Key Strategy: Pemkab Bangun Embung Pasca Kebakaran TPA Jatiwaringin
Key Strategy – Kabupaten Tangerang kini tengah mempersiapkan pembangunan infrastruktur berupa embung atau kolam buatan di kawasan sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin yang terletak di Kecamatan Mauk. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya mitigasi untuk mencegah terulangnya kejadian kebakaran yang pernah melanda area tersebut. Menurut keterangan resmi, pembangunan infrastruktur ini mencakup jalur dari Jalan Mauk menuju TPA Jatiwangin serta pembuatan embung di sekitarnya. Implementasi Key Strategy ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam menangani masalah lingkungan dan bencana.
Achmad Taufik, yang menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, menjelaskan bahwa persiapan infrastruktur kolam buatan ini merupakan bagian dari langkah preventif. Tujuannya adalah untuk meminimalisir kemungkinan kejadian serupa terulang kembali setelah insiden kebakaran TPA sebelumnya. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh dalam menangani masalah ini secara komprehensif. Key Strategy yang diterapkan ini menunjukkan keseriusan Pemkab Tangerang dalam membangun ketahanan infrastruktur.
Status Pemadaman dan Operasi Berkelanjutan
Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BNPB, BPBD, Kementerian Kehutanan, KLH, serta TNI dan Polri telah berhasil memadamkan seluruh area kebakaran. Total luasan yang terbakar mencapai 18 hektare dan saat ini telah padam 100 persen. Achmad Taufik menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut, yang merupakan hasil kerja keras seluruh tim gabungan yang terlibat dalam operasi pemadaman. Operasi ini berlangsung intensif selama beberapa hari dengan koordinasi yang sangat baik antar instansi.
Meskipun situasi kedaruratan kebakaran telah berhasil dikendalikan, pihak berwenang tetap mempertahankan tingkat kewaspadaan tinggi. Unit armada Damkar akan terus diterjunkan untuk menyiram timbulan sampah di TPA Jatiwaringin selama tiga sampai empat hari ke depan. Selain itu, pemerintah kabupaten juga berencana membangun hidran di lokasi TPA Jatiwaringin dengan pemasangan lima unit pertama sebagai langkah antisipasi jangka panjang. Key Strategy ini mencakup aspek pencegahan dan kesiapsiagaan.
Dukungan BNPB dan Operasi Udara
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa area lahan utama TPA Sampah Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten telah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil upaya keras dan kolaboratif dari tim gabungan penanganan darurat. Operasi ini berlangsung sejak peristiwa dilaporkan pada tanggal 30 Juni hingga Kamis malam tanggal 9 Juli. Key Strategy yang diterapkan melibatkan sinergi multi-pihak yang efektif.
Menurut Abdul Muhari, lahan utama TPA Jatiwaringin yang memiliki luas kurang lebih 15 hektare yang terdampak kebakaran telah dipadamkan 100 persen dan saat ini memasuki fase pendinginan intensif. Meskipun area utama di dalam TPA telah terkendali, tim gabungan di lapangan masih terus bersiaga mengantisipasi adanya titik panas serta kepulan asap tipis yang terdeteksi di area pembuangan luar kawasan TPA. Fase pendinginan ini diperkirakan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.
Percepatan penanganan darurat ini didukung secara legalitas melalui Keputusan Bupati Tangerang Nomor 609 Tahun 2026 mengenai Status Tanggap Darurat Bencana serta Keputusan Nomor 613/2026 tentang Satgas Penanganan Darurat. BNPB memberikan dukungan penuh berupa pengerahan empat unit helikopter pengebom air untuk menyiramkan ratusan ribu liter air ke titik api. Key Strategy ini juga mencakup aspek legal dan administratif yang kuat.
Rincian Bantuan Logistik dan Alat
Tiga unit helikopter jenis Mi-8AMT, Sikorsky UH60A, dan Sikorsky UH60L dilaporkan beroperasi optimal secara bergantian di langit Tangerang. Sementara itu, satu unit helikopter tipe Mi-8 MSBT sedang menjalani perbaikan teknis. Selain operasi udara, BNPB juga menyalurkan bantuan logistik darat darurat berupa 500 liter cairan racun api Enviro Class A Foam, puluhan unit pompa mini, selang pemadam, serta perangkat komunikasi radio jinjing handy talkie. Bantuan ini memastikan operasional pemadaman berjalan lancar.
“Pemerintah Kabupaten Tangerang, akan membangun infrastruktur dari Jalan Mauk ke TPA Jatiwangin. Pembuatan embung di sekitar TPA,” jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik di Tangerang, Jumat.
“Iya, sekarang allhamdulilah sudah 100 persen padam. Ini hasil kerja keras tim gabungan,” kata Achmad.
“Pemerintah Kabupaten berencana membangun hidran di TPA Jatiwaringin. Di awal lima unit dulu,” kata Achmad.
“Lahan utama TPA Jatiwaringin seluas kurang lebih 15 hektare yang terdampak kebakaran dilaporkan telah berhasil dipadamkan 100 persen dan saat ini berada dalam fase pendinginan intensif,” ungkapnya.