Banyak Peminat, Bangkalan Meminta Pusat Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat
Special Plan – Di tengah kebutuhan akan pendidikan yang meningkat, masyarakat Bangkalan, Jawa Timur (Jatim), menyoroti pentingnya percepatan pembangunan Sekolah Rakyat. Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan lahan untuk pembangunan gedung permanen lembaga tersebut, dengan harapan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih luas kepada anak-anak dari kalangan kurang mampu.
Sekolah Rakyat, yang merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah paling tertinggal, telah memperlihatkan minat yang tinggi dari masyarakat setempat. Lokasi yang dipilih, yakni Desa Katol Barat, Kecamatan Geger, dikenal sebagai zona kantong kemiskinan. Menurut Lukman Hakim, keberadaan sekolah ini berpotensi menjadi solusi dalam meningkatkan kesejahteraan melalui pendidikan. “Lokasi ini sangat strategis karena berada di daerah yang rentan kesulitan ekonomi,” ujarnya saat berbicara di Bangkalan, Jumat lalu.
“Dengan adanya Sekolah Rakyat di sini, diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap kualitas hidup masyarakat,” kata Lukman Hakim.
Pembangunan gedung permanen yang diusulkan ini, menurut Lukman, sudah dalam tahap selesai. Sebelumnya, lahan tersebut masih memerlukan proses pembebasan hambatan. Kini, proses tersebut telah rampung, sehingga bisa dimulai. Namun, hingga saat ini, pembelajaran di Sekolah Rakyat masih menggunakan fasilitas sementara, yaitu Balai Diklat.
Dalam wawancara terpisah, Lukman menyebutkan bahwa meski lokasi telah siap, penggunaan ruang terbatas menjadi kendala. Sebab, jumlah pendaftar yang masuk melebihi kapasitas tempat. “Pendaftaran cukup tinggi, bahkan melebihi 600 calon siswa,” jelasnya. Keberhasilan penerimaan peserta didik ini menunjukkan tanggapan masyarakat terhadap program pendidikan yang terjangkau.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi, namun ruang yang tersedia belum cukup untuk menerima seluruh peserta didik,” ujar Lukman Hakim.
Dalam upayanya mempercepat realisasi sekolah, Lukman Hakim menyatakan bahwa pihaknya telah melaporkan kesiapan lahan ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Ia berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat segera diberikan, agar proses pembangunan dapat dimulai secara maksimal. Pembangunan ini dianggap penting untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dasar bagi anak-anak yang tidak memiliki akses ke sekolah biasa.
Sekolah Rakyat di Bangkalan, lanjut Lukman, merupakan bagian dari upaya menyediakan pendidikan yang lebih merata. Program ini dirancang untuk melayani masyarakat yang tidak mampu secara ekonomi, dengan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Pemkab Bangkalan telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa sekolah ini bisa beroperasi secepat mungkin.
“Kami membutuhkan dukungan dari pusat untuk menyelesaikan kebutuhan infrastruktur yang menjadi penghalang utama saat ini,” tuturnya.
Bupati Bangkalan juga menekankan bahwa sekolah ini akan menjadi penyangga pendidikan bagi anak-anak dari kalangan keluarga miskin. Ia menyebutkan bahwa warga setempat sangat antusias karena program ini menyediakan peluang belajar tanpa biaya. “Dengan akses pendidikan yang lebih baik, anak-anak bisa berkembang lebih cepat,” imbuhnya.
Sekolah Rakyat di Desa Katol Barat juga diharapkan menjadi contoh keberhasilan pembangunan pendidikan di daerah terpencil. Dengan dibangunnya gedung permanen, sektor pendidikan di Bangkalan bisa lebih solid, dan masyarakat lebih percaya diri dalam menempuh pendidikan. Selain itu, peningkatan kualitas pendidikan ini bisa mendorong pengembangan ekonomi lokal, karena anak-anak yang terdidik akan lebih siap memasuki dunia kerja.
“Pembangunan gedung permanen adalah langkah awal untuk memastikan keberlanjutan program ini,” ujar Lukman Hakim.
Menurut informasi terkini, pemkab Bangkalan terus berupaya mempercepat proses. Dengan adanya fasilitas sementara, sejumlah siswa telah memulai belajar, meski belum dalam kondisi ideal. Namun, Lukman Hakim yakin bahwa penggunaan balai diklat akan tetap efektif sambil menunggu pembangunan permanen. “Kami sedang berupaya memastikan bahwa setiap siswa yang berminat dapat mendapatkan kesempatan belajar,” katanya.
Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bangkalan juga memperlihatkan peran penting dari masyarakat dalam mengembangkan pendidikan. Anak-anak dari keluarga miskin, khususnya, diberikan fasilitas lengkap tanpa biaya, seperti perlengkapan belajar dan bimbingan konseling. Pengelolaan sekolah ini dilakukan secara kolektif, dengan melibatkan masyarakat sekitar sebagai bagian dari pengawasan dan partisipasi aktif.
“Keterlibatan masyarakat adalah kunci sukses program ini. Mereka akan tetap mendukung hingga sekolah bisa memiliki gedung yang layak,” tutur Lukman.
Program Sekolah Rakyat di wilayah ini juga dianggap sebagai bagian dari kebijakan pemerintah daerah untuk memperkuat pembangunan sosial. Dengan menyediakan akses pendidikan yang terjangkau, Bangkalan berharap dapat mengurangi tingkat buta huruf dan memperbaiki kualitas hidup warganya. Pemkab Bangkalan bersama Kemensos RI akan terus berkoordinasi untuk mempercepat penyelesaian pembangunan, sehingga bisa memberikan manfaat segera kepada masyarakat.
Banyak peminat untuk Sekolah Rakyat di Bangkalan juga menjadi indikasi bahwa program ini diterima dengan baik. Bahkan, angka pendaftar telah melampaui ekspektasi, yang menunjukkan bahwa kebutuhan pendidikan dasar masih sangat tinggi. Dengan percepatan pembangunan gedung, jumlah peserta didik bisa ditingkatkan, dan program ini bisa lebih efektif dalam memperluas cakupan.
“Kami berharap, pembangunan gedung permanen segera terealisasi agar lebih banyak anak bisa menikmati pendidikan yang layak,” kata Lukman Hakim.
Menyusul keberhasilan awal dalam penerimaan siswa, Lukman Hakim menyatakan bahwa pemerintah daerah akan tetap berupaya menjamin kualitas pendidikan. Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah alat untuk menyelesaikan masalah pendidikan, dan dengan gedung permanen, harapan untuk meningkatkan kualitas pendidikan bisa tercapai. “Ini adalah upaya jangka panjang, tapi langkah awalnya sudah dilakukan,” tambahnya.