Hasil Pertemuan: Pertemuan Prabowo dan Putin berlangsung hangat dan akrab

Ads
RumahBerkat - Post

Pertemuan Prabowo dan Putin Berlangsung Hangat dan Akrab

Selasa, di kompleks Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam suasana yang penuh kedekatan dan rasa hangat. Kedua pemimpin negara ini membagikan waktu untuk berdiskusi tentang berbagai isu penting serta potensi kolaborasi antarbangsa.

“Pertama, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas kesempatan Yang Mulia menerima undangan kami dan berkunjung ke Moskow,” ujar Putin dalam sambutannya.

Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diterimannya selama kunjungan tersebut. “Di tengah kesibukan Yang Mulia, Yang Mulia bisa menyempatkan waktu untuk menerima saya. Saya sangat bersyukur,” kata Prabowo.

Isu Strategis dan Kolaborasi Bilateral

Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala negara menyelami topik-topik strategis seperti kebijakan global, keamanan internasional, serta peluang peningkatan kerja sama bilateral di berbagai bidang.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dalam unggahannya di Instagram (@sekretariat.kabinet), mengatakan beberapa poin kesepahaman yang dicapai, antara lain peningkatan kolaborasi di sektor energi dan sumber daya alam (ESDM), termasuk keberlanjutan pasokan energi minyak dan gas serta pengembangan hilirisasi. Kedua belah pihak juga sepakat memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, riset teknologi, pertanian, dan investasi, khususnya dalam pembangunan industri di Indonesia.

Ads
RumahBerkat - Post

Rusia sebagai Pemain Penting Global

Teddy menyoroti peran strategis Rusia dalam sistem kekuasaan internasional. “Negara ini tidak hanya menjadi anggota BRICS dan memiliki hak veto di PBB, tetapi juga merupakan salah satu kekuatan utama dunia dengan sumber daya alam yang melimpah,” tambahnya.

Dalam pertemuan ini, Prabowo dan Putin juga mengingat pertemuan terakhir mereka yang berlangsung bulan Desember lalu di Moskow. Sejak tahun 1950, hubungan diplomatik Indonesia-Rusia telah berjalan selama 76 tahun, berlandaskan prinsip saling menghormati dan kepentingan bersama. Kedua negara terus menjaga komunikasi yang aktif, terutama dalam satu tahun terakhir, dengan lima kali pertemuan formal yang dilakukan.