Semarak HUT Jakarta, 550 Anak Ikut Khitanan Massal di Jakbar
Perayaan Ulang Tahun Jakarta dengan Layanan Kesehatan Gratis
Latest Program – Jakarta, Senin — Dalam rangka merayakan hari jadi Jakarta ke-499, sebuah acara khitanan massal diadakan di Jakarta Barat, dengan melibatkan 550 anak yang mengikuti program tersebut. Acara ini diselenggarakan oleh PAM Jaya dan Tim Penggerak PKK Kota Jakarta Barat. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan akses layanan kesehatan gratis kepada masyarakat, sekaligus memeriahkan perayaan tahunan kota yang memiliki sejarah panjang. Khitanan massal dilaksanakan selama dua hari, tepatnya pada 29 dan 30 Juni 2026. Acara ini menjadi bagian dari program sosial yang lebih luas, dengan target peserta mencapai 2.000 orang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Senior Manajer Divisi Corporate Communication PAM Jaya, Gatra Vaganza, mengungkapkan bahwa awalnya rencana hanya menyasar 500 anak di Jakarta Barat, dibagi dalam dua sesi per hari. Namun, karena antusiasme masyarakat yang luar biasa, jumlah peserta akhirnya meningkat menjadi 550. “Kami sangat senang dengan partisipasi masyarakat yang tinggi. Ini membuktikan bahwa kegiatan seperti ini sangat diminati,” kata Gatra saat diwawancarai di Jakarta, Senin. Ia menambahkan bahwa PAM Jaya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi momen kebersamaan tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang nyata. Dengan memperluas kuota, Gatra berpikir bahwa lebih banyak anak akan mendapatkan kesempatan untuk menjalani khitanan secara gratis, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Kolaborasi antara PAM Jaya dan PKK Meningkatkan Akses Kesehatan
Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Barat, Ety Syartika, mengapresiasi inisiatif PAM Jaya dalam menyelenggarakan layanan kesehatan gratis tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi swasta dan lembaga pemerintah lokal menjadi contoh yang baik dalam menciptakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. “Kerja sama ini sangat berarti. Dengan kehadiran PAM Jaya, layanan khitanan dapat diakses oleh lebih banyak anak, terutama di daerah-daerah yang kurang terlayani. Kami berharap program serupa bisa terus berlangsung di masa mendatang,” ujar Ety. Ia juga menekankan bahwa perayaan HUT Jakarta menjadi momentum yang tepat untuk menyebarkan kepedulian terhadap kesehatan anak.
Respon Positif dari Warga dan Harapan untuk Program yang Berkelanjutan
Salah satu warga RW 03 Kelurahan Kebon Jeruk, Setiyawati (42), merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Ia membawa keponakannya, Muhammad Abidzhar Alifiandra, untuk mengikuti acara khitanan massal. “Saya sangat senang bisa membawa anak kecil ke sini. Jadi, selain mendapat layanan medis, anak-anak juga bisa bermain dan menikmati suasana yang menyenangkan,” tutur Setiyawati. Ia menjelaskan bahwa keluarga yang kurang mampu seringkali kesulitan membiayai khitanan. Dengan adanya program ini, biaya yang biasanya mahal menjadi lebih terjangkau. “Harapan saya, kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan. Semakin banyak anak yang ikut, semakin banyak manfaat yang dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Fasilitas Pendukung Meningkatkan Pengalaman Peserta
Selain layanan khitanan gratis, panitia juga menyediakan berbagai fasilitas tambahan untuk memperkaya pengalaman peserta. Salah satunya adalah arena bermain anak yang didesain menarik, lengkap dengan permainan tradisional dan alat bantu olahraga. Fasilitas ini tidak hanya memberi kesempatan anak-anak untuk bermain tetapi juga menjadi tempat rekreasi bagi orang tua yang menunggu. Pertunjukan dongeng dari Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Barat juga menjadi daya tarik tersendiri. Para penampil menggunakan alat bantu visual seperti proyektor dan musik tradisional, membuat acara lebih hidup dan interaktif. Photo booth menjadi area favorit bagi orang-orang yang ingin mengabadikan momen spesial, sementara bazar yang disediakan menawarkan berbagai produk lokal, seperti makanan khas Jakarta dan pernak-pernik tradisional.
Program Sosial Sebagai Wujud Keberlanjutan Pembangunan
Gatra Vaganza menegaskan bahwa kegiatan khitanan massal bukan hanya perayaan tahunan tetapi juga bagian dari upaya jangka panjang PAM Jaya dalam mendukung pembangunan sosial. “Kami berharap melalui program ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan dasar dan kesadaran kebersihan,” katanya. Ia menyebutkan bahwa setiap tahun, PAM Jaya akan terus mengadakan kegiatan serupa, dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara PAM Jaya dan PKK juga menjadi contoh inisiatif kebersamaan dalam mendorong kesejahteraan warga. Ety Syartika menambahkan bahwa kegiatan ini mencerminkan kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak. “Dengan kegiatan seperti ini, Jakarta bisa menjadi lebih maju dan inklusif. Anak-anak dari berbagai latar belakang bisa mendapatkan akses yang sama,” ujarnya.
Penutup: Momen Kebersamaan dan Harapan Masa Depan
Selama dua hari, acara khitanan massal ini berjalan lancar dan penuh antusiasme. Peserta dari berbagai keluarga berbondong-bondong datang, baik yang memiliki kemampuan ekonomi baik maupun kurang. Para orang tua menyampaikan apresiasi atas kenyamanan dan keamanan yang diberikan selama proses khitanan. Program ini tidak hanya membantu masyarakat tetapi juga mempererat hubungan antara lembaga swasta dan pemerintah daerah. Ety Syartika berharap, kolaborasi seperti ini bisa terus berlanjut dan memberikan dampak yang lebih luas. “Saya yakin, kegiatan semacam ini akan menjadi tradisi tahunan yang bermanfaat bagi banyak anak di Jakarta,” pungkasnya. Dengan dukungan komunitas dan organisasi, Jakarta terus berupaya memperbaiki kualitas hidup warganya. Khitanan massal ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan tujuan tersebut, sekaligus menunjukkan