20 gerai UMKM siap meriahkan Festival Hudoq di perbatasan negara
Daftar Isi
Festival Hudoq Pekayang di Mahakam Ulu Hadirkan Ruang Promosi bagi 20 UMKM Lokal
Atapkitadonasi.com – Festival Hudoq Pekayang di Kampung Long Pahangai II, Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, akan menjadi panggung bagi 20 gerai usaha mikro, kecil, dan menengah. Kegiatan yang berlangsung pada 20–22 Oktober 2026 itu memadukan perayaan tradisi Dayak Bahau dengan kesempatan memperkenalkan produk khas daerah kepada pengunjung.
Lokasi festival berada di kawasan perbatasan Kalimantan Timur dan Malaysia. Selama tiga hari penyelenggaraan, pelaku UMKM dijadwalkan menampilkan sekaligus menjual beragam hasil karya lokal, mulai dari aksesori bernuansa adat hingga panganan dan minuman.
Produk budaya dan suvenir lokal
Ragam barang yang disiapkan di gerai UMKM mencerminkan unsur budaya setempat. Pengunjung dapat menemukan aksesori tradisional, topeng Hudoq, parang tampilan, pakaian adat, serta busana kreasi bertema Hudoq Pekayang. Alat musik sapeq yang memiliki bentuk menyerupai gitar juga termasuk produk yang akan diperkenalkan dalam festival.
Kehadiran produk-produk tersebut memberi ruang bagi pengunjung untuk membawa pulang kenangan dari Mahakam Ulu. Selain memiliki fungsi sebagai suvenir, karya lokal yang dipasarkan selama acara juga memperlihatkan keterhubungan antara tradisi, keterampilan warga, dan aktivitas ekonomi di kampung.
Festival ini diproyeksikan didatangi lebih dari 3.000 tamu, peserta, dan pengunjung. Jumlah tersebut berpotensi mendorong perputaran ekonomi, khususnya di Long Pahangai, karena kebutuhan akomodasi, makanan, minuman, serta keperluan harian akan meningkat selama agenda berlangsung.
Pengeluaran pengunjung tidak hanya dapat dirasakan oleh penjual di area festival. Usaha yang menyediakan tempat menginap, layanan makan, minum, dan kebutuhan perjalanan juga berpeluang memperoleh manfaat dari tingginya aktivitas masyarakat selama acara budaya tersebut berlangsung.
Persiapan menuju pelaksanaan
Panitia dan masyarakat di Kampung Long Pahangai II terus mematangkan persiapan. Gladi kotor dijadwalkan pada Sabtu, kemudian dilanjutkan dengan gladi bersih pada Senin, 19 Oktober. Evaluasi dilakukan setiap hari agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan sesuai rencana.
“Festival Hudoq Pekayang yang digelar pada 20–22 Oktober 2026, bukan hanya untuk pelestarian budaya, tapi juga menjadi momen istimewa mengenalkan beragam produk khas daerah. Terlebih Hudoq Pekayang telah masuk Karisma Event Nusantara (KEN) sejak 2024,” ujar Camat Long Pahangai Thomas Ding.
Masuknya Festival Hudoq Pekayang dalam Karisma Event Nusantara sejak 2024 menempatkan acara ini dalam kalender kegiatan nasional. Bagi masyarakat Mahakam Ulu, kesempatan tersebut memperluas perhatian terhadap warisan budaya setempat sekaligus membuka ruang promosi yang lebih besar untuk produk dan potensi kampung.
Tradisi Dayak Bahau dan partisipasi 13 kampung
Hudoq Pekayang merupakan wadah pelestarian tradisi masyarakat Dayak Bahau. Tahun ini, festival mengusung tema “Hudoq Pekayang: Antara Manusia, Alam dan Tradisi sebagai Penjaga Warisan Budaya Leluhur”. Slogan yang dibawa adalah “Melestarikan Budaya, Menguatkan Identitas, Menuju Mahulu Melaju”.
Tema tersebut menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak berhenti pada pertunjukan semata. Tradisi diposisikan sebagai bagian dari identitas masyarakat dan pengingat atas hubungan manusia dengan alam serta warisan leluhur yang terus dijaga dari generasi ke generasi.
Sebanyak 13 kampung dari berbagai wilayah kecamatan dipastikan terlibat dalam festival. Kampung yang berpartisipasi meliputi Delang Kerohong, Long Pakaq, Long Lunuk, Long Isun, Naha Aruq, Datah Naha, Lirung Ubing, Long Pahangai I, Long Pahangai II, Long Tuyoq, Liu Mulang, Long Pakaq Baru, dan Long Lunuk Baru.
Keterlibatan banyak kampung membuat Festival Hudoq Pekayang menjadi pertemuan budaya yang memperlihatkan kebersamaan masyarakat Mahakam Ulu. Di saat yang sama, keberadaan puluhan gerai UMKM memberi dimensi ekonomi yang nyata: tradisi dapat dirayakan sambil membuka peluang bagi karya dan produk lokal untuk dikenal lebih luas.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is 20 gerai UMKM siap meriahkan Festival?
20 gerai UMKM siap meriahkan Festival is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does 20 gerai UMKM siap meriahkan Festival matter?
20 gerai UMKM siap meriahkan Festival matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.