KONI evaluasi cabang olahraga selam di Porprov Jateng 2026
Daftar Isi
KONI Evaluasi Cabang Olahraga Selam Usai Porprov Jateng 2026
Atapkitadonasi.com – KONI evaluasi cabang olahraga selam dalam Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov Jawa Tengah 2026 setelah seorang atlet meninggal dunia saat mengikuti pertandingan. Evaluasi tersebut dilakukan KONI Jawa Tengah untuk memperkuat prosedur pelaksanaan lomba, terutama pada nomor selam laut yang digelar di perairan utara Kota Semarang.
Ketua KONI Jawa Tengah Sudjarwanto mengatakan ada sejumlah hal yang akan ditambahkan dalam prosedur perlombaan. Salah satu perhatian utama adalah memastikan tenaga medis tersedia dan berada di lokasi pertandingan agar penanganan terhadap atlet dapat dilakukan dengan cepat apabila terjadi kondisi darurat.
"Evaluasi tentu dilakukan, terdapat beberapa hal yang ditambahkan dalam prosedur pelaksanaan perlombaan," kata Sudjarwanto di Semarang.
Pengawasan Medis dan Kapal Penyelamat Diperkuat
Dalam KONI evaluasi cabang olahraga selam tersebut, penyelenggara juga akan menambah jumlah kapal penyelamat untuk nomor selam laut. Penambahan armada itu dilakukan dengan perbantuan dari Polairud Polda Jawa Tengah. Kapal penyelamat memiliki peran penting untuk memantau jalannya perlombaan di laut sekaligus membantu atlet yang membutuhkan pertolongan selama pertandingan berlangsung.
KONI Jawa Tengah turut meminta agar pemeriksaan kesehatan atlet sebelum bertanding diperketat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi fisik peserta benar-benar siap, khususnya bagi atlet yang akan mengikuti nomor dengan tantangan fisik tinggi. Pemeriksaan kesehatan diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi yang perlu mendapat perhatian sebelum atlet turun bertanding.
Evaluasi cabang olahraga selam ini menyusul meninggalnya atlet asal Kabupaten Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja. Syabilla meninggal dunia saat mengikuti perlombaan Porprov Jawa Tengah 2026 di pesisir laut Awann Costa, Semarang Barat, Kota Semarang, pada Minggu (25/10).
Nomor Selam Laut Dinilai Memiliki Tantangan Berat
Syabilla diduga mengalami kelelahan ketika mengikuti nomor selam laut dengan jarak tempuh 3 kilometer. Sehari sebelumnya, ia juga bertanding pada nomor selam di kolam renang Jatidiri Semarang. Dari dua nomor yang berbeda tersebut, Syabilla berhasil meraih dua medali emas.
Sudjarwanto menilai nomor selam laut pada Porprov kali ini memang cukup berat. Kondisi pertandingan di perairan terbuka berbeda dengan nomor yang dilaksanakan di kolam renang karena atlet menghadapi lintasan laut serta berbagai faktor yang dapat memengaruhi stamina dan kenyamanan selama berlomba.
Pada pertandingan yang sama ketika Syabilla turun, terdapat dua atlet lain yang juga mengaku mengalami kelelahan. Kedua atlet tersebut berasal dari Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Magelang. Salah satu atlet bahkan mengaku sempat disengat ubur-ubur, yang turut berdampak terhadap kondisinya saat perlombaan.
KONI evaluasi cabang olahraga selam tidak hanya menyoroti keselamatan saat pertandingan berlangsung, tetapi juga kesiapan atlet sebelum memasuki arena. Penguatan layanan medis, penambahan kapal penyelamat, serta pemeriksaan kesehatan yang lebih ketat menjadi langkah yang diharapkan dapat mendukung pelaksanaan nomor selam laut dengan pengawasan lebih baik.
FAQ Evaluasi Cabang Olahraga Selam Porprov Jateng 2026
Apa yang dievaluasi KONI Jawa Tengah pada cabang olahraga selam?
KONI Jawa Tengah mengevaluasi prosedur pelaksanaan perlombaan selam, termasuk kesiapan tenaga medis di lokasi pertandingan, jumlah kapal penyelamat pada nomor selam laut, dan pemeriksaan kesehatan atlet sebelum bertanding.
Mengapa jumlah kapal penyelamat akan ditambah?
Jumlah kapal penyelamat akan ditambah untuk mendukung pengawasan dan respons pertolongan pada nomor selam laut di perairan utara Kota Semarang. Penambahan ini dilakukan dengan perbantuan dari Polairud Polda Jawa Tengah.
Siapa atlet yang meninggal saat pertandingan selam Porprov Jateng 2026?
Atlet tersebut adalah Syabilla Rizkia Putri Raharja dari Kabupaten Jepara. Ia meninggal dunia saat mengikuti nomor selam laut dalam Porprov Jawa Tengah 2026 di pesisir laut Awann Costa, Semarang Barat, Kota Semarang.