Yang Dibahas: Mentan tegaskan target swasembada gula konsumsi tak geser di 2027
Mentan tegaskan target swasembada gula konsumsi tak geser di 2027
Jakarta – Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa target swasembada gula konsumsi untuk tahun 2027 tetap akan dijaga. Meski menghadapi berbagai hambatan dalam proses produksi dan distribusi nasional, ia menegaskan rencana tersebut tidak akan berubah. “Target kita adalah tahun depan mencapai swasembada gula putih. Kami berharap target ini tidak berubah lagi,” ujarnya setelah menghadiri Rapat Percepatan Realisasi Pendanaan Penyerapan Gabah Setara Beras di Jakarta, Senin.
Langkah untuk menjaga kinerja petani tebu
Menteri Amran memastikan pemerintah berkomitmen memperkuat perlindungan terhadap petani tebu agar mampu meningkatkan produksi dan memenuhi kebutuhan gula konsumsi dalam negeri secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa keberhasilan swasembada gula bergantung pada keterlibatan langsung para petani. “Kami memperkuat kebijakan agar petani bisa tetap kompetitif,” tambahnya.
Mencegah perembesan gula rafinasi
Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah masuknya gula rafinasi ke pasar konsumsi. Menurut Menteri Amran, hal ini selama ini merusak harga pasar dan merugikan petani tebu lokal. “Kami ingin mencegah hal itu terjadi kembali, karena bisa menghambat upaya swasembada gula dan melemahkan posisi petani di rantai pasok,” jelasnya. Ia juga menyebutkan bahwa praktik tersebut dianggap sebagai pengkhianatan terhadap para petani. “Itu tidak boleh terulang lagi di 2026,” tegasnya.
“Kalau ada perembesan, kami akan tindak tegas. Beberapa daerah seperti Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan sudah kami tindak, dan itu harus berlanjut,” ujar Mentan dalam wawancara.
