Kapolri nilai buruh Indonesia harus perkuat daya saing global
Daftar Isi
Atapkitadonasi.com – Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa buruh Indonesia harus memperkuat kemampuan daya saing di tingkat ekonomi global dengan meningkatkan kompetensi diri. Hal itu ia sampaikan Kapolri dalam acara penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2026 Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) di kawasan Jakarta Pusat, Jumat. Kapolri mengatakan bahwa saat ini dunia ketenagakerjaan saat ini tengah menghadapi perubahan besar seiring perkembangan revolusi industri dan transformasi teknologi dengan adanya kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), robotik, hingga internet of things (IoT).
Di satu sisi, perkembangan teknologi berpotensi mengurangi sejumlah jenis pekerjaan. Namun, di sisi lain, teknologi juga membuka peluang terciptanya berbagai lapangan kerja baru. Maka dari itu, ia mendorong buruh untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi perkembangan teknologi agar dapat bersaing di tingkat global.
"Walaupun ada perkembangan teknologi, namun tetap buruh sebagai jantung utama dari perjalanan industri dan perkembangan industri hilirisasi ke depan," ucapnya. Pemimpin Korps Bhayangkara itu juga mengatakan bahwa saat ini pemerintah sedang mempersiapkan program-program hilirisasi. Apabila industri dapat menciptakan iklim investasi yang baik, maka akan banyak membuka lapangan pekerjaan baru.
"Kita mendorong industri motor ataupun mobil nasional beberapa waktu yang lalu sudah dilaksanakan groundbreaking di wilayah Bekasi dan juga di Jawa Barat. Kemudian, rencana pembangunan program PLTS yang diharapkan ini juga bisa membuka lapangan pekerjaan sampai dengan 5,5 juta jiwa karena yang akan dibangun kurang lebih 100 gigawatt," jelasnya. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi, kemampuan beradaptasi, serta transfer pengetahuan menjadi hal penting agar tenaga kerja Indonesia mampu mengisi berbagai sektor strategis.
Kapolri berharap buruh Indonesia ke depan tidak hanya berada pada sektor pekerjaan dengan tingkat keterampilan dasar dan menengah, tetapi juga mampu menempati posisi-posisi strategis hingga tingkat manajerial. " Transfer knowledge menjadi penting, kemampuan kita untuk beradaptasi menjadi penting sehingga kita siap untuk kemudian menghadapi perkembangan hilirisasi dan kemajuan ekonomi Indonesia ke depan," ucapnya.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Kapolri nilai buruh Indonesia harus perkuat?
Kapolri nilai buruh Indonesia harus perkuat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Kapolri nilai buruh Indonesia harus perkuat matter?
Kapolri nilai buruh Indonesia harus perkuat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.