syariah tumbuh, literasi publik masih jadi tantangan

Perbankan syariah sebagai solusi keuangan inklusif dan berkelanjutan

Dalam acara virtual bertajuk “LPPI Virsem #107: Perbankan Syariah sebagai Solusi Keuangan Inklusif dan Berkelanjutan” yang dihelat di Jakarta, Jumat, Direktur Utama Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Heru Kristiyana menyoroti tantangan yang masih dihadapi oleh sektor keuangan syariah. Meski pertumbuhan perbankan syariah terus meningkat, Heru menyatakan bahwa perluasan pemahaman masyarakat terhadap konsep ini masih menjadi hambatan utama.

“Tantangan terbesar kita dalam pengembangan perbankan syariah bukan hanya sekadar pada sisi regulasi atau produk, tetapi juga pada persepsi masyarakat,” ujar Heru.

Menurut Heru, meskipun sektor perbankan syariah terus berkembang, banyak orang masih menganggapnya sebagai sistem keuangan yang hanya berkaitan dengan aspek agama. Padahal, sistem ini berlandaskan prinsip ekonomi universal yang relevan bagi semua kalangan, baik dalam hal stabilitas, keadilan, maupun keberlanjutan.

Heru juga menyoroti bahwa pertumbuhan perbankan syariah mencapai 9-12 persen per tahun, angka yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan industri perbankan konvensional secara umum. Total aset sektor ini telah mencapai sekitar Rp870 triliun hingga akhir 2025, dengan pangsa pasar sekitar 7,5 persen dari total industri perbankan nasional. Capaian tersebut menggambarkan minat masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis syariah yang semakin meningkat.

Di samping itu, terjadi pergeseran penilaian masyarakat terhadap sistem keuangan modern. Kini, nilai etika, transparansi, keberlanjutan, serta dampak sosial menjadi pertimbangan utama, selain aspek keuntungan finansial. Prinsip-prinsip dasar seperti bagi hasil, keterkaitan dengan sektor riil, serta larangan spekulasi berlebihan, kian relevan dalam membangun ekonomi yang lebih stabil dan inklusif.

Ads
RumahBerkat - Post

Dalam konteks ini, Heru menekankan bahwa mendorong pertumbuhan perbankan syariah tidak cukup hanya melalui regulasi atau produk. Penting juga untuk membentuk kesadaran masyarakat bahwa keuangan syariah adalah solusi ekonomi yang rasional, inklusif, serta berkelanjutan.