Strategi Penting: Sentil kepala daerah, Wagub NTB minta fakta lapangan dibuka apa adanya
Sentil Kepala Daerah, Wagub NTB Minta Fakta Lapangan Dibuka Apa Adanya
Di Mataram, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Indah Dhamayanti Putri mengajak para pemimpin daerah dan OPD untuk menyampaikan realitas di lapangan, bukan hanya laporan yang terkesan sempurna. “Laporan yang terbaik tidak cukup dengan keindahan di atas kertas, saya ingin mengetahui tantangan nyata di tingkat desa dan kabupaten agar bisa ditemukan solusi bersama,” jelas Indah dalam acara Pra-Musrenbang, Rabu.
“Provinsi dan kabupaten/kota merupakan satu kesatuan sistem. Jika tidak selaras, program yang besar pun tidak akan efektif,” tambahnya.
Menurut Indah, pencapaian pembangunan tidak hanya bergantung pada perencanaan, tetapi juga pada keakuratan pelaksanaan di lapangan. Ia menegaskan bahwa tantangan masa depan memerlukan pendekatan holistik, bukan hanya fokus pada aspek individual. “Perubahan cara pandang dari kompetisi menjadi kolaborasi diperlukan untuk menyelesaikan masalah yang kompleks,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Indah juga menyoroti adanya ego sektoral dalam perencanaan yang berpotensi menyebabkan tumpang tindih dan pemborosan anggaran. “Rencana jangka panjang harus sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi NTB menetapkan agenda prioritas untuk 2027, termasuk penguatan ketahanan pangan, percepatan ekonomi digital, serta pengembangan UMKM. Upaya meningkatkan kualitas SDM dilakukan dengan penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, dan pengangguran berbasis data.
Indah menekankan bahwa Pra-Musrenbang harus menjadi ruang dialog terbuka guna merumuskan kebijakan yang langsung memberi dampak bagi masyarakat. “Perencanaan tidak boleh berhenti sebagai dokumen, tetapi harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
