Internasional

Maroko atasi perlawanan sengit Haiti untuk maju ke 32 besar

Maroko Atasi Perlawanan Sengit Haiti untuk Melaju ke 32 Besar

Maroko atasi perlawanan sengit Haiti – Jakarta – Tim nasional Maroko berhasil mengatasi perlawanan sengit dari Haiti, demikian melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menang 4-2 dalam laga terakhir Grup C di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Kamis pagi WIB. Kemenangan ini menjadi penutup untuk fase grup, mengantarkan Maroko ke babak berikutnya. Sementara itu, Haiti harus puas dengan penampilan terakhir mereka setelah lebih dari setengah abad berlaga di Piala Dunia. Mereka finis di posisi terbawah Grup C tanpa meraih satu poin pun, sementara Skotlandia yang menempati peringkat ketiga harus menunggu hasil dari grup lain, berharap bisa menjadi salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik.

Perlawanan Berdarah di Babak Pertama

Pertandingan antara Maroko dan Haiti mengawali babak pertama dengan intensitas tinggi. Kedua tim saling menyerang, menciptakan momentum yang cukup membara. Di menit ke-10, Haiti mencuri keunggulan berkat gol bunuh diri kiper Maroko, Yassine Bounou. Gol ini terjadi setelah Jean-Kevin Duverne merayap dari sayap kanan, mengirimkan umpan tarik yang sukses disambut sontekan tumit Lenny Joseph. Bola masuk ke gawang, tapi terlebih dulu dibelokkan oleh Bounou, sehingga dihitung sebagai gol bunuh diri. Gol itu memberi semangat tambahan bagi Haiti, tetapi Maroko segera berusaha bangkit.

Babak pertama berlangsung dramatis, dengan Maroko terus menekan dan mencari peluang. Di menit ke-39, mereka akhirnya menyamakan kedudukan setelah kiper Haiti, Johny Placide, mengalami kesalahan dalam mengantisipasi umpan silang. Achraf Hakimi dengan cepat menyergap bola di mulut gawang, memastikan skor imbang 1-1. Gol ini menjadi titik balik bagi Maroko, yang semakin percaya diri dalam permainan.

Hasil Akhir dan Kekuatan Selisih Gol

Dalam babak kedua, Maroko tampil lebih dominan. Pada menit ke-78, Soufiane Rahimi mencetak gol pembuka lewat sepakan keras yang diumpankan Chadi Riad. Gol ini mengantarkan Maroko memimpin 3-2. Namun, Haiti tidak menyerah begitu saja. Mereka berhasil menyamakan kedudukan sebelum waktu normal berakhir, dengan tendangan Ismael Saibari mengubah skor menjadi 2-2. Namun, pada menit tambahan waktu, Gessime Yassine mengunci kemenangan Maroko dengan sepakan mudah ke gawang yang kosong, menutup pertandingan dengan skor 4-2.

Dengan kemenangan ini, Maroko finis di peringkat kedua Grup C dengan tujuh poin, sama dengan Brasil. Namun, keunggulan selisih gol keseluruhan Maroko yang surplus enam berbanding surplus tiga membuat mereka melangkah lebih jauh, demikian catatan laman FIFA.

Pada pertandingan sekaligus berlangsung, Maroko juga menang 3-0 melawan Skotlandia, yang menjadi alasan mereka meraih poin tambahan. Skotlandia berada di peringkat ketiga dengan tiga poin dan defisit selisih gol lima, berharap bisa menembus babak 32 besar melalui posisi mereka sebagai tim peringkat ketiga terbaik.

Perjalanan Haiti di Piala Dunia

Haiti memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan tiga laga penyisihan grup. Meski terus berusaha, mereka gagal meraih poin apa pun. Keunggulan awal yang diraih melalui gol bunuh diri dan tendangan Isidor ternyata berumur singkat. Timnas Maroko, yang dikenal sebagai tim kuat di Afrika, mampu mengatasi tekanan dan mengubah nasib pertandingan dengan keunggulan skor akhir.

Dalam pertandingan tersebut, penampilan Haiti terbilang mengecewakan. Meski memiliki keunggulan awal, mereka tidak mampu mempertahankannya hingga akhir. Gol Isidor di menit ke-20 adalah momen terbesar mereka, tetapi keunggulan tersebut diakhiri oleh dua gol Maroko di babak kedua. VAR sempat meninjau situasi proses gol sebelum wasit mengesahkan keputusan akhir. Skor 4-2 akhirnya menjadi penentu bagi Maroko.

Pertandingan Seru dan Strategi Berhasil

Babak pertama menunjukkan permainan yang sangat dinamis. Maroko dan Haiti saling menciptakan peluang, dengan Haiti sempat mendominasi di awal. Namun, Maroko menunjukkan ketangguhan mereka di menit ke-39, setelah kesalahan Placide memungkinkan Hakimi mencetak gol. Gol ini menjadi titik balik, memperlihatkan kepercayaan diri tim yang sebelumnya sempat tertinggal.

Dalam babak kedua, Maroko bermain lebih terarah. Rahimi, yang baru masuk menggantikan Saibari delapan menit sebelumnya, berhasil mencetak gol penentu pada menit ke-78. Setelah itu, Yassine menyelesaikan pertandingan dengan sepakan mudah ke gawang yang kosong, menandai akhir dari perjalanan Haiti di Piala Dunia 2026. Pertandingan ini juga menegaskan pentingnya pertahanan dan kecepatan dalam menghadapi lawan yang kuat.

Implikasi Kemenangan dan Harapan Tim Lain

Kemenangan Maroko tidak hanya menjadi kemenangan pertandingan individu, tetapi juga membawa dampak besar bagi grup C. Dengan tujuh poin, Maroko dan Brasil memiliki kesempatan untuk melangkah, tetapi keunggulan selisih gol yang lebih besar memberi keuntungan. Sementara itu, Skotlandia yang memperoleh tiga poin, tetap berharap bisa melangkah melalui sistem peringkat ketiga terbaik.

Hasil ini menegaskan bahwa Maroko mampu beradaptasi dengan kondisi pertandingan yang berat. Kemenangan mereka melawan Haiti dan Skotlandia menunjukkan kekuatan mental serta strategi yang matang. Sementara itu, bagi Haiti, ini menjadi akhir perjalanan yang menyedihkan, meski mereka menunjukkan kemampuan mereka dalam menghadapi tim kuat.

Kontribusi Individu dan Tim

Para pemain Maroko memberi kontribusi signifikan dalam pertandingan ini. Hakimi dan Saibari menjadi pahlawan kemenangan dengan gol penyamaan mereka, sementara Rahimi menjadi bintang di babak kedua. Kiper Bounou, meski terkena gol bunuh diri, tetap menunjukkan kinerja yang baik dalam mengantisipasi umpan silang. Di sisi lain, Haiti mengandalkan kecepatan dan akurasi tendangan Isidor, yang menciptakan gol spektakuler, tetapi kurang mampu mempertahankannya hingga akhir.

Kemenangan Maroko menjadi penutup yang memuaskan bagi fase grup. Mereka menunjukkan bahwa konsistensi dan kepercayaan diri dapat mengatasi tantangan, bahkan saat melawan tim yang terlihat lebih kuat. Sementara itu, pertandingan ini juga menjadi pembelajaran bagi Haiti, yang harus melangkah lebih baik di masa depan jika ingin mencapai level yang lebih tinggi.

Dengan skor akhir 4-2, Maroko berhak melangkah ke babak 32 besar. Ini adalah langkah penting bagi mereka, yang sebelumnya sempat mengalami kekalahan di pertandingan awal. Kemenangan ini juga memberi harapan baru bagi para penggemar, yang menginginkan Maroko tampil lebih baik di putaran berikutnya. Sementara itu, hasil grup C menegaskan bahwa persaingan di Piala Dunia 2026 sangat ketat, dengan beberapa tim menunjukkan kemampuan yang luar biasa.

Indah Kurniawan

Indah Kurniawan berfokus pada penulisan konten edukatif tentang donasi online, filantropi, dan tren kebaikan digital. Di atapkitadonasi.com, Indah menyusun artikel berbasis riset ringan dan referensi tepercaya agar pembaca mendapatkan pemahaman yang utuh sebelum berdonasi. Ia percaya bahwa informasi yang benar dapat mencegah kesalahan dan meningkatkan dampak sosial.